Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Polda Papua Ungkap Peran Oknum Security PT Freeport Dalam Aksi Penyerangan di Kuala Kencana

Polda Papua Ungkap Peran Oknum Security PT Freeport Dalam Aksi Penyerangan di Kuala Kencana

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2020
  • visibility 1.353
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikapapua.com, – Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw mengungkap peran salah satu security PT Freeport dalam aksi penyerangan kantor PT Freeport di Kuala Kencana yang menyebabkan tewasnya satu WNA asal selandia baru pada tangal 30 Maret 2020.

Lewat rilis yang di terima Redaksi Topik pada Jumat, 17 April 2020, di jelaskan bila IS adalah salah satu security PT Freeport yang juga adalah anggota KNPB wilayah Mimika.

“Jadi IS ini merupakan penasehat dalam kelompok KNPB Timika, dia mengaku berperan sebagai pemberi informasi kepada kelompok TPN-OPM yang merangkap sebagai pegawai secuirty PT. Freeport, “Kata Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw kepada pers di Timika, Kamis (16/04/20).

Menurut Paulus, berdasarkan hasil penyidikan IS mengaku telah beberapakali memberikan informasi kepada beberapa pimpinan KKB terkait adanya pergeseran pasukan dan update situasi aparat keamanan di wilayah PT Freeport.

“Saat ditanya tim penyidik, dia mengaku telah beberapa kali memberikan informasi kepada Lekagak Telenggen, Militer Murib, Abubakar Kogoya, Yunus Kobogau terkait informasi pergeseran pasukan maupun melaporkan update situasi posisi aparat keamanan di PT Freeport, “Terang Paulus.

Kapolda Paulus juga mengaku, Dari hasil penyelidikan ditemukan fakta bahwa IS juga mengaku sebagai komandan Logistik TPN OPM.

“ini sesuai dan dari keterangannya IS, dia mengaku memberikan fasilitas tempat tinggal dan bahan makanan terhadap kelompok Abubakar Kogoya sebelum dilakukan penindakan oleh petugas, “Jelas Kapolda.

Abubakar Kogoya dan kelompoknya merupakan oknum TPN-OPM yang ikut terlibat atas penyerangan di Kuala Kencana sehingga menyebabkan 1 (satu) orang WNA meninggal dunia serta 2 (dua) orang karyawan lainnya mengalami luka serius.

“ Kami juga pantau dan dia juga sudah mengaku bila kerap kali melakukan postingan yang bersifat mendukung gerakan Papua merdeka dari NKRI. Hal tersebut dapat dilihat pada akun facebook yang dimilikinya sesuai dengan keterangan yang diberikan kepada penyidik, “Beber Kapolda.

IS di tangkap tim gabungan TNI-Polri saat melakukan penegakan hukum di camp KKB di Jalan Tranas Nabire, Kampung Jayanti, Distrik Iwaka Kabupaten Mimika pada hari Kamis tanggal 9 April 2020. Selain mengamankan IS, aparat gabungan juga berhasil melumpuhkan 2 orang angota KKB dan menyita sejumlah barang bukti. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less