Kunjungan Perdana ke Distrik Gamelia, Dandim Tebar Pesan Spiritual di Konferensi Ke-III DPBWP 2022
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 14 Okt 2022
- visibility 126
- comment 0 komentar

Rombongan Dandim Jayawijaya dan Bupati di Distrik Gamelia/ist
Wamena, Topikpapua.com, – Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Cpn Athenius didampingi Pasiops Kapten inf Romadlon menghadiri Konferensi Departemen Pemuda Baptis West Papua (DPBWP) tahun 2022 yang mengusung tema “Pemuda Baptis Bangkit, Mandiri untuk Bersinar” yang berlangsung di wilayah Danime, Distrik Gamelia, Kabupaten Lanny Jaya, Rabu (12/10/2022).
Hadir dalam pembukaan konferensi yakni Presiden GIDI Papua Pdt Dorman Wandikbo, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, serta Bupati Lanny Jaya.
Kedatangan rombongan disambut meriah oleh Kepala Distrik Gamelia Uragame dan Kepala Kampung Wanius Tabuni beserta seluruh masyarakat Distrik Gamelia yang hadir dalam acara tersebut.
Acara konferensi ini juga diisi dengan acara bakar batu, yang merupakan kegiatan khas di wilayah pegunungan Papua.
Athenius mengaku bahwa kunjungannya ke Distrik Gamelia merupakan yang perdana sejak ia menjabat sebagai Dandim.
“Baru pertama kali ini saya berkesempatan datang ke Distrik Gamelia ini. Saya sangat terkesan dengan penyambutan yang luar biasa dari jemaat dan masyarakat di Danime,” akunya.
Ia pun berpesan kepada para pemuda, untuk selalu membawa Tuhan di dalam hati, merebut hati Tuhan, dan janga mudah terpengaruh oleh orang lain yang tidak bertanggungjawab dengan segala isu dan kepentingan.
Di tempat yang sama Bupati Lanny Jaya mengucapkan selamat datang kepada Bupati Jayawijaya dan Dandim 1702/JWY guna menghadiri kegiatan Konferensi ini.
“Selamat datang di Kabupaten Lanny Jaya, dimana wilayah tempat kita melangsungkan kegiatan Konferensi pada saat ini adalah salah satu tempat Baptis di Provinsi Papua. Saya berharap agar Konferensi berjalan dengan baik, dan apa yang dikehendaki agar disampaikan dalam konferensi ini, sehingga pihak pemerintah akan mendukung sepenuhnya kegiatan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden GIDI Pendeta Dorman Wandikbo yang bertindak sebagai pengkhotbah berkisah dulunya di lembah-lembah ini terdapat kerajaan-kerajaan, yang mana setiap kegiatan dan acara di lembah ini merekalah yang menentukan.
“Tapi sekarang ini dengan kehadiran Tuhan, maka sekarang di sini cuma ada nama Tuhan, tidak ada nama-nama lain,” ujarnya
Lanjut Dorman, jika nama Tuhan selalu digaungma. di bumi Papua, maka dengan nama itu menyadarkan bahwa manusia adalah ciptaan Tuhan.
“Saya berharap kepada para pemuda generasi penerus West Papua jangan pernah melanggar ajaran Tuhan, dimana Tuhan telah mengajarkan ajaran terbaiknya di west Papua yang sangat kita cintai ini,” tutupnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


