Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Viral Polisi Aniaya Warga Sipil di Biak, Kapolda Papua : Tindak Tegas Pelaku Kekerasan! 

Viral Polisi Aniaya Warga Sipil di Biak, Kapolda Papua : Tindak Tegas Pelaku Kekerasan! 

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 26 Jul 2024
  • visibility 442
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Beredar video pemukulan seorang warga sipil oleh oknum anggota polisi saat berorasi di depan Kantor Kepolisian Resor Biak Numfor menjadi atensi khusus Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Mathius D. Fakhiri.

Fakhiri menegaskan, dirinya sudah perintahkan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Papua untuk segera telusuri kasus itu dan mengambil tindakan tegas.

“Saya sudah perintahkan Kadiv Propam untuk tangani kasus itu,” kata Fakhiri melalui sambungan telepon seluler, Jumat (26/7/2024).

Selain meminta Kadiv Propam, Fakhiri juga meminta Komnas HAM Papua untuk turun langsung ke Biak Numfor menyelidiki, guna mengetahui penyebab pasti orasi yang berujung pada pemukulan.

“Saya sudah minta ini diselesaikan secara baik, agar tidak dipelintir oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Kapolres Biak Numfor AKBP Arie Trestiawan, melalui Kasi Humas Polres Biak Ipda Joko Susilo mengatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah pemeriksaan secara internal terhadap oknum polisi yang diduga melakukan kekerasan terhadap salah satu warga masyarakat yang melakukan orasi tunggal itu.

“Polres sudah mengambil langkah-langkah pemeriksaan internal kepada yang bersangkutan. Kapolres melalui Wakapolres telah memberikan hukuman tindakan indisipliner kepada oknum tersebut. Kami tidak ingin institusi ini mendapatkan citra yang buruk di hadapan masyarakat,” kata Joko.

Ia menegaskan, apabila pihak korban merasa tidak terima dengan perlakuan tersebut, Polres Biak Numfor memberikan kesempatan kepada korban untuk melaporkan secara tertulis, dan bisa langsung ke Mapolres Biak untuk melaporkan kejadian yang dialami. Tentunya tindakan hukum selanjutnya akan di lakukan.

“Kejadian ini, sebenarnya terjadi pada Jumat (12/7/2024) sekitar pukul 10.30 WIT, saat anggota melakukan persiapan pelaksanaan penjemputan dan pelepasan jabatan Kapolres Biak Numfor, dengan jadwal latihan tradisi upacara pedang pora,” jelasnya.

Ia mengatakan Polres Biak Numfor menerima semua jenis kritikan, masukan dan juga saran dari masyarakat. Namun memang, tidak dengan melakukan aksi yang justru mengganggu ketertiban dan kenyamanan publik.

“Kritik bagus, tapi caranya kurang elegan. Kalau mau kita bisa menerima masukan dengan menyurat resmi, untuk aturan menyampaikan pendapat di muka umum, semua ada prosedurnya, orasi itu single orasi, dan tidak ada pemberitahuan, dan orang lain menyaksikan, secara spontan anggota tidak menerima tindakan seperti itu, jika memang ingin menyampaikan bisa datang baik-baik akan kita terima masukannya,” katanya.

Jika memang ada hal yang berkaitan dengan saran dan masukan, serta kritik, Polres Biak tidak anti kritik dan bisa menyampaikan secara langsung serta bermartabat.

Terkait adanya pelemparan, diakui memang ada lemparan ke arah yang menyampaikan orasi oleh oknum anggota. Namun, tidak ada batu yang berukuran besar.

“Itu spontanitas, hanya kerikil kecil, tidak ada batu besar di sini, itu juga spontan, karena dalam kondisi panas dan saat itu sedang latihan, mereka diganggu dengan orasi seperti itu,” katanya.

Dalam video tersebut, terlihat dua orang anggota keluar berlarian menghampiri warga yang sedang melakukan orasi tunggal menggunakan pengeras suara. Satu orang diantaranya berupaya untuk melerai emosi berlebih dari satu oknum polisi tersebut.

Terpisah, Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua, Fritz Ramanday mengatu telah dihubungi Kapolda Papua untuk menyelidiki kasus pemukulan seorang warga oleh oknum anggota polisi di Biak.

“Ia benar, kami sudah diminta pak Kapolda untuk menyelidiki kasus itu.” Kata Ramandey.

Menurut ia, pihaknya akan mokitor melalui Kadiv Propam untuk perkembangan kasua itu.

“Kami memang belum memutuskan untuk turun ke Biak, tapi tugas yang paling terpenting adalah memonitoring perkembangan penyelidikan yang dilakukan Propam terhadap oknum anggota yang melakukan penyerangan,” ujarnya.

