Danrem Sebut Aksi Keji KST adalah Tindakan Pengecut
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 10 Mar 2023
- visibility 83
- comment 0 komentar

Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring/ist
Jayapura, Topikpapua.com,- Tim gabungan TNI Polri terus melakukan pencarian keberadaan Pilot Susi Air Capt Philip Mark Marhtens di wilayah Nduga dan sekitarnya, serta ke wilayah lainnya.
Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring selaku Dankolaksops TNI mengatakan, pencarian pilot masih berlangsung dan berkolaborasi dengan semua pihak.
“Sampai saat ini diperoleh indikasi KST Egianus Kogoya berupaya memecah konsentrasi aparat keamanan dan posisinya berpindah-pindah. Kita juga sudah bisa memecah kekuatan KST untuk tidak bersatu,” katanya di Jayapura, Jumat (10/3/2023).
Pihaknya juga melakukan komunikasi sosial dan pembinaan teritorial serta penyelidikan dari kepolisian, di beberapa wilayah yang pernah menjadi persinggahan KST Egianus Kogoya.
Bahkan, Danrem kembali menegaskan hasil investigasi di Yahukimo bahwa kelompok-kelompok KST di Yahukimo ada yang merupakan pecahan dari KST Egianus Kogoya.
“KST ini sengaja melakukan aksi agar konsentrasi apkam terbagi-bagi tidak hanya fokus mencari KST Egianus Kogoya san sengaja memutar balikkan fakta. Oleh karenanya Bapak Pangdam XVII/Cenderawasih telah menekankan kepada satuan jajaran agar melakukan deteksi dini, cegah dini dan aksi dini terkait upaya KST dalam provokasi dan memutar balikkan fakta,” ungkapnya.
“Saya tegaskan tugas TNI dan Polri sama saja yaitu menciptakan rasa aman di masyarakat. Dan kegiatan yang dilakukan aparat adalah sesuai dengan tugas pokok TNI,” imbuhnya.
Berkaitan dengan aksi teror Egianus Kogoya yang terus berlanjut, Danrem pun mengimbau kepada masyarakat agar berani melapor kepada aparat keamanan apabila ada kelompok KST masuk ke kampung dengan memanfaatkan alat komunikasi yang ada di desa dan distrik.
“Jadi masyarakat jangan takut dan melaporkan kepada aparat keamanan,” katanya.
Masih dikatakan Danrem, menyoroti bagaimana kelompok Elkius Kobak awalnya merasa bangga karena tidak membunuh warga sipil seperti Egianus Kogoya, namun kenyataannya beberapa hari lalu Kamis (9/3) sudah membunuh dua warga sipil di Yahukimo.
“Bahwa KST Egianus Kogoya pernah memviralkan video mengancam saya untuk tidak memasuki Aluguru karena akan pulang tinggal nyawa. Maka sampaikan kepada KST Egianus Kogoya buktikan omongannya bahwa Aluguru sudah dikuasi dan duduki Tim Gabungan TNI Polri,” tuturnya.
“Saya sampaikan kepada KST Egianus Kogoya dan Elkius Kobak dkk jangan bunuh masyarakat, kalau mau bertempur, ya cari yang sepadan. Karena masyarakat hidup untuk bekerja memenuhi nafkah keluarganya,” tegas Danrem. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




