Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » KESEHATAN » Bertemu Kemenkes, Ini yang Disampaikan Gubernur Fakhiri

Bertemu Kemenkes, Ini yang Disampaikan Gubernur Fakhiri

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
  • visibility 463
  • comment 0 komentar

Jakarta, Topikpapua.com, — Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, secara resmi menyampaikan sejumlah pokok usulan krusial di sektor kesehatan kepada Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin. Pertemuan berlangsung di Jakarta, Jumat (14/11/2025),

Langkah ini diambil menyusul kondisi pembangunan kesehatan di Papua yang dinilai belum optimal, sementara di saat yang sama Pemerintah Provinsi menghadapi keterbatasan anggaran yang signifikan.

Menurut Gubernur Fakhiri, akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Papua masih rendah. Hal ini berdampak langsung pada masih tingginya angka kematian, infeksi penyakit menular, prevalensi stunting, dan masalah penanganan pasien dalam kondisi kritis.

“Kondisi ini diperparah dengan minimnya sarana prasarana dan tidak berfungsinya beberapa alat kesehatan vital di rumah sakit rujukan kami,” ujar Gubernur Fakhiri usai menggelar pertemuan.

Di satu sisi, Provinsi Papua berkomitmen menyukseskan ASTA CITA Presiden. Di sisi lain, ketersediaan anggaran pada APBD 2026 sangat terbatas. Hal ini disebabkan adanya penurunan Transfer Ke Daerah (TKD), baik dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Otonomi Khusus (Otsus), maupun Dana Tambahan Infrastruktur (DTI).

Meski menghadapi tantangan fiskal, Gubernur Fakhiri menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan pembangunan sektor kesehatan yang berkualitas demi menciptakan generasi Papua yang sehat dan berdaya saing, sejalan dengan visi “PAPUA CERAH” (Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni).

“Kami mengapresiasi kebijakan afirmasi tenaga kesehatan OAP dan program pemeriksaan kesehatan gratis dari Kemenkes. Namun, kami menekankan bahwa Papua sudah saatnya menjadi etalase pelayanan kesehatan Indonesia di wilayah Pasifik,” tegasnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Gubernur Fakhiri mengajukan beberapa usulan mendesak yang menjadi tolak ukur keberhasilan, yakni MRI, Microscope Neurosurgery, dan CT-Scan untuk RSUD Jayapura dan RSUD Abepura, serta pengadaan alat EEG untuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura, mengingat kerusakan dan ketiadaan alat-alat vital tersebut.

Selain itu, usulan pembangunan gedung untuk pusat pelayanan Kesehatan Dasar guna mendukung program Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) di area RSUD Jayapura dan RS Jiwa Abepura.

Sementara RSUD Abepura diusulkan agar ditingkatkan statusnya menjadi Rumah Sakit Khusus rujukan bagi Ibu dan Anak serta Infeksi Paru di Papua Raya. “Dasar usulan ini adalah belum tersedianya layanan spesifik ini di seluruh Pulau Papua, sementara tingkat kematian ibu dan anak serta sebaran penderita ISPA masih sangat tinggi,” jelas Gubernur.

“RSJ Abepura sebagai satu-satunya Rumah Sakit Khusus Jiwa Tipe B di Pulau Papua, kami juga minta agar ada penambahan obat psikotropika dari Kementerian Kesehatan,” sambungnya.

Pada pertemuan tersebut, Gubernur Fakhiri juga menyoroti sejumlah proyek Kementerian Kesehatan yang telah direncanakan. Meski mengapresiasi selesainya proyek RSUP Jayapura (Rp633 Miliar) dan RS Supiori (Rp 53 Miliar) pada TA 2025, Gubernur meminta perhatian serius untuk proyek yang belum tuntas agar dapat diselesaikan pada 2026.

Proyek-proyek yang menjadi perhatian utama Gubernur Fakhiri adalah pembangunan Rumah Sakit (RS) Keerom dengan anggaran sebesar Rp122 miliar lebih, namun progres baru mencapai 50 persen. Kemudian pembangunan Labkesmas Tr2 di Kabupaten Jayapura yang anggarannya mencapai Rp15 miliar, namun progres baru mencapai 25 persen.

“Pembangunan Labkesmas di Kabupaten Keerom dengan anggaran Rp15 miliar, namun progres baru mencapai 10 persen,” katanya.

