Kementrian Perhubungan Gelontorkan Rp3 Milyar untuk Program Mudik Gratis Nataru di Papua
- account_circle topik papua
- calendar_month Sen, 8 Des 2025
- visibility 339
- comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua, Matius D Fakhiri secara resmi meluncurkan Program Layanan Tiket Gratis untuk periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Lounching Kartu Mudik Gratis Nataru di gelar di Kantor Gubernur Papua, Senin (8/12/2025).
Gubernur Fakhiri mengatakan, Program Mudik Gratis Nataru ini merupakan inisiatif nyata pemerintah untuk memastikan seluruh warga Papua dapat pulang dan berkumpul bersama keluarga untuk menikmati natal dan tahun baru tanpa terbebani biaya transportasi.
Dijelaskan Gubernur, Program mudik gratis ini menyediakan total 16.400 kuota penumpang pulang pergi (PP), dengan rincian 10.400 kuota untuk jalur laut dan 6.000 kuota untuk jalur darat.

“Ini sebagai wujud nyata kepedulian kami kepada masyarakat, agar tidak ada lagi warga yang terhalang untuk pulang dan berkumpul bersama keluarga untuk merayakan Nataru,” kata Gubernur Fakhiri.
Menurut Gubernur, Pelaksanaan mudik gratis akan dilakukan serentak pada 17 Desember 2025. Pelepasan keberangkatan akan dilakukan bersamaan dari Pelabuhan Jayapura untuk moda transportasi laut dan darat.
“Dari Pelabuhan Jayapura menuju Pelabuhan Biak, Numfor, Yapen, Waren Waropen, dan Mamberamo Raya. Armada yang disiapkan empat kapal milik PT Belibis Papua Mandiri, Dua kapal melayani rute Jayapura menuju Mamberamo Raya dan Biak. Sementara dua kapal lainnya melayani antar pulau dari Biak, Waren, dan Yapen,” jelasnya.
“Sedangkan moda transportasi darat akan melayani Kabupaten Jayapura, Sarmi, Senggi, Taja, Biak, dan Supiori. Dengan ketersediaan armada DAMRI sebanyak 36 bus,” tambahnya.
Gubernur Matius D. Fakhiri menekankan pentingnya pembagian kartu/tiket mudik gratis ini dilakukan secara adil, tanpa praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN).
“Saya minta kartu mudik gratis ini dibagi dengan adil. Siapapun dia, kalau dia warga Papua dan mau pulang, silakan dilayani dengan baik,” tegasnya.

Gubernur juga berpesan agar seluruh jajaran terkait memastikan informasi mengenai jadwal keberangkatan dan kepulangan disampaikan secara rinci dan jelas kepada masyarakat. Keberangkatan dan kepulangan di luar jadwal yang ditetapkan tidak akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi.
“Program ini didukung oleh dana dari Kementerian Perhubungan sebesar lebih dari Rp3 miliar. Gubernur Fakhiri meminta agar dana tersebut digunakan secara bertanggung jawab dan dapat dipertanggungjawabkan demi keberlanjutan program ini ke depan,” katanya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Papua, Mathius H. Wally mengimbau kepada masyarakat yang berminat dapat mendaftar untuk mendapatkan kartu mudik gratis yang akan diatur secara teknis oleh Dinas Perhubungan Provinsi, Kabupaten, dan Kota.
“Kami akan cantumkan nomor kontak yang bisa dihubungi masyarakat, termasuk akan ada surat edaran gubernur untuk Pemerintah Kabupaten/Kota untuk membantu penyebaran informasi,” ujarnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




