Sertijab Gubernur Papua, MDF : Masyarakat Harus Sejahtera dan Harmoni
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 10 Okt 2025
- visibility 695
- comment 0 komentar

Jakarta, Topikpapua.com, – Setelah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua pada Rabu 8 Oktober 2025, Gubernur Matius D Fakhiri dan Wakil nya Aryoko Rumaropen langsung bergerak menuju gedung Mendagri guna menggelar acara Serah terima Jabatan (Sertijab).
Upacara Sertijab Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Lantai III Gedung C, Kantor Kemendagri Jakarta Pusat.
Serah terima jabatan dilaksanakan dari Penjabat Gubernur Agus Fatoni kepada Gubernur definitif Mathius Fakhiri dan Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen.
Dalam sambutannya, Pj Gubernur Papua Agus Fatoni menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memungkinkan seluruh proses transisi kepemimpinan berjalan lancar, aman, dan damai.
“Walaupun saya tidak dilahirkan di Papua, tapi saya lahir untuk Papua. Saya bangga menjadi bagian dari Papua, dan saya yakin melalui kepemimpinan Bapak Mathius Fakhiri dan Bapak Aryoko Rumaropen, Papua akan melangkah menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera,” ungkap Agus Fatoni.
Agus Fatoni kemudian menguraikan tiga amanat utama yang diberikan oleh Menteri Dalam Negeri selama masa jabatannya, yaitu pertama Mengawal Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 6 Agustus lalu, yang tercatat sebagai salah satu Pilkada paling aman dan sukses dalam sejarah Papua.
” Kedua saya ditugaskan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan keuangan daerah, dengan menekankan efisiensi anggaran, peningkatan kinerja ASN, serta penataan jabatan yang profesional,” ujarnya.
Ketiga, lanjut Fatoni, Mendorong pengembangan IPDN Regional Papua sebagai pusat pendidikan dan pelatihan pemerintahan di Tanah Papua.
“Saya bersyukur dalam kinerja kurang lebih 90 hari lebih di Provinsi Papua , saya menyaksikan bahwa demokrasi berjalan dengan damai. Ini bukti bahwa masyarakat Papua telah dewasa dalam berdemokrasi dan menjadi teladan bagi daerah lain,” ungkap Fatoni.
Sementara itu, Gubernur Papua Mathius Fakhiri didampingi Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah menjaga stabilitas politik dan sosial selama masa transisi pemerintahan.
Ia menegaskan komitmennya untuk membangun Papua secara inklusif, transparan, dan kolaboratif, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan politik.
“Tidak ada lagi pasangan calon atau tim sukses, Sekarang hanya ada satu Gubernur dan Wakil Gubernur Papua. Mari kita bangun Tanah Papua bersama demi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Fakhiri juga menekankan pentingnya tata kelola keuangan daerah yang bersih dan akuntabel, memastikan setiap rupiah yang dikelola pemerintah digunakan untuk kepentingan rakyat.
“Kami berkomitmen membangun pemerintahan yang bersih, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya.
Dengan semangat estafet kepemimpinan yang berkelanjutan, Gubernur Fakhiri optimistis bahwa Papua kini memasuki era baru pembangunan yang menekankan kesejahteraan rakyat, pemerataan ekonomi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia berharap, Provinsi Papua yang merupakan wilayah paling timur Indonesia ini akan tumbuh sejajar dengan daerah lain, dengan masyarakat yang damai, sejahtera, dan penuh harmoni.
“Masyarakat Papua harus sejahtera dan Harmoni, Mari kita melangkah bersama menuju Papua yang lebih maju, transparan, dan berdaya saing tinggi,” tutup Gubernur Fakhiri. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




