Hotel Sahid Penuh, 298 Pasien Positif Covid-19 di Kota Jayapura Isolasi Mandiri
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 3 Jul 2020
- visibility 1.303
- comment 0 komentar

Ketua gugus tugas penanganan covid-19 kota Jayapura, Rustan Saru / Nug
Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua gugus penanganan covid-19 kota Jayapura, Rustan Saru mengaku hingga saat ini ada 298 pasien positif covid-19 di kota Jayapura yang menjalani isolasi mandiri di rumah.
“ Hingga saat ini ada 298 pasien positif kita yang menjalani isolasi mandiri di rumah, hal ini karena rumah sakit dan hote sahid yang kita pakai selama ini untuk menampung pasien positif kita sudah penuh, “Kata Rustan kepada Redaksi Topik usai mengikuti rapat Forkompinda Papua dalam rangka penanganan pandemik covid-19 di hotel swissbell, Jumat (03/07/20) malam.
Diakui Rustan pilihan untuk isolasi mandiri adalah pilihan terakhir yang diambil gugus tugas kota jayapura, “Memang ada resikonya yaitu bisa saja yang isolasi mandiri itu tidak disiplin dan besar kemungkinan menularkan ke anggota keluarganya, tapi mau bagaimana lagi, situasi kita saat ini memang hotel dan rumah sakit sudah penuh, “Jelasnya.
Rustan memaparkan untuk mencegah penularan akibat isolasi mandiri, pihaknya telah berkoordinasi dengan puskesmas setempat di mana pasien tersebut tinggal, gugus tugas juga melibatkan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa dalam pengawasan.
“Untuk perawatan pasien isolasi mandiri itu kita libatkan RT/RW setempat, juga petugas puskesmas termasuk Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa, tugas mereka membantu kami mengontrol, baik itu by phone maupun secara langsung, “beber Rustan.
Dijelaskan Rustan bila nantinya ada pasien yang sembuh dari hotel sahid maka pasien yang menjalani isolasi mandiri tersebut akan di jemput untuk dirawatdi hotel sahid.
“Jadi sementara seperti itu.., kalau ada yang sembuh dari sahid, misalnya ada 11 orang, maka kita akan cari 11 orang yang isolasi mandiri gantikan pasien yang sudah sembuh, “Katanya.
Masih terkait Hotel Sahid, Rustan mengaku hingga saat ini Pemkot Jayapura sudah kehabisan dana untuk memperpanjang sewa hotel. Menurut wakil walikota jayapura ini untuk membayar sewa hotel sahid pihaknya harus mengeluarkan dua hingga tiga miliar rupiah untuk biaya sewa selama satu bulan.
“ Untuk satu hari saja kita harus membayar 65 – 70 juta, jadi kalau satu bulan bisa 2 sampai 3 Miliar. Di Sahid itu ada 121 kamar, per kamar itu ada 2 tempat tidur jadi bisa tampung 242 pasien, tapi kita bisa tampung sampai 252 orang, karena ada yang satu kamar itu 3- 4 orang karena satu keluarga, “Jelas Rustan.
Dirinya mengaku untuk mengatasi permasalahan perpanjangan sewa hotel sahid, ihaknya sudah bersurat ke provinsi Papua untuk membantu pendanaan guna menyewa hotel sahid hingga bulan desember 2020.
“Kita sudah bersurat, dan dalam surat itu kita minta bantuan sebesar 11 miliar untuk kita pakai sampai bulan desember 2020, “Ujarnya.
Hingga Jumat malam, berdasarkan data dari satgas covid-19 papua di laporkan jumlah komulatif pasien positif covid-19 di kota Jayapura sebanyak 1.064 kasus, dimana 734 pasien dalam perawatan, 310 pasien sembuh dan 11 pasien yang dinyatakan meninggal dunia. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




