Perbaiki Layanan Kesehatan, Gubernur Fakhiri Siap Mutasi Manajemen RS Pemerintah
- account_circle topik papua
- calendar_month Sen, 3 Nov 2025
- visibility 669
- comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Provinsi Papua, Matius D Fakhiri menegaskan bahwa salah satu program prioritas diawal masa kepemimpinannya adalah memperbaiki layanan kesehatan di Papua. Dirinya akan memastikan masyarakat Papua akan mendapatkan layana kesehatan yang maksimal.
Menurut dia, selama ini layanan kesehatan kepada masyarakat dari rumah sakit pemerintah buruk, hal itu dilihat dan didengar langsung ketika dirinya melakukan kampanye di daerah kala itu.
“Saya kemaren waktu masa kampanye keliling ke 9 kabupaten/kota di Papua dan saya lihat secara langsung, dengar langsung dari masyarakat bahwa layanan kesehatan di Rumah sakit maupun puskesmas milik pemerintah sangat buruk. Saya tidak mau masyarakat diabaikan, dan itu sudah saya bicara berulang kali, dan itu tanggung jawab pemerintah,” Tegas Fakhiri diruang kerjanya, Senin (3/11/2025).
Dirinya pun memastikan management di rumah sakit pemerintah yang selama ini dinilai bobrok akan dibenahi secara menyeluruh tanpa terkecuali.
” Laporan yang saya terima penyebabnya adalah management yang bobrok di rumah sakit pemerintah dan itu bagian yang kami akan benahi,” ujar Gubernur.
Gubernur juga memastikan pelayanan kesehatan yang buruk tidak akan ada lagi, oleh karena itu, dirinya memerintahkan tim mengaudit rumah sakit pemerintah yang ada.
“Audit sedang jalan, saya pastikan satu atau dua hari ke depan akan ada direktur rumah sakit yang saya ganti, plus semua managementnya,” tegas Gubernur.
Dirinya kembali mengingatkan, kepada rumah sakit pemerintah untuk tidak mempersulit masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Masyarakat yang datang berobat dilayanin dulu, jangan tanya mana, ini mana itu, mana BPJS, mana rujukan dan lain-lain. Saya tegaskan untuk layanin dulu, barang itu nanti urus dibelakangan setelah masyarakat terlayani. Saya tidak mau masyarakat diabaikan, dan itu sudah saya bicara berulang kali, dan itu tanggung jawab pemerintah,” tegas mantan Jenderal Polisi Bintang tiga ini. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




