Personil URC Terpapar Corona, Pemakaman 2 PDP Ditangani UP2KP dan RS
- account_circle topik papua
- calendar_month Ming, 12 Jul 2020
- visibility 3.455
- comment 0 komentar

Dok Proses Pemakaman pasien positif covid-19 di Pemakaman Khusus Covid-19 Buper Waena / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Tiga orang pasien PDP, Sabtu (11/07/20) dikabarkan meninggal dunia. Dua diantaranya dimakamkan secara protap Covid-19.
Kepala Bidang Respon Emergency UP2KP, Darwin Rumbiak, S.Kep mengatakan, dua orang PDP tersebut masing-masing, TL seorang warga Hamadi Tanjung yang meninggal akibat Pneumonie, PW seorang mantri jaman belanda, dimana keduanya meninggal di RS Provita ditambah satu orang yang meninggal di RS Marthen Indey
Proses pemakanan sendiri, kata Darwin menjelaskan, untuk TL dimakamkan sekitar pukul 23.00 WIT Sabtu (11/07/20). Almarhum masuk dalam daftar PDP lantaran Rappid Tes dinyatakan reaktif dan sehari sebelum meninggal telah dilakukan Swab.
“Hasil Swab diambil 10 Juli belum keluar, hasil Rapid Test-nya reaktif,” kata Darwin Rumbiak.
Sementara pasien lain yang meninggal di RS Marthen Indey juga dilakukan sesuai protap Covid-19, dimana prosesi pemakaman dilaksanakan pada Minggu (12/07/20) pagi. Dan satu pasien lainnya, oleh pihak keluarga meminta prosesi pemakanan dilakukan secara umum.
Darwin mengatakan prosesi pemakanan , yang seharusnya dilakukan oleh tim yang tergabung dalam Unit Reaksi Cepat Covid-19 Provinsi Papua, dimana ada persolan di Tim URC Polres Jayapura Kota.
Hanya saja, dalam pemakaman dua pasien PDP tersebut, hanya dilaksanakan oleh P2KP dan para petugas RS Provita karena personil URC dari Polres Jayapura Kota hampir seluruhnya tertular Covid-19.
Komandan Tim URC Polres Jayapura Kota, Iptu Zainuddin Ashari, Amd.Kep.SH mengaku beberapa waktu terakhir timnya tidak terlibat dalam prosesi pemakanan, lantaran beberapa personilnya dinyatakan positive Covid-19.
“Kami 5 orang, 2 kena pertama diisolasi mandiri di Hotel Sahid dua minggu dan sudah sembuh. Nah kami tiga orang lagi kena, baru terima hasil swab kemarin. Tapi kami-OTG, sehat-sehat, hanya kami isolasi mandiri. Mohon doa biar kami cepat sembuh dan kembali menjalankan tugas,” kata Ashari. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