Ramandey menilai, sebenarnya apa yang dilakukan korban adalah hal yang baik karena ingin menyampaikan hal-hal buruk yang memang perlu keterlibatan polisi untuk menangani itu.

“Kenapa polisi harus melakukan kekerasan, itukan tidak seharusnya dilakukan,” tegasnya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danrem Jo Sembiring Gandeng Pegiat Medsos Promosikan Potensi Wisata Papua

    Danrem Jo Sembiring Gandeng Pegiat Medsos Promosikan Potensi Wisata Papua

    • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Media sosial dikenal sebagai sarana yang paling tepat dan efektif untuk mempromosikan sesuatu. Hal ini disadari oleh Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring sehingga berinisiatif menggandeng Influencer dan Youtuber Papua untuk mengangkat potensi wisata di bumi cenderawasih ini. “Ini adalah pertemuan awal kita dengan mereka (Influencer dan Youtuber). Saya pikir komunitas ini […]

  • Menang Tipis Atas Deltras FC, Persipura Kokoh di Puncak Klasmen

    Menang Tipis Atas Deltras FC, Persipura Kokoh di Puncak Klasmen

    • calendar_month Ming, 18 Sep 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Persipura Jayapura makin kokoh di puncak klasmen wilayah timur Liga 2 Indonesia setelah menang tipis atas tamunya Deltras Sidoarjo FC di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Minggu (18/9/2022). Satu-satunya gol kemenangan klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut dicetak olah Ramai Rumakiek pada menit 23. “Kami bersyukur bisa mendapat tiga poin sehingga kami tetap berada […]

  • Gubernur Papua : Tidak ada Lockdown, Hanya Pembatasan Sosial

    Gubernur Papua : Tidak ada Lockdown, Hanya Pembatasan Sosial

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 13.369
    • 6Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua, Lukas Enembe menegaskan bila pemerintah daerah Papua tidak akan melakukan Lockdown terkait pencegahan penyebaran virus corona di Papua. Hal tersebut di tegaskan Gubernur Enembe usai menggelar rapat bersama  Forkompinda dan Kepala Daerah yang di gelar di Gedung Negara, Selasa (24/03/20) petang. “Tidak ada lock down, hanya pembatasan sosial ya.., kita […]

  • Dua Tahun Berdiri, Akhirnya Masjid AN-Nur Gelar Sholat Ied Secara Mandiri

    Dua Tahun Berdiri, Akhirnya Masjid AN-Nur Gelar Sholat Ied Secara Mandiri

    • calendar_month Rab, 5 Jun 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.082
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sejak diresmikan oleh Bapak Walikota Jayapura  pada 11 November 2017 silam, baru tahun ini jemaah Masjid AN-Nur Perumahan Permata Indah di Kelurahan Asano, Distrik Abepura, Kota Jayapura menggelar shalat idul fitri 1440 H secara mandiri. Sebelumnya Jamaah Masjid AN-Nur mengikuti sholat Ied di lapangan Brimob dan tempat lainnya, mengingat daya tampung Masjid […]

  • Dikunjungi Bupati Romanus, Masyarakat Kampung Buti Curhat Soal Pekerjaan dan Batas Wilayah

    Dikunjungi Bupati Romanus, Masyarakat Kampung Buti Curhat Soal Pekerjaan dan Batas Wilayah

    • calendar_month Rab, 2 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Merauke, Topikpapua.com, – Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengunjungi masyarakat adat Marind di Kampung Buti, Kelurahan Samkai, Rabu (02/02/2022). Dalam kunjungan tersebut Bupati Romanus menerima sejumlah aspirasi, salah satunya soal beberapa anak asli Marind dari kampung tersebut yang telah menyelesaikan pendidikan, namun masih sulit mencari pekerjaan. “Karena itu tadi saya perintahkan kepala kelurahan untuk mendata anak-anak […]

  • Jumaidi Bocah “Ajaib” yang Selamat dari Kecelakaan Pesawat Jalani Operasi Limpa

    Jumaidi Bocah “Ajaib” yang Selamat dari Kecelakaan Pesawat Jalani Operasi Limpa

    • calendar_month Sab, 6 Okt 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 906
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Jumaidi bocah 12 tahun satu dari 9 penumpang pesawat dimonim air PK-HVQ yang selamat dari kecelakaan maut di gunung Mewuk, pegunungan bintang saat ini masih terbaring lemah dan di rawat intensif di rumah sakit Bhayangkara, kotaraja Jayapura. Berdasarkan pantauan nokenlive.com di ruangan cenderawasih 2 RS Bhayangkara tempat jumaidi di rawat, kondisi bocah […]

expand_less