Selain itu, terdapat beberapa proyek besar yang belum terealisasi sama sekali, seperti pembangunan RS Rodofabo di Kabupaten Waropen dengan anggaran Rp150-200 miliar, Pembangunan RS Mamberamo Raya dengan anggaran Rp300 miliar, dan pembangunan ruangan khusus Bio Safety Level 2 (BSL2) pada Labkesda Provinsi Papua.

“Seluruh usulan ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius Kementerian Kesehatan demi percepatan pembangunan kesehatan yang merata dan berkualitas di Provinsi Papua,” tegas Gubernur Fakhiri.

Menanggapi itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pihaknya akan menindaklanjuti apa yang diusulkan Pemerintah Provinsi Papua.

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi Papua untuk lebih dulu fokus pada pembenahan di tiga rumah sakit, yakni RSUD Jayapura, RSUD Abepura, dan RS Jiwa Abepura. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tuan Rumah Papua Kembali Kantongi Satu Emas dari 500 Kayak 1 Putri

    Tuan Rumah Papua Kembali Kantongi Satu Emas dari 500 Kayak 1 Putri

    • calendar_month Rab, 29 Sep 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Stevani Maysche Ibo berhasil menjadi yang tercepat dalam final kayak 1 putri (WK1) jarak 500 meter dengan catatan waktu 02:07 detik.  Stevani yang berada pada lintasan empat berhasil melesat kencang, disusul Raudani Fitra (Riau) dengan catatan waktu 02:12 detik dan medali perunggu diraih Ramla B asal Sulawesi Barat dengan catatan waktu 02:14 detik.  […]

  • Ngebut Tabrak Anjing di Koya Barat, Pemotor Ini Tewas

    Ngebut Tabrak Anjing di Koya Barat, Pemotor Ini Tewas

    • calendar_month Sel, 2 Nov 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Nasib naas menimpa pemotor bernama Adhi Kurniawan Sanjaya (34) saat melintas mengendarai sepeda motor Honda Vario berplat nomor polisi PA 5128 JF di ruas jalan protokol Koya Barat, tepatnya di dekat perempatan pemancingan Papua Baru, Koya Barat Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua. Pemuda itu tewas meregang nyawa setelah motor yang dikendarainya […]

  • Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Gubernur Fakhiri Hadiri Rakornas Tahun 2026

    Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Gubernur Fakhiri Hadiri Rakornas Tahun 2026

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Gubernur Matius D. Fakhiri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua menghadiri rapat koordinasi atau Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, yang digelar Kementerian Dalam Negeri pada Senin, 2 Februari 2026. Rakornas berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan membuka rapat tersebut. […]

  • Anak Usia Dini di Dogiyai Dikenalkan Abjad oleh Si Ipar

    Anak Usia Dini di Dogiyai Dikenalkan Abjad oleh Si Ipar

    • calendar_month Jum, 14 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Bripda Fadli Disastra, anggota Satuan Binmas Ops Rasaka Cartenz-2023 Polres Dogiyai mengajar anak usia dini yang tidak bersekolah di Kampung Bomomani, Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Rabu (12/7/2023) siang. Dalam kegiatan tersebut, Bripda Fadli mengajarkan paskha yang berusia 6 tahu mengenal huruf abjad dengan cara yang menyenangkan. Dengan penuh semangat, Bripda […]

  • Dua PDP Covid-19 di Merauke Positif, Tiga PDP di Jayapura Negatif

    Dua PDP Covid-19 di Merauke Positif, Tiga PDP di Jayapura Negatif

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.690
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Hingga hari ini , Minggu 22 Maret 2020, pukul 18.00 WIT jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona atau covid-19 di Provinsi Papua mencapai 13 orang, Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 478. Juru bicara Satgas Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule mengatakan ada penambahan jumlah PDP sebanyak empat orang. Sementara dari […]

  • Sambut HUT ke-80 RI, PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya 50%

    Sambut HUT ke-80 RI, PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya 50%

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua com, – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) menghadirkan program spesial bertajuk “Energi Kemerdekaan”. Melalui program ini, pelanggan dapat menikmati diskon tambah daya listrik 50% yang berlangsung mulai 10 hingga 23 Agustus 2025. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi PLN […]

expand_less