Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Hanya 36,1% Anak Kelas 3 SD di Papua Memiliki Keterampilan Literasi

Hanya 36,1% Anak Kelas 3 SD di Papua Memiliki Keterampilan Literasi

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 13 Jul 2023
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Jakarta, Topikpapua.com, – Literasi merupakan kemampuan yang penting dimiliki seorang anak untuk bisa belajar dan menggapai mimpinya. Sebagai organisasi fokus anak, Wahana Visi Indonesia (WVI) menggelar kampanye Baca Tanpa Batas untuk menjawab permasalahan rendahnya literasi anak di Papua.

Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi anak-anak di Papua melalui Kampung Literasi, yang meliputi pembangunan 3 rumah baca, 5 motor pustaka, penyediaan materi kontekstual dan alat peraga, serta penguatan masyarakat dan pemerintah, termasuk melatih tutor.

Yuventa, Head of Public Engagement & Communications WVI, menyampaikan, “Kampanye Baca Tanpa Batas menyasar sektor pendidikan, khususnya pendidikan anak-anak di Papua. Membaca di tahun-tahun pertama sekolah dasar sangat penting untuk daya ingat dan kelanjutan pendidikan anak di tahun-tahun berikutnya. Anak-anak di Papua punya potensi yang luar biasa, mereka bersemangat belajar hal baru, namun ada gap yang cukup besar antara tingkat literasi anak-anak di Papua dengan anak-anak di daerah lain. Karena itu, kami mengajak masyarakat luas untuk mewujudkan ekosistem literasi yang baik bagi anak-anak di Papua.”

Aktivitas literasi Papua paling rendah dari seluruh provinsi di Indonesia. Data survei literasi WVI di akhir tahun 2022 untuk area Sentani, Biak, Pegunungan Tengah, dan Asmat, menemukan rata-rata hanya 36,1% (N=728) anak kelas 3 SD di Papua yang memiliki keterampilan membaca dengan pemahaman.

Dari empat area dampingan WVI, anak-anak di kabupaten Asmat yang keterampilan literasinya paling rendah, hanya 26,5%. Kurang dari 10% guru di Asmat yang melakukan kegiatan literasi dasar di sekolah. Guru jarang membacakan buku cerita di kelas, jarang bertanya pada anak apa yang sedang mereka baca, dan jarang mengajarkan kosa kata baru.

“Anak-anak kelas 3 SD di Asmat hanya bisa membaca 5 kata dengan benar dalam waktu satu menit, sedangkan standarnya murid kelas 3 SD bisa membaca sampai 80 kata per menitnya”, ungkap Marthen S. Sambo, Education Team Leader WVI.

Dalam budaya Papua, budaya tutur mendominasi dibandingkan budaya tulis, karena itu isu literasi jadi persoalan turun temurun. Masih ditemukan juga guru-guru yang tidak menguasai literasi, yang berdampak pada didorongnya anak-anak membaca buku tapi guru tidak dapat mendampingi.

Di Biak, banyak guru yang sudah tua, sehingga sulit mengikuti inovasi kegiatan belajar-mengajar yang dapat memicu keterampilan murid. Pengawasan sekolah tidak berjalan sebab semua pengawas di Biak sudah pensiun. Menurut data WVI, hanya 40,9% (tahun 2022) anak kelas 3 SD di Biak terampil membaca dan paham isi bacaannya.

Kampung Literasi (KL) adalah sebuah intervensi kolaboratif dari WVI bersama para pemangku kepentingan di kampung, mulai dari anak, orang tua/pengasuh, perangkat kampung, institusi keagamaan, masyarakat, dan pemerintah. Tujuannya adalah meningkatkan akses anak pada kegiatan-kegiatan literasi yang berkualitas di kampung di daerah 3T. Dampak akhirnya adalah meningkatnya persentase anak usia sekolah dasar yang mampu membaca dan memahami bacaannya.

Monita Tahalea, Penyanyi, Hope Ambassador WVI, yang baru-baru ini berkunjung ke Biak, menyampaikan, “Aku lihat anak-anak disana masih sulit mengeja nama sendiri. Pengenalan akan diri sendiri itu penting. Anak-anak yang mengetahui identitasnya akan punya jiwa kepemimpinan, mereka tidak akan takut bertanya. Lalu, banyak kasus di Papua dimana anak-anak terjebak kasus kekerasan seksual. Ketika keterampilan literasi dimiliki, anak-anak ini bisa paham identitas mereka, punya wawasan luas, tahu hal-hal yang boleh dan tidak boleh, dan juga punya mimpi untuk hidup yang lebih baik.”

“Ketika ditanya apa harapan masyarakat disana, ada satu orang tua yang angkat tangan dan ngomong dia ingin anak-anaknya, anak-anak disana, bisa maju dan punya daya saing di tempat yang lebih luas lagi. Anak-anak, orang tua, WVI, pemerintah, dan media, mari bekerja sama untuk menghasilkan perubahan yang luar biasa bagi peningkatan literasi anak-anak di Papua”, ujar Gaby Cristy, Penyanyi, Duta Kampanye Baca Tanpa Batas, yang juga berkunjung ke Biak bersama Monita.

Figur publik lainnya yang turut mendukung kampanye ini antara lain Gaby Cristy, Joanna Alexandra, Sidney Mohede, Becky Tumewu, dan Kezia Aletheia, dan Jovial Da Lopez.

