Wakil Ketua Dewan Pengurus Sementara Kadin Papua, Ronald Antonio saat memberikan pataka Kadin kepada ketua Kadin terpilih kabupaten Sarmi, Estefanus Ama / RN

Jayapura, Topikpapua.com,  – Dewan Pengurus Sementara (Caretaker) Kadin Papua saat ini sedang mempersiapkan Musyawarah cabang di 27 kabupaten/kota di Papua.

Bahkan rencananya Muscab di 27 Kab/kota se-Papua tersebut akan di gelar secara maraton. Hal ini dilakukan mengingat mepetnya waktu yang diberikan oleh Pengurus Kadin Pusat.

Muscab perdana yang di gelar oleh Carateker Kadin Papua adalah untuk Kabupaten Sarmi. Muscab dilaksanakan, Sabtu 17 April 2021 di Jayapura.

“Jadi di siang hari ini kita melaksanakan musyawarah Kabupaten untuk Kadin Sarmi untuk memilih ketua dan pengurusnya,” ujar Wakil Ketua Dewan Pengurus Sementara Kadin Papua, Ronald Antonio, di Jayapura.

Sesuai aturan AD/ART Kadin, untuk menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov), minimal ada 50+1 persen kepengurusan Kadin di tingkat kabupaten/kota yang aktif.

Karenanya, dengan hanya dua pengurus kabupaten yang masa kepengurusannya masih aktif, maka setidaknya masih ada 27 kabupaten/kota yang harus diberntuk kepengurusannya sebelum 7 Mei 2021.

“Jadi tugas kita dari 7 April sampai 7 Mei untuk melaksanakan musyawarah di Kabupaten dan melanjutkan ke Musyawarah Provinsi. Saya sangat yakin dengan dukungan teman-teman daerah semuanya, maka kami akan menyelesaikan hal ini,” kata Antonio.

“Sarmi sudah memenuhi AD/ART yaitu minimal 10 KTA di tiap kabupaten baru boleh melakukan pemilihan, dan Sarmi memenuhi itu,” sambungnya.

Menurut dia, dari 27 kab/kota pihaknya telah menjalin komunikasi dengan 15 kab/kota untuk menggelar musyawarah daerah.

“ Ya minimal 15 kabupaten kalau bisa kita gelar Muscab, berarti kita sudah memenuhi kouta 50+1 untuk menggelar Musprov,”Ujarnya.

Antonio mengaku, hingga kini masing-masing kepengurusan tengah mempersiapkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin yang dikeluarkan oleh pengurus pusat.

Antonio juga mengaku segala bentuk pembiayaan dalam penyelenggaraan Muscab di kabupaten akan menjadi tanggung jawab para pengurus kadin Papua (karateker) yang di percayakan, pasalnya hingga kini dana Kadin papua sudah nihil.

“ Ya itu resikokami parapengurus di Provinsi, mau tidak mau, suka tidak suka kita harus berkorban, ini sudah konsikwensi kalau mau terjun ke dunia organisasi, “Jelas Antonio.

Sementara dari hasil Musawarah Kabupaten Sarmi, Estefanus Ama terpilih sebagai ketua Umum Kadin Sarmi.

Ia yang dipilih secara aklamasi oleh 15 peserta Muscab sebagai bentuk apresiasi kepada dirinya yang selama ini dianggap sebagai senior. Estefanus sebelumnya adalah ketua Gapensi kabupaten Sarmi.

“Tadi ada yang mencalonkan diri juga, tetapi karena menghargai saya sebagai senior mereka dan melihat saya sudah melepas jabatan sebagai Ketua Gapensi Sarmi, mereka mempercayakan saya sebagai ketua Kadin Sarmi,” kata Estefanus.

Sabtu siang, Estefanus Ama resmi dilantik menjadi Ketua Kadin Sarmi oleh Sekda Kabupaten Sarmi. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here