Kunjungi Keluarga Korban Penembakan di Merauke, Sekda Papua Berikan Dana Santunan
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 24 Agu 2022
- visibility 84
- comment 0 komentar

Sekda Papua M Ridwan Rumasukun saat menyerahkan bantuan kepada keluarga nahkoda Kapal Calvin 02, Sugeng yang ditembak petugas keamanan patroli laut PNG/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua Lukas Enembe melalui Sekda Ridwan Rumasukun menyerahkan santunan bagi keluarga nahkoda Kapal Calvin 02, Sugeng, yang ditembak aparat keamanan kapal patroli laut Papua Nugini (PNG).
Penyerahan bantuan dilakukan di rumah duka di Jalan Natuna, Merauke, Rabu (24/8/2022). Turut hadir dalam penyerahan bantuan yaitu Wakil Bupati Merauke Riduwan,Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri Papua Suzana Wanggai serta pejabat pemda setempat.
Rumasukun dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan bela sungkawa yang mendalam atas nama Gubernur, pribadi serta seluruh mssyarakat Papua. Ia berharap pihak keluarga dapat bersabar dalam menghadapi permasalahan tersebut.
“Bapak gubernur menyampaikan permohon maaf tidak bisa hadir dan menugaskan saya dan kepala badan perbatasan (menyerahkan santunan). Beliau (Gubernur,red) sampaikan turut berduka yang mendalam,” katanya.
“Ibu dan keluarga mohon sabar dan memang musibah yang dihadapi tidak bisa dikembalikan. Harus kuat karena ada anak-anak (yang harus dinafkahi), semoga kedepan menjadi anak yang berguna bagi keluarga juga bagi bangsa dan negara,” imbuhnya.
Tak hanya memberikan santunan bagi keluarga korban, Gubernur Papua melalui Kepala BPPKLN Papua Suzana Wanggai juga menyerahkan santunan bagi delapan ABK yang turut hadir di rumah duka.
Sementara itu, Agus Forsiana (kakak ipar korban) mewakili Janda Nursam Siati meminta keadilan dan berharap pemerintahan dari tingkat pusat hingga daerah, untuk serius menuntaskan insiden tersebut.
“Kita minta pemerintah bisa menindaklanjuti kasus ini, karena berkaitan dengan masalah kemanusiaan. Memang disisi lain kita mengaku salah, karena kita masuk wilayah perairan negara lain. Namun kita sayangkan ada nyawa yang hilang. Jadi, kita dari pihak keluarga minta agar ini diusut sesuai hukum yang berlaku supaya ada keadilan,” ucap Agus.
Kepala BPPKLN Papua Suzana Wanggai mengatakan masih ada dua kapal yang kini dalam pencarian oleh pihak patroli laut Indonesia. Dua kapal yang sebelumnya berlayar bersama dengan Kapal Calvin 02, diduga ditahan oleh pihak patroli perbatasan PNG untuk diproses secara hukum setempat karena melanggar batas wilayah laut.
“Saat ini pihak kementerian luar negeri sedang berkomunikasi dengan Pemerintah PNG untuk mengecek keadaan para awak kapal yang ditahan pihak keamanan negara tetangga tersebut,” ungkap Suzana.
Sebagaimana diberitakan sebelumya nakhoda Kapal Calvin 02 asal Merauke tewas ditembak patroli keamanan PNG, Senin (22/8/2022).
Nahkoda Sugeng meninggalkan istri dan 3 orang anak. Almarhum kesehariannya bekerja sebagai nelayan yang juga Nahkoda Kapal Kalvin 02. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




