Illustrasi pengeroyokan / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Kasus pengeroyokan berujung maut terjadi di kota jayapura, minggu 13 Juni 2021. Pengeroyokan yang menyebabkan Markus Viktor Manobar (21) Meninggal dunia ini terjadi di  Gang Masjid Taqwa Padang Bulan, tepatnya di lapangan Asrama Sorong,  Kelurahan Hedam Distrik Heram.

Kapolsek Heram Iptu Alfrit B. Nadek mengungkapkan bila pelaku pengeroyokan berjumlah empat orang yakni, JR, AS, KK dan AA, sedangkan korban pengeroyokan dua orang.

Baca Juga : Tukang Ojek di Illaga Dikeroyok dan Ditusuk Hinga Tewas

“Kejadian pengeroyokan dilakukan oleh empat orang berinisial JR, AS, KK dan AA terhadap dua korban yakni Markus Viktor Manobar dan Jimmy Ondoafo dengan alasan bahwa kedua korban di curigai melakukan pencurian sepeda motor,” ucap Kapolsek, senin (14/06/21).

Menurut Iptu Nadek, kejadian berawal saat para pelaku menjemput kedua korban pada hari minggu subuh dan membawanya ke TKP, kemudian melakukan pengeroyokan menggunakan benda tumpul berupa kayu balok dan besi. Kedua korban juga diikat dipagar hingga tak sadarkan diri.

Baca Juga : Masuk Rumah Tanpa Ijin, Pemuda Ini di Keroyok Hingga Tewas

“Hingga pagi hari sekira pukul 06.30 Wit, seorang Ibu Pendeta dan rekannya yang melintas di TKP melihat kerumunan masyarakat mengelilingi korban sehingga berinsiatif untuk mendekat dan menemukan kedua korban dalam keadaan tergeletak dengan kondisi korban Markus Viktor Manobar tidak sadarkan diri sedangkan korban Jimmy Ondoafo masih dalam keadaan sadar, melihat kejadian tersebut kedua saksi langsung mengevakuasi korban untuk memberikan pengobatan,” bebernya.

Lanjutnya, karena melihat kondisi korban yang belum sadarkan diri, saksi langsung membawa keduanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis namun korban Viktor Manobar kemudian menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Abepura.

Baca Juga : Polres Jayapura Tangani Kasus Lakalantas Berujung Penganiayaan dan Pengeroyokan

“Korban Jimmy Ondoafo dengan ditemani saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek untuk ditindaklanjuti, “tambah Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan di rumah sakit, korban Viktor Manobar meninggal dunia akibat luka memar pada bagian kepala, muka, tangan kanan juga di kaki kanan dan kiri serta bagian punggung belakang, luka robek bagian dahi, sementara korban Jimmy Ondoafo mengalami luka memar pada mata mata kanan, luka lecet pada bagian kepala belakang dan pipi kanan.

Paska kejadian, kedua pelaku pengeroyokan yakni FR dan AS menyerahkan diri, sementara dua lainnya yakni KK dan AA masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

“Kasus ini telah dilimpahkan ke satuan reskrim polresta jayapura kota bersama kedua tersangka,” pungkas Kapolsek. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here