Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Tegur Kelompok Pemabuk, Seorang Pria di Keroyok Hingga Tewas

Tegur Kelompok Pemabuk, Seorang Pria di Keroyok Hingga Tewas

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
  • visibility 441
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Tidak semua niat baik di balas dengan kebaikan, itulah yang dialami oleh Steven Septean Meage, warga Jalan Kedamaian Kotaraja Grand. Steven tewas di keroyok oleh delapan orang karena tidak terima ulah ugal-ugalan mereka di tegur Steven.

Kapolres kota Jayapura, Akbp Gustav R Urbinas, saat di konfirmasi Redaksi Topik terkait berita ini mengatakan pengeroyokan yang mengakibatkan Steven tewas terjadi pada hari jumat 15 februari lalu.

“ iya jadi saat itu ada sekelompok pemuda yang mabuk dengan mobil dan melintas di kompleks kotaraja grand, karena ulah kelompok itu berisik korban lalu menegur mereka, namun saat di tegur mereka tidak terima dan langsung mengeroyok korban bersama dua teman nya, “ jelas Kapolres, Selasa (19/02/19).

Lanjut Kapolres, setelah puas mengeroyok korban, kelompok pemuda tersebut langsung pergi meninggalkan korban. Satu dari tiga korban yakni Steven Septean Meage dilarikan di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“dari tiga korban tersebut, salah satunya yakni Steven Septean Meage yang mengalami luka cukup parah, setelah di rawat sehari di rumah sakit, Steven akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.

Mantan Kapolres Jayapura ini pun menjelaskan bahwa, setelah menerima laporan polisi yang dilaporkan salah satu korban, Tim Opsnal Polsek Abepura dibackup Tim Charli dan Jatanras Polda Papua berhasil membekuk ketujuh pelaku.

“Dari tujuh orang, lima orang  sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni RH, IF, RR Alias DUL, SB Alias Braken, MKA alias Rio, sedangkan AS dan ANG masih berstatus saksi.  sedangkan satu pelaku menurut infomasi telah berada di Kabupaten Sarmi,” terang Akbp Gustav.

Saat ini kelima pelaku telah mendekam dibalik jeriji besi untuk mempertangung jawabkan perbuatanya. Sementara satu pelaku lainnya masih dalam proses pengejaran.  (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kewajiban Pelaku Usaha di Sentani Selama PSDD

    Ini Kewajiban Pelaku Usaha di Sentani Selama PSDD

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com –  Bupati Jayapura, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan, Pemkab telah mengeluarkan surat edaran nomor 440/97/SE/Set  tentang Ketentuan Standar Protokol Kesehatan Dalam Dunia Usaha Bidang Ekonomi di Kabupaten Jayapura. Edaran tertanggal, 14 Juli 2020  mengacu pada Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD) dan Relaksasi di era New Normal, agar berjalan efektif sesuai standar protokol […]

  • Kapolda Papua dan 21 Pati Polri Terima Bintang Bhayangkara Pratama

    Kapolda Papua dan 21 Pati Polri Terima Bintang Bhayangkara Pratama

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com – Sebanyak 22 perwira tinggi atau pati Polri menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pemberian tanda kehormatan itu dilakukan di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2023). “Kami menggelar upacara penganugerahan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama diberikan kepada 22 Pati Polri,” kata Sigit dalam […]

  • Hendak Antar Penumpang, Tukang Ojek Ditembak OTK di Jembatan Kali Ilame Puncak

    Hendak Antar Penumpang, Tukang Ojek Ditembak OTK di Jembatan Kali Ilame Puncak

    • calendar_month Sel, 5 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –Seorang tukang ojek bernama Jusalim (48) ditembak orang tak dikenal (OTK) saat melintas di Jembatan Permanen Kali Ilame, Kampung Wako, Puncak, Papua, Senin (4/10/2021). Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakan Kamal, kronologi penembakan berawal sekira pukul 16.00 WIT, dimana korban menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX berwarna Merah-Hitam. […]

  • Ini Pengakuan Kasat Reskrim Keerom Setelah Rumahnya Dibobol Maling

    Ini Pengakuan Kasat Reskrim Keerom Setelah Rumahnya Dibobol Maling

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.607
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Kasat Reskrim Polres Keerom, Iptu Bertu Haridika Eka Anwar, membenarkan soal insiden pencurian yang terjadi di rumahnya, Sabtu (05/06/20) lalu. “Mereka masuk lewat jendela dengan cara membobol,” kata Iptu Bertu kepada Redaksi Topik, via whatsapp, Selasa (07/06/20) malam Ia mengaku berapa barang berhasil dibawa pencuri termasuk senjata api. “ Dompet dengan uang […]

  • Dua Pedagang di Wamena Dianiaya OTK

    Dua Pedagang di Wamena Dianiaya OTK

    • calendar_month Sen, 27 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Pasca kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya yang terjadi Kamis (23/2/2023) lalu. Kini, dua kasus penganiayaan tehadap warga dikabarkan kembali terjadi di dua tempat berbeda dalam waktu yang berdekatan, yakni Minggu (26/2/2023) malam. Penganiayaan yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) itu, menyebakan dua warga tersebut mengalami luka dan tengah mendapatkan perawatan medis. Kabid […]

  • Dua Hari Jelang Penentuan Status New Normal, Penambahan Kasus Positif di Papua Masih Tinggi

    Dua Hari Jelang Penentuan Status New Normal, Penambahan Kasus Positif di Papua Masih Tinggi

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.299
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Dua hari kedepan, Pemerintah Provinsi Papua akan mengumumkan apakah Papua akan menerapkan status New Normal atau masih akan memperpanjang status PSDD. Hingga kini berdasarkan data yang di terima Redaksi Topik dari Satgas Covid-19 Papua, dilaporkan masih ada penambahan kasus positif sebanyak 11 kasus. “ Hari ini kita ada penambahan 11 kasus positif, […]

expand_less