Paska Ricuh, Pangdam XVII dan Kapolda Papua Kunjungi Yalimo
- account_circle topik papua
- calendar_month Senin, 22 Sep 2025
- visibility 468
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Paska aksi ricuh yang terjadi di Distrik Elelim, kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim bersama Kapolda Papua Irjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin, melaksanakan kunjungan kerja, Senin (22/9/2025).
Kunker ini dalam rangka melihat secara langsung kondisi Distrik Elelim pasca kejadian rusuh pada 16 September 2025 lalu, yang mengakibatkan timbulkan korban jiwa dan terbakarnya beberapa fasilitas umum dan rumah warga.
Pangdam dan Kapolda didampingi langsung oleh Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, Dansatgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahardian Surya, Kapolres Yalimo, Kompol Jonni Samonsabra dan Para Kepala OPD Pemkab Yalimo, serta Pabung Yalimo Mayor Inf Aprin Paembona.

Mengawali Kunker ini, Pangdam XVll/Cendrawasih dan Kapolda Papua meninjau Lokasi Asrama Polres Yalimo dan lokasi lainnya yang terbakar. Pada momen ini, Pangdam dan Kapolda memberikan bantuan kepada Masyarakat yang terdampak.
“Kami sampaikan terima kasih kepada pak pangdam dan Kapolda yang berkenan datang melihat kondisi kami di Elelim dan memberikan bantuan kepada para korban,” ungkap Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek.
“Kami Forkompinda Kabupaten Yalimo sudah mengambil langkah untuk mengatasi persoalan yang terjadi di Yalimo dan akan terus melakukan koordinasi, komunikasi, pendekatan kepada semua pihak agar bersama-sama menjaga Yalimo tetap aman dan damai,” tambahnya.
Pangdam XVll/Cendrawasih mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga Kabupen Yalimo agar tetap aman dan damai, sehingga dapat lebih maju dan sejahtera.
“Koordinasi harus terus dilakukan oleh Unsur Forkopimda dan semua pihak guna menciptakan kondusifitas wilayah dan juga untuk mengatasi persoalan-persoalan yang terjadi di Yalimo,” ungkap Pangdam.
“Kami turut berduka cita atas korban meninggal dunia pasca kejadian yang terjadi di Kab. Yalimo,” tambah Mayjen TNI Amrin.

Sebelum mengakhiri Kunker ini, Pangdam XVll/Cendrawasih dan Kapolda Papua menyerahkan bantuan kepada anak-anak yang berada diPengungsian.
Diketahui sebelumnya terjadi konflik yang berujung kericuhan di Distrik Elelim pada 16 September 2025. Diduga Konflik dipicu akibat adanya ucapan rasis oleh salah satu siswa kepada siswa lainnya yang berujung marahnya keluarga dan masyarakat setempat.
Data dari Polda Papua akibat konflik tersebut dilaporkan 2 warga sipil meninggal dunia, puluhan luka-luka serta puluhan bangunan dan kendaraan bermotor dibakar massa. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua






Saat ini belum ada komentar