Ini Kebijakan Khusus Bagi Calon Maba Asal Meepago
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 14 Jul 2020
- visibility 331
- comment 0 komentar

Anggota DPR Papua, Alfred F. Anouw saat bertemu Rektor Uncen, Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST., MT /Ist
Jayapura, Topikpapua.com – Calon mahasiswa/I baru dari wilayah Meepago kini dapat bernapas lega, setelah Uncen Jayapura menyatakan akan membuka Sekretariat pendaftaran di Kabupaten Nabire.
“Hari ini saya bertemu dengan Rektor Uncen, Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST., MT, dan beliau akan mengambil kebijakan khusus terkait keresahan adik-adik kita ini,” kata Anggota Komisi IV DPR Papua, Alfred F Anouw, SIP kepada Redaksi Topik, Selasa (14/07/20) sore.
Kata Alfred, sejauh ini proses pendaftaran untuk Maba memang dapat dilakukan secara online, namun ia memahami kondisi jaringan internet di wilayah Meepago, yang tidak sebagus Kota Jayapura.
“ Nah kedala ini yang sudah saya sampaikan kepada pak Rektor dan PR 1, sehingga akan ada sekretariat di Nabire untuk membantu proses pendaftaran Maba yang ingin melanjutkan studi di Uncen, maupun perguruan tinggi lainnya di Tanah Papua,” jelasnya.
Lanjutnya, lokasi sekretariat pendaftaran ini direncanakan akan bertempat di kantor LPP RRI Nabire dengan SMAN 1 Nabire. Dimana dalam waktu dekat akan dikoordinasikan, agar dapat memberikan akses untuk membantu adik-adik calon mahasiswa.
“Saya akan datang langsung atau melakukan koordinasi soal ini, intinya kami DPRP siap membantu adik-adik untuk lanjutkan Studi,” jelasnya.
Tentu, kebijakan tersebut, kata Alfred, terkesan telah melangkahi kewenangan beberapa instansi, namun hal tersebut dianggapnya sebagai solusi terbaik, mengingat batas waktu pendaftaran semakin dekat.
“Saya juga meminta maaf kepada pihak-pihak yang berkompeten, apa yang kami lakukan adalah memonopoli tugas dinas terkait, tapi ini bukan tanpa alasan, karena batas waktu pendaftaran semakin mepet, dan ini demi menyelamatkan generasi penerus Meepago,” jelasnya.
Alfred mengaku pasca menerima aspirasi dari perwakilan Mahasiswa asal Meepago beberapa waktu lalu, pihaknya sudah melakukan beberapa langkah dan upaya, terkait dengan pembukaan transportasi.
Dimana langkah-langkah tersebut sudah mendapat persetujuan, baik dari Pemerintah Provinsi Papua, Dinas Perhubungan dan Kesehatan.
“ Tapi hingga saat ini, belum ada Respon dari Bupati Nabire soal persetujuan akses transporasi ini, padahal ini kondisinya sangat urgen,” katanya.
Untuk diketahui beberapa waktu lalu Mahasiwa asal Meepago mendatangi Kantor DPR Papua menyampaikan aspirasi terkait kebijakan khusus bagi pelajar dan mahasiswa supaya mereka dapat melanjutkan studi di luar Meepago atau kembali ke Meepago. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




