KKB Teror Intan Jaya, Polda Papua Kirim Pasukan Brimob
- account_circle topik papua
- calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
- visibility 408
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jayapura,Topikpapua.com, – Dalam sepekan terakhir situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah kian memanas. Kelompok Kriminal Beraenjata (KKB) melakukan serangkaian aksi teror, mulai dari menyerang polsek Hoyame, menembak mati warga sipil hingga membakar bangunan Sekolah Dasar.
Merespon hal tersebut, Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengaku telah memerintahkan pergeseran pasukan tambahan ke Intan Jaya.
Kapolda mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan TNI untuk membantu alat transportasi berupa helikopter.
“Kami sudah melakukan rapat intens dengan Kaskogab untuk menyiapkan helikopter untuk penguatan keamanan,” kata Kapolda Fakhiri kepada wartawan, Rabu (1/5/2024) malam.
Dikatakan, penguatan keamanan yang akan dikirim dari Timika dan Jayapura tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan selanjutnya.
“Mudah-mudahan helikopter yang kami butuhkan segera ada. Karena 2 helikopter milih Satgas Damai Cartenz sedang pemeliharaan, sehingga kami berharap ada bantuan dari TNI untuk penyediaan helikopter tersebut”
“Kalau sudah ada helikopter, besok (hari ini) sudah ada pergerakan pasukan keamanan ke Intan Jaya untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas di Kota Sugapa,” sambung Kapolda Fakhiri.
Dikatakan, dirinya juga sudah memerintahkan Kapolres Intan Jaya untuk menjaga parameter dari lokasi pembakaran dan penembakan tersebut.
Kapolda Fakhiri pun menyayangkan aksi yang dilakukan KKB dengan membakar fasilitas pendidikan di Intan Jaya.
“Sekolah, Puskesmas jangan dibakar. Kalau fasilitas ini dirusak atau dibakar, bagaimana masyarakat Papua mau pintar, sehat,” tanya Kapolda Fakhiri.
Untuk itu, dirinya meminta kepada warga Papua yang ada di Intan Jaya untuk membantu pihak keamanan untuk mengusir KKB dari wilayah tersebut agar tidak melakukan kekerasan atau pembakaran fasilitas umum.
“Saya tidak mau berburuk sangka karena mungkin warga terintimidasi sehingga mereka membatu KKB dalam melakukan aksinya,” tukasnya.
Sebelumnya diberitakan, pada Selasa (30/4/2024) Seorang warga sipil atas nama Alexsander Parapak (20) tewas tertembak usai serangan yang dilakukan oleh KKB terhadap Polsek Homeyo, di Kampung Pogapa Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno mengatakan, Alexsander meninggal dunia akibat terkena tembakan dari KKB pada bagian dada kiri tembus punggung belakang dan dibagian bawah ketiak sebelah kiri.
Sehari berselang Kelompok yang sama kembali melakukan aksi teror dengan membakar bangunan SD Inpres Pogapa di Distrik Homeyo.
” Berdasarkan keterangan warga sekitar pelaku pembakaran sekolah ini adalah pelakunyang sama yang menembak warga sipil (Alexander) mereka dari Kelompok Keni Tipagau dari Kodap VIII Kemabu, pimpinan Undius Kogoya dan Aibon Kogoya,” ungkap Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua





Saat ini belum ada komentar