KKB Sandera 3 Tukang Ojek di Puncak Jaya
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 25 Apr 2023
- visibility 146
- comment 0 komentar

Ilustrasi sandera/ist
Mulia, Topikpapua.com – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya, Papua Tengah dilaporkan menyandera tiga tukang gojek pada hari selasa, (24/4/2023).
Danrem 173/Praja Vira Braja, Brigjen Sri Widodo mengatakan ke tiga tukang ojek tetsebut disandera di kampung Balinggup, Distrik Mewulok, Kabupatrn Puncak, Papua Tengah.
“Benar ada penyanderaan disana (Mewulok) dan saat ini kita sedang upayakan negoisiasi agar ketiga tukang ojek itu bebaskan,” ungkap Brigjen Sri Widodo, Senin malam.
Sri menerangkan identitas ke 3 tukang ojek yang disandera yaitu Bomba, Herman dan Yusup. Mereka disandera usai mengantar penumpang ke Distrik Mewoluk pada Senin siang sekitar pukul 14.30 WIT.
“Awalnya sekitar pukul 13.05 WIT ketiga tukang ojek itu bersama-sama mengantar penumpangnya dari Kota Mulia menuju Distrik Mewoluk. Lalu sekitar pukul 14.05 WIT mereka menurunkan penumpangnya di Kampung Balinggup, ketiganya lalu dihadang oleh orang tak dikenal dan menyandera mereka sekitar pukul 14.30 WIT,” jelasnya.
Brigjen Sri menambahkan, usai peristiwa penghadangan itu, kemudian informasinya menyebar ke beberapa tulang ojek. Lantas sekitar pukul 15.50 WIT pihak keluarga yang mengetahui informasi itu langsung melaporkannya ke Polres Puncak Jaya.
“Jajaran kami juga langsung ikut melakukan pendalaman atas kejadian itu. Hingga sampai pukul 20.10 WIT, kami masih mendapat laporan bahwa ke 3 tukang ojek itu masih disandera di Diatrik Mewoluk,” ujarnya.
Sri menegaskan rencananya besok, Selasa (25/4) pemerintah daerah melalui Kepala Distrik Mewoluk akan melakukan koordinasi dengan beberapa tokoh masyarakat, guna meminta agar ke 3 tukang ojek tersebut dibebaskan. Diharapkan pula agar Pemda ikut berkoordinasi dengan simpatisan yang menyandera.
Dirinya menduga pelaku penyandera adalah simpatisan dari KKB kelompok Teranus Enumbi,” Tujuannya kami duga guna mencari dana untuk kepentingan mereka. Kami harapkan Pemda setempat bisa berkoordinasi dengan para simpatisan mereka, guna membebaskan ketiga tukang ojek tersebut,” pungkas Danrem Widodo. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




