Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Tantang Militer Indonesia Berperang, Egianus Kogoya : Kapten Philip Akan Bersama Saya Sampai Mati

Tantang Militer Indonesia Berperang, Egianus Kogoya : Kapten Philip Akan Bersama Saya Sampai Mati

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Ming, 14 Apr 2024
  • visibility 212
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya kembali meliris vidio penyanderaan kapten Philip Mark Mahrtens.

Dalam vidio yang terbagi menjadi 4 bagian tersebut nampak kapten Philip di dampingi Egianus Kogoya dan belasan anggota KKB kodap III Ndugama sambil menenteng senjata laras panjang. Kapten Philips sendiri nampak sehat dan mengenakan baju kaos dan celana pendek.

Dalam Vidio pertama berdurasi 1’43 detik kapten Philip mengatakan bila kondisinya saat ini sudah tidak aman karena militer Indonesia melepaskan bom di hutan-hutan Papua.

” Dulu saya ditempat aman, tapi karena pesawat tempur lepas bom dimana-mana akibatnya tentara papua ambil saya lagi dan sekarang saya tidak aman. Tolong jangan pake pesawar tempur dan jangan lepas bom besar di hutan-hutan,” ungkap Philip dalam rekaman vidio yang diterima Redaksi Topik, Minggu (14/4/2024).

Pada rekaman vidio berikutnya yang berdurasi 1’32 detik Kapten Philip kembali meminta TNI tidak menggunakan pesawat tempur di hutan Papua.

” Saya disini dan TNI negara Indonesia pake pesawat tempur lepas bom besar. Orang-orang disini ketakutan jadi tolong jangan pake pesawat tempur jangan lepas bom, pake senjata saja, tolong berhenti,” ujarnya.

Dia juga meminta bantuan negara -negara asing untuk berbicara kepada bangsa Indonesia terkait hal tersebut, “Buat negara asing, negara diluar tolong bicara kepada Indonesia, jangan pake bom besar tolong berhenti,” katanya.

Selanjutnya ungkapan yang sama disampaikan kapten Philips menggunakan bahasa inggris.

Selain kapten Philip, Pimpinan KKB Kodap III Ndugama, Egianus Kogoya juga memberikan komentar. Dalam vidio berdurasi 2’09 detik,

Egianus menuding militer Indonesia telah melepaskan bom di tempat pengungsian dan di pemukiman masyarakat.

“Kami dari kodap III Ndugama saat ini masih tahan pilot dan negara Indonesia sudah tahu bahkan presiden baru juga sudah tau. Kami sudah tentukan 4 titik untuk perang dan sudah kami kosongkan tapi kenapa tentara indonesia kasih turun bom di tempat pengungsi, berarti indonesia sudah kalah karena itu tempat-tempat pengungsi,” ungkap Egianus.

Dirinya juga mengatakan bila saat ini kondisi kapten Philip sudah tidak aman, karena akan membawa pilot Susi Air tersebut ke tengah-tengah pertempuran saat melawan militer Indonesia.

“Dulu kami tempatkan kapten pilot ini di tempat aman dan kami saja TPN/OPM yang pergi berperang, tapi karena tentara Indonesia sudah langgar aturan di tempat masyarakat kasih turun bom pake pesawat tempur, maka sekarang kami akan bawa dia (pilot) ditempat perang mana pun,” ujarnya.

“Kami minta tolong, tentara Indonesia jangan lagi kasturun (lepaskan) bom di tempat-tempat pengungsi di tengah masyarakat. Kalau mau perang kami sudah kasih kosong wilayah Mbua, Tigi, Yal, Mugi, Mapenduma dan Paro, itu adalah tempat perang kami dan distrik lain selain itu adalah tempat pengungsi dan tempat masyarakat tinggal,” jelas Egianus.

Dirinya juga mengaku tidak akan melepaskan kapten Philip dan akan membawa kaptrn Philips kemanapun mereka pergi.

“Dulu saat penyanderaan 13 warga asing di Mapenduma Indonesia bisa bebaskan mereka, tapi kalau sekarang kapten Philips tidak akan kami bebaskan. Dia akan kami bawa, dalam pertempuran apapun dia akan kami bawa,” ujarnya.

“Pilot (kaptrn Philip) akan bersama saya sampai mati, itu adalah target. Karena nyawa orang Papua tidak sama dengan nyawa orang lain, nyawa warga negara lain. Nyawa orang Papua adalah emas. Tapi demi sandera pilot nyawa orang papua sudah banyak korban. Jadi saya tidak akan kasih kembali (pilot),” tegasnya.

