Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Ricuh di Jalan Trans Nabire-Enarotali, Dua Polisi Terkena Panah

Ricuh di Jalan Trans Nabire-Enarotali, Dua Polisi Terkena Panah

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Minggu, 12 Mar 2023
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Dua anggota Polisi, Briptu Andi dan Bripda Guntur Febrian Rumaropen terkena panah akibat penyerangan sekelompok warga yang diawali dengan pemalangan dan pengrusakan kendaraan, serta penjarahan kios milik warga di jalan Trans Nabire-Enarotali, Kampung Ekimanida, Sabtu (11/3/2023) sekira pukul 17.00 WIT.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ary Prabowo saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut.

Benny menerangkan, kronolologi kejadian berawal dari pemalangan dan pengrusakan kendaraan oleh sekelompok masyarakat terhadap korban bernama M. Husein (29) bersama 3 orang anggota keluarga yang hendak melakukan perjalanan dari Kabupaten Nabire menuju Madi, Kabupaten Paniai.

“Setibanya di TKP tepatnya di pertigaan jalan masuk Kampung Ekimanida, korban melihat adanya mobil yang berada di depannya sudah dikelilingi massa namun tidak tahu apa penyebabnya. Karena merasa takut, korban memutar balik kendaraannya dengan maksud ingin melaporkan kejadian tersebut ke Polres Dogiyai,” kata Benny, Minggu (12/3/2023).

Setelah korban memutar balik kendaraannya, kemudian sekitar 50 orang massa mengejar korban dan melakukan pelemparan dengan menggunakan batu ke kendaraan korban.

Akibat peristiwa itu, kendaraan korban mengalami kerusakan pada kaca depan retak, kaca samping kiri kanan serta kaca belakang yang pecah.

“Dengan adanya kejadian tersebut, korban melapor ke Polres Dogiyai dan mengamankan diri,” terang Benny.

Selanjutnya, personel Polres Dogiyai yang dipimpin Kasat Intelkam Polres Dogiyai Ipda Hendra Simbolon bergerak menuju TKP guna memastikan kejadian sebenarnya.

Setibanya di lokasi, sekelompok pemuda langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan panah dan batu ke arah petugas.

“Sekitar pukul 17.20 WIT, Kapolres Dogiyai Kompol Sarraju yang tiba di TKP dengan maksud ingin bertemu langsung dengan sekelompok pemuda itu, juga dihujani dengan panah dan batu sehingga Kapolres Dogiyai bersama anggota melakukan barikade di jalan masuk ke Kampung Ekimanida sambil melepaskan tembakan flash ball ke kerumunan massa, namun massa tidak menghiraukan,”beber Benny.

Sementara itu, Kapolres Dogiyai Kompol Sarraju menambahkan, akibat penyerangan terhadap petugas, personel Porles Dogiyai Bripda Guntur Febrian Rumaropen terkena anak panah dibagian punggung kaki sebelah kanan.

“Korban langsung dilarikan ke Polres Dogiyai untuk dilakukan penanganan medis,” kata Sarraju.

Sekira pukul 20.00 WIT, lanjut Sarraju, personel melakukan koordinasi dengan anggota DPRD Kabupaten Dogiyai Yuli Gane guna menenangkan situasi.

“Situasi sempat mereda, dimana personel yang hendak kembali dan bertahan di pertigaan Kalituka, namun disepanjang jalan menuju pertigaan Kalituka, sekelompok pemuda melakukan pelemparan batu dan anak panah kepada petugas,” akunya.

Ia pun memerintahkan personsl gabungan Brimob dan Personil Polres Dogiyai untuk membubarkan massa yang melakukan pembakaran ban. Namun masa yang semakin bringas kembali menghujani rombongan Kapolres dengan anak panah dan batu.

“Akibatnya, salah satu personil Brimob Briptu Andi terkena anak panah dan kemudian dievakuasi ke Kabupaten Nabire untuk penanganan medis.
Sejauh ini kami telah melakukan koordinasi dengan Forkopimda serta para tokoh agar kejadian ini tidak berkepanjangan,” terangnya.

Pasca kejadian tersebut, situasi kamtibmas di Kabupaten Dogiyai saat ini aman terkendali.

“Aparat gabungan TNI/Polri juga masih berjaga-jaga diberbagai titik lokasi yang dinilai rawan tindak kejahatan. Sementara para pelaku masih dilakukan pengejaran guna mengungkap motifnya sebenarnya,” tandas Sarraju. (Redaksi Topik)

 

 

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less