Siapkan SDM Unggul, Gubernur Fakhiri Lanjutkan Program Beasiswa Hingga Tahun 2027
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 1 Apr 2026
- visibility 660
- comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, — Pemerintah Provinsi Papua memastikan program beasiswa bagi anak-anak Papua tetap berlanjut, bahkan setelah masa administratif program berakhir pada 2026. Kebijakan ini diambil untuk menjamin keberlangsungan studi ratusan mahasiswa yang masih menempuh pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri.
Kepala Dinas Pendidikan Papua, Mathius Madlama, mengungkapkan hingga 2026 terdapat 117 mahasiswa Papua yang belajar di sembilan negara, serta 499 mahasiswa lainnya menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi dalam negeri.
“Program Sekolah Unggulan Papua memang berakhir 31 Desember 2026, tetapi masih ada sekitar 255 mahasiswa yang masa studinya sampai 2027,” kata Madlama usai bertemu Gubernur Fakhiri di Kota Jayapura, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, pemerintah tidak akan melepas tanggung jawab terhadap mahasiswa yang belum menyelesaikan studi. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Fakhiri, yang menekankan pentingnya investasi sumber daya manusia.
“Bapak Gubernur berkomitmen mendukung mereka hingga lulus, karena Papua membutuhkan SDM unggul untuk membangun daerahnya sendiri,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari mitra pendidikan, salah satunya Papua Hope Language Institute di Sentani. Perwakilannya, Poni Blezia, menjelaskan bahwa keberhasilan studi mahasiswa Papua tidak hanya ditentukan kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan mental dan karakter.
“Selama tujuh tahun, kami telah mengirim banyak pelajar ke luar negeri. Dari 47 siswa angkatan pertama, 36 berhasil lulus tepat waktu,” kata Blezia.

Salah satu alumni, Natalia Pow, mengaku pengalaman belajar di luar negeri membuka peluang baru, meski tantangan saat kembali ke Indonesia tetap ada.
“Program ini membantu kami hingga tahap bekerja. Saya sekarang mendapat kesempatan mengajar di bidang teknologi,” kata Natalia.
Gubernur Fakhiri menegaskan, lulusan beasiswa akan menjadi motor pembangunan Papua. “Kita akan gunakan ilmu mereka untuk membangun tanah Papua,” tegasnya.
Ke depan, Pemprov Papua terus memperkuat program Pace (Pelajar Cerdas) dan Mace (Mahasiswa Cerdas) sebagai strategi mencetak generasi kompeten dan berdaya saing global. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




