Tingkatkan Perekonomian Rakyat, Kemen UMKM Gelar Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di Jayapura
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 12 Nov 2025
- visibility 281
- comment 0 komentar

Jayapura, topikpapua.com, – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Pemerintah Provinsi Papua menggelar Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di Jayapura, Rabu (12/11/2025).
Acara ini mengangkat tema “UMKM Tangguh Papua Berdaya: Membangun Ekosistem Inklusif dan Berkelanjutan dari Timur Indonesia.”
Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman mengatakan, pelaku usaha mikro di Papua memiliki daya juang luar biasa di tengah tantangan geografis dan sosial ekonomi. Menurutnya, UMKM Papua adalah simbol kemandirian dan ketangguhan bangsa.
Ia menegaskan, pemerintah terus berkomitmen memperkuat pelindungan dan kemudahan bagi pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia. Salah satunya melalui penyelenggaraan festival ini yang menjadi wadah kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
“Kita ingin memastikan pelaku usaha mikro mendapat akses mudah terhadap legalitas, sertifikasi halal, dan perizinan usaha,” ujar Maman. Menurutnya, hal itu merupakan langkah konkret menghadirkan keadilan ekonomi di seluruh wilayah, termasuk di Papua.

Maman menambahkan, banyak pelaku usaha mikro masih menghadapi kendala administratif dan teknis. Karena itu, pemerintah menghadirkan layanan terpadu yang memudahkan proses perizinan dan sertifikasi produk.
“Kami tidak ingin para pelaku usaha terhambat di meja birokrasi. Pemerintah hadir untuk mempermudah, bukan mempersulit,” katanya.
Ia menyebut, hasil kerja kolaboratif lintas sektor mulai menunjukkan hasil positif. “Dalam satu tahun terakhir, pemberian izin dan sertifikasi usaha mikro meningkat hingga 300 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.
Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, mengatakan kegiatan ini sejalan dengan semangat Papua Cerah yang mandiri dan harmonis. Pemerintah Provinsi Papua, kata dia, menempatkan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Hasil nyata dari kolaborasi ini mulai tampak di berbagai sektor. Produk lokal Papua, seperti kopi, sagu, dan minyak kelapa murni, kini mampu menembus pasar nasional bahkan ekspor.
“Kopi Papua sudah sampai ke Jepang dan Belanda. Ini bukti bahwa dari tanah Papua kita bisa menghasilkan produk kelas dunia,” ujarnya.
Namun ia mengingatkan, tantangan pengembangan UMKM di Papua masih besar, terutama dalam aspek sumber daya manusia, infrastruktur, dan inovasi. “Karena itu, pemerintah terus mendorong kolaborasi berkelanjutan agar pelaku usaha mikro bisa tumbuh tangguh dan berdaya saing tinggi,” kata Aryoko.
Dirinya pun memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah pusat lewat kementrian UMKM yang mendukung program pemerintah daerah untuk meningkatkan sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat Papua.
” Tentunya kami pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri, kami juga membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah pusat, BUMN, dan sektor Swasta lainnya untuk memberikan dukungan kepada para pengusaha mikro yang ada di Papua. Kolaborasi ini tentunya akan sangat membantu masyarakat kecil yang ingin berwirausaha walaupun memiliki modal yang terbatas,” pungkas Aryoko. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




