Polres Nabire Gelar Reka Ulang Kasus Pembunuhan Dokter Mawar, 65 Adegan Diperagakan.
- account_circle topik papua
- calendar_month Sab, 15 Apr 2023
- visibility 126
- comment 0 komentar

Reka adegan saat korban KW memukul Korban dr Mawar di depan pintu kamar korban / ist
Nabire, Topikpapua.com – Kepolisian Resor Nabire mengelar rekontruksi kasus pembunuhan Dokter Mawartih Susanti atau dokter Mawar. Rekontruksi di gelar di dua lokasi, pertama di Rumah Dinas dokter Mawar dan lokasi kedua di RSUD Nabire, Provinsi Papua Tengah, Jumat (14/4/2023).
Rekontruksi kasus pembunuhan dokter Mawar di peragakan langsung oleh Pelaku pembunuhan, Key Wengge (KW). Sebanyak 65 adegan diperagakan dalam rekontruksi yang dibjaga ketat puluhan aparat keamanan tersebut.
Dari hasil rekontruksi diketahui pelaku KW memasuki rumah dokter Mawar melewati plafon samping rumah. Setelah berhasil masuk, KW lalu mengambil sebuah kain dari dalam lemari pakaian untuk menutupi wajahnya.
Selanjutnya pelaku menuju kamar korban dan disaat yang bersamaan korban keluar dari kamar. Melihat pelaku di dalam rumah Korban lalu mencoba mendorong pelaku, namun di tepis dan pelaku kemudian memukul dada sebelah kiri korban dengan sikunya, akibatnya korban terjatuh.
Pelaku KW kemudian kembali memukul dada korban dengan siku sebanyak empat kali, mencekik korban dan memukul leher korban sebanyak 5 kali. Setelah korban tidak bergerak, pelaku kemudian mengangkat korban kedalam kamar dan meletakan korban diatas tempat tidur, selanjutnya korban menyetubuhi korban yang sudah tidak bernyawa.
Setelah melakukan aksi bejatnya, pelaku KW kemudian menutupi tubuh dokter Mawar dengan selimut. Pelaku juga sempat mematikan HP milik korban yang saat itu sempat berdering kemudian mengantongi HP tersebut. Sesudah itu pelaku menyempatkan diri mengisap rokok Sebelum meninggalkan rumah korban.
Kasat Reskrim Polres Nabire, AKP Ahmad Alfian mengatakan 65 adegan yang diperagakan tersebut murni atas pengakuan pelaku dan tanpa ada paksaan atau setingan darinpihak kepolisian.
“Adegan tersebut mulai dari tersangka key masuk kerumah korban hingga melakukan pembunuhan dan barang bukti handphone korban di Rsud Nabire,” ujar Kasat Reskrim Jumat (14/4/2023)
Menurut AKP Alfian dalam rekonstruksi ini merupakan tahap akhir dari proses penyidikan untuk melengkapi dan menyempurnakan berkas perkara kasus pembunuhan Dokter Mawartih Susanty sebelum di kirim ke Kejaksaan Nabire.
”Pada prinsipnya kita mengalir kita mengikuti apa yang di lakukan pelaku, tanpa adanya paksaan, kita ikuti dan rekontruksi ini juga disaksikan oleh pihak jaksa,“ Katanya.
Diketahui dr Mawartih Susanty ditemukan tewas di rumah dinasnya pada Kamis 9 Maret 2023 sekitar pukul 19.00 Wit. Setelah memeriksa puluhan saksi dan melakukan serangkaian penyidikan yang melibatkan tim labfor dari Mabes Polri, polisi akhirnya menemukan titik terang dengan di temukannya lendir pelaku pada bagian tubuh dokter Mawar.
Setelah diperiksa di laboratorium, ditemukan kecocokan DNA dengan salah satu saksi yang adalah salah satu petugas kebersihan di Rumah Sakit tempat dokter Mawar bekerja.
Polisi lalu meringkus KW dan dilakukan pemeriksaan. KW mengaku melakukan pembunuhan terhadap dokter Mawar lantaran pembayaran intensif Covid-19 yang diterimanya tidak sesuai dengan nilai yang telah dijanjikan. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




