Bertemu Gubernur Tanpa Sekat, Fakhiri: ‘Curhat’ Rakyat untuk Perbaikan Pelayanan Pemerintah!
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 11 Des 2025
- visibility 506
- comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Salah satu program baru dibawah pemerintahan Gubernur Matius D Fakhiri yang cukup mendapat perhatian rakyat adalah ‘Bertemu Gubernur Tanpa Sekat’ program yang dimulai sejak Selasa 2 Desember tersebut memberi kesempatan kepada siapa saja untuk menyampaikan curahan hatinya (curhat) secara langsung kepada Gubernur Papua tanpa sekat dan birokrasi yang ribet.
Program ini dilaksanakan sebanyak dua kali dalam seminggu, yakni pada hari Selasa dan Kamis, mulai pukul 13.00 – 15.00 Wit bertempat di lantai 2 kantor gubernur Papua.

Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa kegiatan audiensi antaranGubernur dengan Rakyat ini dibangun sebagai bentuk transparansi pemerintah sekaligus ruang komunikasi terbuka antara pemimpin dan masyarakat.
“Saya ingin masyarakat tahu bahwa kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Papua saat ini tidak sedang baik-baik saja. Banyak yang membawa proposal dan permohonan, tetapi secara struktural dari pusat sampai provinsi memang sudah tidak ada biaya-biaya seperti dulu, termasuk bantuan sosial,” ungkap Fakhiri saat menemui ratusan warga yang memenuhi lantai 2 kantor gubernur Papua, Kamis (11/11/2025).
Meski demikian, Gubernur Papua menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap kebutuhan warga yang sifatnya mendesak.
“Mana yang mendesak akan kami bantu sebisanya, bahkan kalau perlu dari uang pribadi. Contohnya, kebutuhan anak-anak terkait biaya mendesak, itu akan kami prioritaskan,” tegasnya.

“Yang penting adalah apa yang mereka mau curhat. Itu menjadi bagian evaluasi untuk memperbaiki kebijakan agar pelayanan publik semakin baik. Kalau kita menutup diri, itu justru menciptakan jarak antara pemimpin dan masyarakat,” tambahnya.
Selain Gubernur Papua, Nampak hadir juga Inspektur Provinsi Papua dan beberapa pejabat teknis. Gubernur Fakhiri menekankan pentingnya respons cepat dari OPD agar persoalan yang disampaikan masyarakat dapat ditangani langsung di tempat.
“Tadi ada warga yang mengeluhkan soal air. Saya langsung panggil kepala dinas supaya dijawab saat itu juga. Masyarakat harus pulang dengan rasa puas, walaupun kami bukan alat pemuas, tapi kami berusaha memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Gubernur Matius Fakhiri juga berharap keterbukaan yang ia lakukan dapat diikuti oleh para bupati dan kepala OPD di seluruh wilayah Papua.
“Kalau pemimpinnya sudah membuka waktu untuk masyarakat, OPD jangan terlalu kaku. Bantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Melayani rakyat itu wajib,” tutupnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