“Mimpi saya untuk anak-anak Papua adalah mereka dapat mencapai potensi maksimal mereka. Saat ini mereka belum diberikan kesempatan itu. Tidak penting untuk menyamaratakan mereka dengan anak-anak lain di pulau Jawa atau negara barat. Itu bukan tujuannya (bagi saya). Bukan untuk disamaratakan, tetapi mereka harus diberikan tempat dan kondisi agar mereka dapat mencapai potensi maksimal mereka,” demikian ditambahkan oleh Jovial Da Lopez.

WVI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut mengambil peran dalam mewujudkan harapan anak-anak di Papua untuk masa depan yang lebih baik melalui kampanye Baca Tanpa Batas. Publik bisa memberikan dukungan melalui donasi untuk bersama mewujudkan Kampung Literasi ataupun berpartisipasi melalui pembuatan video kreatif yang dapat menjadi bahan ajar untuk anak-anak di Papua. Nyatakan peranmu melalui wahanavisi.org/bacatanpabatas.

Tentang Wahana Visi Indonesia (WVI)
Wahana Visi Indonesia (WVI) adalah organisasi kemanusiaan Kristen yang fokus pada kesejahteraan anak tanpa membedakan suku, agama, ras, dan gender. WVI selalu berupaya membuat perubahan berkesinambungan pada kehidupan anak, keluarga dan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan, dan mendedikasikan diri untuk bekerjasama dengan masyarakat paling rentan tanpa membedakan agama, ras, etnis dan gender. Lebih dari 20 tahun, Yayasan Wahana Visi Indonesia telah menjalankan program pengembangan masyarakat yang berfokus pada anak. Jutaan anak di Indonesia telah merasakan manfaat program pendampingan WVI. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berinovasi, Pedagang Tradisional di Nabire Bantu Tekan Inflasi

    Berinovasi, Pedagang Tradisional di Nabire Bantu Tekan Inflasi

    • calendar_month Jum, 28 Jun 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan apresiasi para pedagang tradisonal di Kabupaten Nabire yang ikut berperan dalam menekan harga inflasi. Dimana dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS) angka inflasi di Provinsi Papua Tengah, angka inflasi Year on Year (y-on-y) mencapai 5,39 persen. Penjabat Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik mengatakan komoditi pangan […]

  • Ditjen Perbendaharaan Sebut Realisasi Pendapatan Negara di Papua Rp10,88 Triliun   

    Ditjen Perbendaharaan Sebut Realisasi Pendapatan Negara di Papua Rp10,88 Triliun  

    • calendar_month Sel, 15 Mar 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Kanwil Kementerian Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJP) Provinsi Papua dan Maluku, Burhani AS mengungkapkan sampai dengan akhir tahun 2021, pendapatatan negara di Provinsi Papua terealisasi sebesar Rp10,88 triliun atau mencapai 120,9 persen dari target yang ditetapkan. Pendapatan negara tersebut terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp10,3 triliun atau 119,7 persen dan Penerimaan Begara […]

  • Astra Motor Racing Team Kembali Raih Podium di Mandalika Racing Series Round 4

    Astra Motor Racing Team Kembali Raih Podium di Mandalika Racing Series Round 4

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Lombok, Topikpapua com, – Astra Motor Racing Team (ART) kembali raih podium di kejuaraan Mandalika Racing Series (MRS) ronde ke 4 minggu lalu (20-21/9). Lewat Andi Gilang dan Resky YH, keduanya berbagi podium di dua kelas berbeda yaitu kelas Kejurnas NS 150cc dan Kejurnas Junior NS 150cc menggunakan basis yang sama yaitu Honda CBR 150R. […]

  • Polemik Cawagub, Kenius Kogoya : Stop Manuver Politik..! Mari Lihat Kepentingan Papua

    Polemik Cawagub, Kenius Kogoya : Stop Manuver Politik..! Mari Lihat Kepentingan Papua

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.743
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua DPD Partai Hanura, Kenius Kogoya berharap semua partai politik dalam Koalisi LUKMEN Jilid II dapat menerima pilihan Gubernur Papua terkait dua nama Cawagub Papua pengganti alm Klemen Tinal. Menurut Jenius, saat ini yang perlu di pikirkan oleh parpol koalisi adalah kepentingan Papua secara luas, bukan memikirkan kepentingan partai atau kelompok tertentu. […]

  • Gebyar 1 Juta Vaksin per Hari di Papua

    Gebyar 1 Juta Vaksin per Hari di Papua

    • calendar_month Sab, 26 Jun 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Program vansinasi massal satu juta dosis sehari di gelar di halaman kantor gubernur provinsi Papua, Sabtu (26/06/21). Program ini merupakan program nasional yang dilakukan serentak diseluruh indonesia. “Hari ini kami TNI-Polri dan Pemerintah provinsi Papua melakukan vaksinasi massal kepada seluruh lapisan masyarakat papua dan giat ini adalah perintah langsung dari Presiden RI […]

  • Tahun Baru Energi Baru, PLN Berikan Diskon Tambah Daya 50%

    Tahun Baru Energi Baru, PLN Berikan Diskon Tambah Daya 50%

    • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Memasuki tahun baru 2025, PT PLN (Persero) memberikan diskon spesial sebesar 50 persen untuk penambahan daya listrik, sebagai bagian dari program “Gebyar Awal Tahun 2025, Tahun Baru Energi Baru”. Program ini berlaku mulai tanggal 1 hingga 15 Januari 2025 dan terbuka untuk pelanggan seluruh golongan tarif dengan sambungan 1 fasa yang ingin […]

expand_less