Anggota Polres Timika bersama Satgas Covid-19 Mimika saat melakukan penyekatan di kota Timika / ist

Timika, Topikpapua.com, – Penerapan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kota Timika mulai dilaksanakan hari ini, Senin 12 Juli 2021.

Kassubag Binops Polres Mimika, Akp Ahmad Dahlan mengatakan penerapan PPKM mikro di Timika dilaksanakan berdasarkan surat edaran Ketua Satgas Covid-19 kabupaten Mimika, nomor :443.1/476, tertanggal 07 Juli hingga 07 Agustus 2021.

Baca Juga : Sabtu 10 Juli 2021, Rekor Penambahan Pasien Covid-19 Terbanyak di Papua

“Dihari pertama penerapan ini kami bersama satgas covid-19 Mimika melakukan penyekatan di 10 Titik di ruas jalan utama, “Ungkap Akp Ahmad, Senin (12/07/21).

Adapun ruas jalan yang disekat yaitu, di pertigaan Apeng, perempatan bank papua, seputaran mapurujaya , seputaran kuala kencana, pertigaan lampu merah Timika Mall, Seputaran Bandara, Pertigaan Pin Seluler, Bundaran Sp2 dan pertigaan Hasanudin Budi Utomo.

Baca Juga : Mulai 12 Juli, Aktifitas di Jayapura Hingga Pukul 18.00, Sekolah Kembali Daring

“Hari ini hari pertama penyekatan kami lakukan, setelah 4 hari kita melaksanakan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat bahwa di atas pukul 18.00 Wit sudah tidak ada lagi aktifitas, “Jelas Ahmad.

Kassubag Binops juga mengimbau agar masyarakat di Timika melaksanakan kegiatan secara terbatas mulai dari pukul 06.00 Wit sampai dengan 18.00 Wit, “di atas jam 18.00 tidak ada lagi kegiatan kecuali emergancy maupun sakit, “Ujarnya.

Baca Juga : Mulai 1 Juli, Aktifitas Warga Dibatasi Hingga Jam 8 Malam

Menurut Akp Ahmad, kebijakan ini diambil pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 khususnya di Kabupaten Mimika.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Provinsi Papua, hingga Sabtu 10 Juli 2021 jumlah komulatif pasien yang terpapar covid-19 di kabupaten Mimika menduduki peringkat kedua terbanyak setelah kota Jayapura yakni 7.239 kasus.

Walau demikian untuk jumlah pasien yang di rawat ternyata lebih banyak dari pada kota jayapura, yakni 757 orang. Sedangkan angka kesembuhan sebanyak 6.421 pasien dengan total pasien meninggal sebanyak 61 jiwa. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here