73 Tenaga Medis di Kota Jayapura Positif Covid-19, Total 997 Kasus
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 2 Jul 2020
- visibility 846
- comment 0 komentar

gambar ini dibuat dari gabungan foto tenaga medis di seluruh dunia yang menjadi korban dari keganasan virus corona / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Jumlah pasien positif covid-19 di kota Jayapura terus bertambah. Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 Papua, hingga Rabu 01 Juli 2020 total komulatif pasien positif covid-19 di kota Jayapura mencapai angka 997 kasus.
“Hari ini ada penambahan 99 kasus baru dari kota jayapura, sehingga total kasus positif covid-19 di kota jayapura hingga malam ini sebanyak 997 kasus, kurang 3 kasus lagi maka tembus angka 1000 kasus, “Kata Jubir Satgas covid-19 Papua, dr.Silwanus Sumule keada pers, Rabu (01/07/20) malam.
Diungkapkan Sumule dari total 997 kasus tersebut 73 diantaranya adalah tenaga medis, “ di rumah sakit Dok dua ada 45 tenaga medis dan di rumah sakit Abepura ada 28 tenaga medis kita yang terkonfirmasi positif covid-19, “ kata nya.
Sumule mengaku dengan makin bertambahnya jumlah pasien positif di kota Jayapura maka dipastikan rumah sakit dan tenaga medis yang ada akan sangat kewalahan.
“ Rumah sakit kita sudah penuh semua, tempat isolasi di kota jayapura yang disiapkan pemkot dan pemprov juga sudah penuh, kita mausarankan untuk isolasi mandisi namun sangat beresiko, belum lagi tenaga medis kita sudah banyak yang tertular, “Jelas Sumule.
Dengan kondisi ini, Sumule memaparkan dalam satu bulan kedepan dipastikan para tenaga medis yang tersisa akan bekerja dengan sangat keras, mengingat jumlah pasien yang terus bertambah dan tidak diimbangi dengan jumlah fasilitas serta tenaga medis yang ada.
“ mengapa demikian.., ya karena kita harus memantau pasien baru secara ketat selama 14 hari kedepan, Puji Tuhan kalau bisa sembuh di masa itu, kalau belum berarti harus kita pantau lagi 7 hari, kalau misalnya bisa sembuh dan pulang, kita pun masih harus memantau14 hari lagi, dan itu pekerjaan yang sangat berat disaat tenaga medis kita saat ini mulai kelelahan dan berkurang, “Paparnya.
Walau demikian, Sumule mengaku tak ada pilihan. Sebagai tenaga medis dirinya mengungkapkan bila resiko apapun akan tetap di jalani karena untuk itulah para tenaga medis di panggil untuk bekerja.
“ini kondisi kita saat ini, kalau saya bicara atas nama tenaga medis jujur saja saya sudah lelah dan nyaris menyerah, tapi itu tidak mungkin saya lakukan, karena kami saat di sumpah menjadi dokter itu adalah panggilan kami, jadi mau tidak mau, siap tidak siap kami harus siap dalam situasi apapun, “Beber Sumule.
Dirinya berharap, masyarakat khususnya di kota Jayapura ikut membantu para tenaga medis dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, sehingga jumlah pasien positif tak lagi bertambah.
“Kami sangat memohon kepada warga di kota jayapura agar ikuti protokol kesehatan, dispilin laksanakan protokol kesehatan, kalau semua laksanakan dengan baik itu sudah sangat membantu kami untuk mengalahkan virus corona ini, Semoga Tuhan memberkati kita semua, “Pungkasnya.
Tetap di rumah, bila terpaksa harus keluar rumah selalu gunakan masker, jaga jarak, hindari kontak fisik dengan orang di luar rumah, tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Makan dan minum yang bergizi, sempatkan berolah raga dan ingat untuk selelu mencuci tangan.
Sa Jaga Ko.., Ko Jaga Sa.., Kitong Semua Selamat.. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




