Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Hans Papare : Jangan ‘Intervensi’ Proses Hukum 7 Terdakwa Rusuh Papua

Hans Papare : Jangan ‘Intervensi’ Proses Hukum 7 Terdakwa Rusuh Papua

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Ming, 14 Jun 2020
  • visibility 723
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com –  Ketua Barisan Merah Putih Kabupaten Waropen, Hans Papare, minta jangan ada oknum yang mengkompor-kompori , bahkan mencoba intervensi proses hukum terhadap 7 terdakwa Rusuh Papua di PN Balikpapan.

Ia mengatakan, proses hukum terhadap tindakan kriminal yang dilakukan 7 terdakwa kasus kerusuhan  Agustus 2019 lalu itu, telah berjalan. Sehingga, biarlah mereka menjalani hukuman sesuai perbuatannya.

“Kita tidak usah mengkompor-kompori situasi, saat ini mereka sedang menjalani proses hukum itu, jadi biarkan mereka menerima hukuman terhadap apa yang dilakukannya,” kata  Hans dalam rilis yang diterima Redaksi Topik, Sabtu (13/06/20) malam.  

Ia menyebut, Kepolisian tidak mungkin mengambil langkah hukum, jika ketujuh terdakwa itu tidak lakukan pelanggaran hukum.  Ingat, Indonesia adalah negara hukum.

“Tidak mungkin Kepolisian menangkap orang dengan sembarang lalu menyerahkan ke pengadilan begitu saja. Tentu, ada perbuatan-perbuatan melanggar hukum, yang mereka lakukan sehingga mereka harus berhadapan dengan Hukum,” katanya.

Ia mengajak semua bergandengan tangan menahan hati dan berpikir tenang. Bahwa, apapun yang terjadi di dalam negara hukum ini biarlah hukum yang memproses setiap orang perilaku dan tindakannya tidak sesuai dengan Hukum .

Dikesempatan yang sama, Hans juga minta, jangan ada oknum yang menyamakan kejadian yang terjadi di Amerika dengan di Indonesia.

Sebab, kata Hans, Indonesia dan Amerika menganut sistem demokrasi yang berbeda. “ Sistem demokrasi Indonesia, Pancasila, jadi jangan samakan demokrasi di Amerika dengan Indonesia,” katanya

Sebagai warga negara yang baik, kata Hans,  semua harusnya menekan pemahaman-pemaham yang bersifat sukuisme, yang diboncengi kepentingan tertentu.

“Yang harus dikedepankan adalah kepentingan negara. Karena walaupun kita berbeda-beda tetapi kita tetap satu yaitu satu bangsa, bangsa Indonesia,” katanya.

Lanjutnya, sebagai Ketua Barisan Merah Putih Republik Indonesia di Kabupaten Waropen, dan juga sebagai orang tua, Hans mengingatkan masyarakat khususnya semua warga negara Indonesia  untuk tetap satu didalam tekat Kebhinekaan.

“Kita satukan tekat persatuan Indonesia, sehingga tidak terciptanya peluang-peluang konflik dan perpecahan diantara kita,” Pungkasnya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Debat Perdana Pilkada Papua, Pasangan Mari-Yo : Masyarakat yang Akan Menilai

    Debat Perdana Pilkada Papua, Pasangan Mari-Yo : Masyarakat yang Akan Menilai

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua menggelar Debat Perdana Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua tahun 2024, di hotel Aston, Kota Jayapura, Selasa (22/10/2024) malam. Debat perdana ini diikuti 2 pasangan calon yaitu pasangan nomor urut 1 Benhur Tomi Mano – Yermias Bisay (BTM-Yes) dan pasangan nomor urut 2, Matius Fakhiri […]

  • Tokoh Agama Lanny Jaya Minta Mahasiswa Papua Jangan Pulang Kampung

    Tokoh Agama Lanny Jaya Minta Mahasiswa Papua Jangan Pulang Kampung

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Tiom, Topikpapua.com, – Pendeta Yusuf Kogoya salah satu tokoh agama di Lanny Jaya yang juga adalah ketua 35 gereja di wilayah Lanny Jaya berharap kepada mahasiswa Papua yang mengenyam pendidikan di luar Papua agar tetap berkuliah dan tidak perlu pulang kampung. “ Saya himbau agar adik-adik mahasiswa tetap menjalankan aktifitas perkuliahan dan tidak terprovokasi dengan […]

  • Diserang Selama 30 Menit, Satu Anggota Brimob Gugur Tertembak KKB di Intan Jaya

    Diserang Selama 30 Menit, Satu Anggota Brimob Gugur Tertembak KKB di Intan Jaya

    • calendar_month Jum, 19 Jan 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Satu anggota Satgas Damai Cartenz 2024 dilaporkan tewas tertembak dalam serangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (19/1/2024) petang. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz AKBP Bayu Suseno mengaku penyerangan dilakukan oleh KKB terhadap pos Satgas Damai Cartenz dari arah belakang Tower BTS Telkomsel. […]

  • Berikut Nama 12 Orang Yang Selamat dari KKB di Nduga

    Berikut Nama 12 Orang Yang Selamat dari KKB di Nduga

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sebanyak 12 orang masyarakat sipil berhasil di evakuasi dari Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, ke Wamena Ibukota Kabupaten Jayawijaya, Selasa (4/12/2018) sekitar pukul 17.55 WIT sore. Data yang diperoleh dari Kodim 1702/Jayawijaya 12 orang masyarakat sipil yang berhasil di evakuasi sore tadi langsung dibawa ke dengan menggunakan Helly MI-17 TNI AD HA- […]

  • Doren: Bonus Atlet Peparnas Cair Januari

    Doren: Bonus Atlet Peparnas Cair Januari

    • calendar_month Kam, 2 Des 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 662
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua Harian PB Peparnas XVI Papua Doren Wakerkwa memastikan bahwa pencairan bonus atlet National Paralympic Committee (NPC) Papua peraih medali di ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2021 pada tahun depan. “Bonus atlet Peparnas belum bisa diberikan akhir tahun ini karena anggaran induk (APBD) tahun 2022 dibahas oleh DPRP tahun depan. Jika […]

  • Sped Boat Tabrak Pohon, Pasutri Tewas di Tempat

    Sped Boat Tabrak Pohon, Pasutri Tewas di Tempat

    • calendar_month Ming, 24 Feb 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Asmat, Topikpapua.com, – Pasangan suami istri (Pasutri) tewas di tempat setelah speed boat yang ditumpangi bersama tiga anak nya menabrak pohon di kali Fos, Distrik Siret, Kabupaten Asmat Papua, Sabru (23/02/19) sore. Kabid Humas Polda Papua, Kosbes Pol AM Kamal mengatakan bila persitiwa laka sungai itu terjadi saat korban Titus Anamben dan Dika Awak hendak […]

expand_less