KKB pimpinan Egianus Kogoya menyandera Kapten Philip usai pesawat Susi Air yang dipilotinya mendarat di lapangan terbang Paro Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada 7 Februari 2023 lalu. Selain menyandera Capten Philips, Kelompok Egianus juga membakar pesawat tersebut.

Paska-penyanderaan aparat gabungan TNai/Polri dibawah Satgas Damai Cartenz terus melakukan pencarian dan negoisasi guna membebaskan Kapten Philips, namun hingga kini belum berhasil. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keseruan Kang Emil Ngunyah Buah Pinang, Simbol Persaudaraan Masyarakat Papua

    Keseruan Kang Emil Ngunyah Buah Pinang, Simbol Persaudaraan Masyarakat Papua

    • calendar_month Sab, 16 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Pepatah inilah yang kerap diadopsi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ketika berada di luar daerahnya. Mantan Wali Kota Bandung ini selalu menghargai dan mengakrabi kearifan lokal setempat. Seperti yang ditunjukan Kang Emil, sapaan akrabnya, dimana selama berada di Papua untuk menghadiri kegiatan PON XX Papua 2021. […]

  • Tabrak Truk Parkir di Ringroad, Pengendara Motor Tewas

    Tabrak Truk Parkir di Ringroad, Pengendara Motor Tewas

    • calendar_month Sel, 17 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jembatan Ring Road, Selasa (17/1/2023). Kali ini sepeda motor Honda Beat dengan Nomor Polisi PA 2141 JH bertabrakan dengan mobil truk Mitsubishi Nomor Polisi PA 9171 AD. Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia dan penumpangnya mengalami kritis di RS Bhayangkara Kotaraja. Kapolsek Jayapura Selatan AKP […]

  • Anak-anak Kampung Koya Kosso Ikuti Program Si-Ipar

    Anak-anak Kampung Koya Kosso Ikuti Program Si-Ipar

    • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Polri turut mengambil peran dalam meningkatkan IPM di wilayah Papua dalam sektor pendidikan melalui Program Si-Ipar (Polisi Pi Ajar). Kota Jayapura termasuk daerah pelaksanaan Si-Ipar oleh Satgas Binmas Operasi Rasaka Cartenz 2023. Satgas Binmas Rasaka Cartenz Kota Jayapura yang dipimpin AKP Heru Prasmono bersama personelnya menggelar Si Ipar yang membina 7 anak-anak […]

  • Kapolresta: Kebakaran Rumjab Kapolda Papua Murni Korsleting Listrik

    Kapolresta: Kebakaran Rumjab Kapolda Papua Murni Korsleting Listrik

    • calendar_month Rab, 18 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolresta Jayapura Kota Kombes Polisi Victor Mackbon meminta  masyarakat tidak membuat spekulasi atas insiden kebakaran yang menghanguskan rumah dinas Kapolda Papua, pada Selasa (17/1/2023) kemarin. Menurut Kapolresta penyebab kebakaran tersebut diduga kuat akibat korsleting listrik. “Kejadian itu buka sabotase, ini murni akibat korsleting listrik, sehingga tidak usah oknum untuk memelintir informasi itu,” […]

  • Jaga Papua Tetap Kondusif, Tokoh Lintas Agama Berharap Lukas Enembe Patuhi Hukum

    Jaga Papua Tetap Kondusif, Tokoh Lintas Agama Berharap Lukas Enembe Patuhi Hukum

    • calendar_month Ming, 25 Sep 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Desakan agar Gubernur Papua Lukas Enembe mematuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengemuka. Publik pun mendesak agar Gubernur Papua Lukas Enembe menaati hukum yang berlaku demi menjaga situasi kondusif. Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah Firdaus Koya Jayapura Ustad Ismail Asso, meminta Gubernur Papua menjalani proses hukum pasca ditetapkan tersangka oleh KPK. […]

  • Berhasil Diidentifikasi, 8 Jenasah Pekerja Korban KKB Beoga Dipulangkan ke Daerahnya   

    Berhasil Diidentifikasi, 8 Jenasah Pekerja Korban KKB Beoga Dipulangkan ke Daerahnya  

    • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Setelah berhasil dievakuasi personel Ops Damai Cartenz Senin (7/3/2022) kemarin, akhirnya 8 jenazah pekerja tower Palaparing Timur Telematika (PTT) korban pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Jenggeran, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, diterbangkan dari Bandara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika ke daerah masing-masing, Selasa (8/3/2022). Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes […]

expand_less