Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » PENDIDIKAN » Ingin Jadi Presiden, Ini Kisah Marcel Kambuaya Saat Mengikuti Kompetisi OSC di Jakarta

Ingin Jadi Presiden, Ini Kisah Marcel Kambuaya Saat Mengikuti Kompetisi OSC di Jakarta

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 20 Des 2018
  • visibility 936
  • comment 0 komentar

Jakarta, Topikpapua.com, – Marcel kambuaya adalah satu dari ribuan siswa/wi tamatan SLTA di seluruh Indonesia yang datang ke Jakarta guna mengikuti kompetisi beasiswa onlineatau Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id2018.

Putra asli kota Sorong, Papua Barat ini datang jauh-jauh ke Jakarta guna mengikuti tes tulis offlineseleksi OSC di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis 20 Desember 2018 demi mewujudkan cita-citanya menjadi seorang presiden.

“Saya ingin jadi presiden. Karena saya ingin meningkatkan pembangunan di Papua agar lebih merata dan tidak tertinggal dari daerah lain,”kata Marcel Kambuaya di lansir dari Medcom.id.

Marcel memilih program studi Teknik Sipil Universitas Kristen Maranatha, Bandung sebagai tempat tujuannya menimba ilmu di perguruan tinggi.  “Saya memilih Teknik Sipil karena ingin menjadi Sumber Daya Manusia yang berintergitas dan dapat berkontribusi bagi pembangunan Papua,” papar Marcel

Sebelum mengikuti tes OSC baik di tahapan onlinemaupun offline, Marcel sudah terlebih dahulu mempersiapkan diri. Yaitu salah satunya dengan belajar tekun, dan tak mudah menyerah. 

“Cara belajar yang lebih serius lagi dari hari biasanya ,lebih giat supaya kalau ada soal-soal yang belum dimengerti di pelajari lagi. Jadi persiapannya lebih matang,” tuturnya.

Dia mengharapkan agar beasiswa OSC ini lebih banyak lagi menampung siswa lain di Papua.  Ia mengungkapkan, masih banyak anak-anak pintar yang kurang mampu namun tidak bisa melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi di Papua.

“Saya ingin OSC meningkatkan jumlah beasiswanya dan juga kampus penyedia beasiswanya hingga ke Papua.  Supaya anak Papua semakin banyak yang bisa ikut beasiswa ini,” pungkasnya.

OSC merupakan salah satu dari banyak program, dan kepedulian maupun kegiatan yang dilakukan Media Group melalui anak usahanya, Medcom.id, di dunia pendidikan. Di Tahun 2018 , OSC yang bermitra dengan 18 Perguruan Tinggi Swasta memberikan 360 kuota beasiswa senilai Rp 30 miliar. (Nug)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Prajurit TNI Pelaku Mutilasi di Mimika Terancam Hukuman Mati

    Oknum Prajurit TNI Pelaku Mutilasi di Mimika Terancam Hukuman Mati

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menegaskan oknum Prajurit TNI pelaku mutilasi 4 warga Nduga di Kabupaten Mimika, terancam hukuman mati atau kurungan penjara paling lama 20 tahun. “Polisi Militer mengenakan dan menetapkan pasal yang disangkakan kepada pelaku berupa pasal berlapis yakni Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur […]

  • Paulus Waterpauw Maju di Papua, Herman Yoku : Yang Penting OAP dan Mampu!

    Paulus Waterpauw Maju di Papua, Herman Yoku : Yang Penting OAP dan Mampu!

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,- Baliho bertuliskan “Paulus Waterpauw Mengabdi Untuk Negeri dan Mohon Doa Restu” di Jalan Irian Kota Jayapura tepatnya di Taman Imbi menjadi pertanda Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw.,M.Si akan maju di bursa pencalonan Gubernur Papua periode 2024-2029. Munculnya baliho yang terpasang di Taman Imbi dan jalan utama di Sentani menjadi pembicaraan di berbagai […]

  • Pemakaman Jenasah Covid-19 di Buper Kembali Menuai Penolakan Warga

    Pemakaman Jenasah Covid-19 di Buper Kembali Menuai Penolakan Warga

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.133
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pemakaman Jenasah korban Covid-19 di kota Jayapura kembali menuai penolakan dari warga sekitar. Walau sempat mendapat halangan, namun Selasa siang Jenasah akhirnya berhasil di makamkan di Pemakaman Muslim Buper Waena, Jayapura. Katua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, Rustan Saru mengakui bila ada sekelompok  warga yang sempat menghalangi proses pemakaman jenasah covid-19 […]

  • Jelang Bulan Puasa, Pemprov Papua Pastikan Stok Daging Sapi dan Kambing Aman

    Jelang Bulan Puasa, Pemprov Papua Pastikan Stok Daging Sapi dan Kambing Aman

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Jelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Provinsi Papua memastikan ketersediaan daging sapi dan kambing bagi masyarakat dalam kondisi aman dan terkendali. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua, Lunanka V. M. L. Daimboa, selaku instansi teknis yang mengatur sektor peternakan, menegaskan bahwa kebutuhan daging sapi dan kambing di Papua hingga saat […]

  • Mendagri Tito Lantik Agus Fatoni Jadi Pj Gubernur Papua

    Mendagri Tito Lantik Agus Fatoni Jadi Pj Gubernur Papua

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian resmi melantik Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Papua. Pelantikan tersebut digelar di Ruang Sidang Utama (RSU), Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (07/07/2025). “Dengan mengucapkan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT atas […]

  • Buka Bimtek Siskeudes, Pj Bupati Sarmi Berharap Aparat Kampung Kuasai Aplikasi

    Buka Bimtek Siskeudes, Pj Bupati Sarmi Berharap Aparat Kampung Kuasai Aplikasi

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Penjabat Bupati Sarmi, Markus O. Masnembra mengatakan, Bimtek Siskeudes Anggaran Tahun 2022 perlu dilakukan, mengingat setiap desa memiliki anggaran yang cukup besar bagi pembangunan di daerahnya. Dari anggaran tersebut, lanjut Markus, ada kewajiban dari sisi pertanggungjawaban yang harus dilakukan oleh seluruh aparat kampung. Sebab itu pihaknya melakukan Bimtek terkait sistem keuangan desa. […]

expand_less