Kapolda Papua Sebut 12 Kabupaten Masuk Kategori Rawan Konflik dalam Pemilu 2024
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 11 Jul 2023
- visibility 106
- comment 0 komentar

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri/ist
Jayapura, Topikpapua.com, –Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan, pihaknya telah memetakan bahwa 12 kabupaten masuk dalam kategori rawan konflik selama pelaksanaan Pemilu yang akan berlangsung 14 Februari 2024 mendatang.
Kabupaten-kabupaten yang termasuk dalam daftar rawan konflik antara lain Intan Jaya, Dogiyai, Deiyai, Puncak, Nduga, Lanny Jaya, Puncak Jaya, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Jayawijaya, Tolikara, dan Yalimo.
Ia pun menegaskan perlunya mengurangi penggunaan sistem noken, karena sistem ini dianggap sebagai pemicu terjadinya konflik yang berpotensi menimbulkan korban jiwa. Dalam sistem noken, para pelaku politik dapat merebut suara yang tersisa, dan hal ini menjadi perhatian serius bagi keamanan dan keselamatan masyarakat.
“Karena mereka merebut sisa suara para pelaku politik ini ia memasarkan pemilu ini kalau bisa one man one vote atau satu orang satu suara“ ujarnya, Senin (10/7/2023).
Lanjutnya, 12 kabupaten tersebut menjadi antisipasi dari Polda Papua agar konflik tidak terjadi pada Pemilu 2024 mendatang. Karena itu, penggunaan Sistem ikat Noken dapat dikurangi karena sistem tersebut pemicu terjadi konflik dapat menimbulkan korban jiwa.
“Pemerintah Daerah setempat bersama Komisioner KPU dan Bawaslu untuk dapat mengontrol Daftar Pemilih Tetap, kalau bisa pemilu dilakukan one man one vote atau satu orang satu suara,” tandasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




