Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI DAN BISNIS » Lantik Dua Direktur Bank Papua, Gubernur MDF: Perkuat Layanan Digitalisasi dari Pesisir Hingga Pegunungan

Lantik Dua Direktur Bank Papua, Gubernur MDF: Perkuat Layanan Digitalisasi dari Pesisir Hingga Pegunungan

  • account_circle topik papua
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sorong, Topikpapua.com, — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri (MDF) melantik dua anggota Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Papua periode 2026-2030. Keduanya merupakan hasil pemilihan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Papua yang digelar di Vega Prime Hotel, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu (29/8/2026).

Dua pejabat yang dilantik yakni Luhut Selamat Pahottua Siahaan sebagai Direktur Bisnis dan Bertha Affar sebagai Direktur Operasional Bank Papua.

Dalam pelantikan tersebut, Gubernur MDF mengingatkan kedua pejabat baru bahwa jabatan yang diberikan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk membawa Bank Papua menjadi lembaga keuangan daerah yang semakin sehat dan profesional.

“Kepercayaan ini bukan sekadar jembatan, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab untuk membawa Bank Papua menjadi lembaga keuangan daerah di Tanah Papua yang semakin sehat, profesional, modern dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dia meminta Luhut dan Bertha menjalankan tugas dengan integritas, profesionalisme, keberanian mengambil keputusan, serta tanggung jawab yang kuat.

MDF juga mendorong jajaran direksi baru membangun kerja sama solid dengan Dewan Komisaris, regulator, pemerintah daerah, serta seluruh insan Bank Papua.

Menurut dia, Bank Papua memiliki posisi strategis karena bukan hanya menjadi institusi bisnis, tetapi juga aset bersama dan bagian dari kebanggaan masyarakat di Tanah Papua.

“Bank Papua bukan hanya sebuah institusi bisnis. Bank Papua adalah aset bersama dan bagian dari kebanggaan masyarakat di seluruh Tanah Papua,” ujarnya.

MDF berharap kepemimpinan baru mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kinerja keuangan dan pengendalian risiko, serta memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundang-undangan.

Dia juga menegaskan Bank Papua harus semakin kuat, sehat, kompetitif, terpercaya, dan mampu hadir lebih dekat dengan masyarakat.

Tingkatkan Pelayanan Berbasis Digital dari Pesisir Hingga Pegunungan

Gubernur MDF meminta PT Bank Pembangunan Daerah Papua mempercepat transformasi digital tanpa mengabaikan keamanan sistem dan pemerataan akses layanan bagi masyarakat.

Menurut MDF, perkembangan teknologi dan perubahan ekonomi yang berlangsung cepat menuntut Bank Papua melakukan inovasi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Namun, transformasi digital tidak boleh hanya berorientasi pada kemudahan transaksi. Penguatan keamanan sistem dan perlindungan data nasabah juga harus menjadi perhatian utama.

“Transformasi digital juga harus terus dipercepat, namun transformasi tersebut harus berjalan seiring dengan penguatan keamanan sistem, perlindungan data, dan kemudahan akses layanan,” katanya.

Dia mengingatkan agar kemajuan layanan perbankan tidak hanya dirasakan masyarakat di wilayah perkotaan.

Masyarakat yang tinggal di pegunungan, pesisir, kepulauan, hingga kawasan perbatasan juga harus memperoleh layanan perbankan yang berkualitas.

“Jangan sampai masyarakat di daerah pegunungan, di pesisir, kepulauan, dan perbatasan tertinggal dalam memperoleh layanan perbankan yang berkualitas,” ujarnya.

MDF menilai Bank Papua memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan ekonomi di seluruh Tanah Papua. Bank daerah tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan, membuka akses ekonomi yang lebih inklusif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mempercepat pembangunan.

Dia juga mengajak para kepala daerah selaku pemegang saham memperkuat sinergi untuk mendorong pertumbuhan Bank Papua.

Sinergi itu, kata MDF, dapat diwujudkan melalui layanan perbankan dengan bunga transparan, penguatan transaksi non-tunai, serta peningkatan pembiayaan bagi sektor produktif dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

“Kebersamaan pemerintah provinsi di Tanah Papua merupakan kekuatan besar untuk membangun ekosistem ekonomi yang saling terhubung,” katanya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less