Bentrok TNI VS POLRI di Mambra, 3 Anggota Meninggal Dunia
- account_circle topik papua
- calendar_month Ming, 12 Apr 2020
- visibility 6.245
- comment 0 komentar

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel CPL Eko Daryanto dan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Achmad Mustofa Kamal / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Kabar duka datang dari Kabupaten Membramo Raya, Minggu 12 April 2020 pukul 07.40 Wit di laporkan terjadi bentrok antara anggota Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3-Kostrad dengan anggota Polres Mamberamo Raya. Akibat kesalahpahaman tersebut 3 orang anggota Polri meninggal dunia.
Berdasarkan rilis yang Redaksi Topik Terima dari Bagian Humas Polda Papua, Minggu (12/04/20) siang, Dilaporkan kejadian naas tersebut terjadi di jalan Pemda I Kampung Kasonaweja Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya.
“Telah terjadi kesalahpahaman antara oknum anggota Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3-Kostrad dengan anggota Polres Mamberamo Raya. Akibat kesalahpahaman tersebut 3 orang anggota Polri meninggal dunia, Yaitu Briptu Marcelino Rumaikewi, Briptu Alexander Ndun dan Bripda Yosias, “Jelas Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Achmad Mustofa Kamal.
Atas kejadian tersebut di laporkan juga dua anggota Polri lainnya terluka, “Lima anggota Polri saat ini telah berada di RS Kawera Kasonaweja untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif,”Kata Kamal.
Berikut Identitas Korban:
- Briptu Marcelino Rumaikewi NRP 94030885 anggota Sat Reskrim Polres Mamberamo Raya, mengalami luka tembak pada leher bagian kanan sebanyak 1 kali (Meninggal Dunia)
- Bripda Yosias Dibangga NRP 99040613 anggota Sat Sabhara Polres Mamberamo Raya, mengalami luka tembak pada bagian leher kiri 1 kali (Meningga Dunia).
- Briptu Alexander Ndun anggota Reskrim Polres Mamberamo Raya, mengalami luka tembak pada paha kiri (meninggal dunia).
- Bripka Alva Titaley anggota Reskrim Polsek Mamteng, mengalami luka tembak pada paha kiri sebanyak 1 kali. (dalam perawatan)
- Brigpol Robert Marien anggota SPKT mengalami luka tembak pada punggung belakang sebanyak 3 kali. (dalam perawatan)
Sementara itu Pasca bentrok, Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel CPL Eko Daryanto mengaku hingga kini pihaknya telah memerintahkan Danramil dan Danpos Satgas unttuk memberikan arahan ke Anggota Satgas 755/Yalet untuk standby di Pos.
“ Kami juga sudah koordinasi dengan Pabung, Kabag Sumda, Kasat Intelkam dan Kapolsek Mamberamo agar terus memberikan arahan agar Anggota Polres Mamberamo Raya standby di Polsek Mamberamo Tengah, “Kata Kolonel Eko.
Saat ini di laporkan juga bila Pangdam XVII/Cenderawasih maupun Kapolda Papua sedang menurunkan Tim Gabungan untuk melakukan penyelidikan di TKP dalam rangka mendapatkan keterangan, fakta-fakta kronologis yang sebenarnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




