Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Peringatan HLH 2026 di Papua, Gubernur Fakhiri Usulkan Program Kampung Iklim kepada Presiden Prabowo

Peringatan HLH 2026 di Papua, Gubernur Fakhiri Usulkan Program Kampung Iklim kepada Presiden Prabowo

  • account_circle topik papua
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 116
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua com, – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melaporkan pelaksanaan berbagai kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 di Provinsi Papua kepada Presiden Republik Indonesia melalui teleconference yang digelar dari Taman Imbi, Kota Jayapura, Sabtu (6/6/2026).

Dalam laporannya, Fakhiri menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 dilaksanakan secara serentak di delapan kabupaten dan satu kota di Papua pada Jumat (5/6/2026). Berbagai kegiatan dilakukan mulai dari penanaman pohon, penanaman mangrove, aksi bersih lingkungan hingga edukasi pengelolaan sampah.

“Kami laporkan bahwa Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 diselenggarakan secara serentak di delapan kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua pada hari Jumat, 5 Juni 2026,” kata Fakhiri dalam laporannya kepada Presiden.

Ia menjelaskan, sejumlah daerah menggelar kegiatan yang beragam. Kabupaten Kepulauan Yapen melaksanakan lomba daur ulang sampah bagi pelajar dan aksi bersih pantai.

Kabupaten Waropen melakukan penanaman mangrove di kawasan abrasi Pantai Kampung Urfas. Sementara Kabupaten Jayapura melakukan penanaman pohon di kawasan penyangga cagar alam Pegunungan Cycloop.

Di Kabupaten Sarmi dilakukan penanaman pohon di sekitar Kota Sarmi, sedangkan Kabupaten Biak Numfor menggelar kegiatan bersih lingkungan. Adapun Kabupaten Mamberamo Raya melaksanakan penanaman pohon di kawasan perkotaan dan gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik dan indah) sepanjang Juni 2026.

Pemerintah Provinsi Papua juga mengeluarkan edaran untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI melalui kegiatan bersih lingkungan yang didokumentasikan melalui aplikasi Kementerian Lingkungan Hidup.

“Pemerintah Provinsi Papua bekerja sama dengan TNI, Polri, TP PKK Provinsi Papua dan berbagai komunitas peduli lingkungan untuk melaksanakan kerja bakti bersih lingkungan di sepanjang Kali Anafre, Kota Jayapura,” ujar Fakhiri.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua juga memaparkan kondisi pengelolaan sampah di wilayahnya. Berdasarkan data hingga Mei 2026, total timbulan sampah di Papua mencapai 539 ton per hari.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 ton per hari atau 2,04 persen telah terkelola. Sementara 290 ton per hari atau 52,80 persen masih dibuang ke tempat pembuangan terbuka (open dumping), dan 238 ton per hari atau 44,16 persen terbuang langsung ke lingkungan.

Fakhiri meminta dukungan pemerintah pusat untuk memperkuat sarana dan prasarana pengelolaan sampah di daerah, meningkatkan pendanaan sektor persampahan, menerapkan konsep ekonomi sirkular, serta memperluas program kampung iklim sebagai bagian dari upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

“Kami sarankan diperlukan dana alokasi khusus untuk mengelola sampah serta dukungan pendanaan program kampung iklim guna mendukung aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat kampung,” kata Fakhiri. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less