Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Kisah Dua Ibu Cerita Soal Anaknya yang Dirawat di RSUD Abepura karena Diare

Kisah Dua Ibu Cerita Soal Anaknya yang Dirawat di RSUD Abepura karena Diare

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Seorang ibu tampak gelisah saat duduk di atas tempat tidur di bangsal anak Angry Bear Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura, Kota Jayapura, Selasa (15/11/2022) siang.

Ia berkali-kali menatap Jonathan, anak laki-lakinya yang berusia 1 tahun, tepat di dekapannya.

Ibu tersebut mengatakan anaknya, sudah dirawat sejak tiga hari lalu. Jonathan mengalami muntah-muntah disertai buang air besar. Karena kondisi Jonathan yang terus menurun, maka dia dibawa ke rumah sakit pada hari Minggu (12/11/2022).

“Dia (Jonathan) muntah-muntah dan buang air besar (mencret) terus menerus hingga lemas. Karena kuatir, saya dan bapaknya langsung bawa ke IGD RSUD Abepura untuk periksa,” kata ibu yang enggan menyebutkan namanya ini dengan suara berat saat dikunjungi Topikpapua.com, Selasa siang.

“Saya tidak tahu apa penyebabnya. Karena dia juga tidak makan sembarangan, kan masih kecil juga. Tapi setelah diperiksa di sini, baru saya tahu kalau anak saya kena diare,” timpal ibu yang tinggal di kawasan Waena ini.

Setelah tiga hari mendapatkan perawatan medis, menurut sang ibu, kondisi Jonathan sudah mulai membaik.

“Ya, Puji Tuhan sudah ada perubahan walaupun masih agak rewel,” terangnya disahut tangisan Jonathan.

Hal yang sama juga diakui orang tua dari pasien anak lainnya yakni Kenan (4). Sang ibu yang kerap disapa Mama Kenan ini, mengaku, ini kali pertama anak laki-lakinya itu terserang diare.

“Ini pertama kalinya anak saya kena diare,” akunya.

Padahal, menurut Mama Kenan, anaknya selalu mengonsumsi salah satu produk air mineral. Kalau pun harus minum air galon, ia selalu merebusnya kembali agar memastikan kelayakan air tersebut aman untuk dikonsumsi.

Tak hanya itu, sambung Mama Kenan, sang buah hati juga tidak pernah jajan sembarangan, dan jarang sekali main di luar rumah. Namun pada hari Sabtu (12/11/2022) pagi, Kenan mengaku sakit di bagian perut.

“Terus saya bawa ke rumah sakit, diagnosa dokter anak saya gejala maag. Tapi pas pulang dari dokter, dia langsung muntah dan BAB mencret. Dan satu hari itu lebih dari 15 kali dia mencret,” beber Mama Kenan.

Lanjutnya, kondisi Kenan tidak juga menunjukan perubahan sehingga tepat di hari Minggu, ia terpaksa melarikan sang anak ke IGD RSUD Abepura.

“Jadi hari Minggu siang selepas ibadah kami langsung bawa ke sini (RSUD Abepura) karena dia sudah parah sekali pas hari itu,” ucap Mama Kenan.

Tak hanya Kenan, menurutnya sang ibu, kakak kandung Kenan juga dirawat di rumah sakit yang sama lantaran terkena diare.

“Entahlah ini (penyakit) menular atau tidak, karena tadi pagi kan kakaknya juga masuk rumah sakit karena diare,” terangnya.

Ia pun bersyukur pasca mendapat perawatan, kondisi Kenan kini sudah mulai menunjukan perubahan.

“Saya berharap anak saya bisa lekas sembuh, begitu juga dengan pasien lainnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Abepura dr Veronika Pikey, mengatakan ada 41 anak yang tengah dirawat saat ini.

Dokter Vero menjelaskan, awalnya di hari Minggu pihaknya menerima pasien anak sebanyak 16 orang yang berdatangan di waktu yang hampir bersamaan.

“Keluhan mereka sama, mencret, demam dan muntah. Kemudiandi hari Senin ada penambahan pasien anak sebanyak 8 orang dan hari ini ada lagi 14 anak yang datang,” umbarnya.

“Jadi dalam tiga hari ini sudah 43 anak yang kami rawat, tapi 2 diantaranya sudah pulang sehingga kini ada 41 anak yang masih dirawat,” imbuhnya.

Menurut Dokter Vero, ia tidak bisa memberikan penjelaskan soal penyebab penyakit diare yang menyerang puluhan anak yang didominasi balita ini.

“Kami hanya menangani, kalau untuk penyebabnya nanti dari Dinkes Kota Jayapura dan Dinkes Papua yang memberitahu, karena mereka juga sudah ambil sampel pasien untuk diteliti penyebabnya,” katanya hampir 90 persen pasien yang datang berasal dari daerah yang sama.

Ia pun menganjurkan agar masyarakat menjaga kebersihan diri dan terutama kebersihan makanan.

“Makanan yang dibiarkan dalam keadaan terbuka, apalagi dalam kondisi cuaca yang tak menentu, akan mudah tersentuh oleh virus yang dibawa oleh angin,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, jangan memakan makanan di tempat-tempat yang dekat dengan sampah atau tempat sampah, karena mudah sekali terkontaminasi dengan bakteri.

Selain menjaga kebersihan makanan, kata dia, masyarakat juga harus menjaga daya tahan tubuh, yakni dengan menjalankan pola hidup sehat, makan-minum dan istirahat yang teratur.

“Seseorang yang terkena diare, biasanya ditandai dengan feses encer, sering buang air, perut terasa mulas, bahkan bisa mengalami muntah-muntah dan demam. Jika mengalami tanda-tanda yang disebutkan di atas, jangan anggap enteng, segera memeriksakan diri ke dokter,” imbau Dokter Vero. (Alleya)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Papua Damai, Polres Mimika Bakar Batu Bersama Warga

    Jaga Papua Damai, Polres Mimika Bakar Batu Bersama Warga

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Timika, Topikpapua.com, –  Banyak cara untuk mengajak warga ikut bertanggung jawab menjaga perdamaian di suaru daerah, salah satunya yang di lakukan Polres Mimika yakni dengan bakar batu bersama warga. Giat bakar batu polres Mimika bersama warga di Kelurahan Kwamki baru lokasi tengah ini di gelar di kantor kelurahan Kwamki baru, Jumat (13/09/19). Hadir dalam kegiatan […]

  • Peduli Sentani, Komunitas Karyawan PT Freeport Indonesia Distribusikan 3 Ton Bantuan

    Peduli Sentani, Komunitas Karyawan PT Freeport Indonesia Distribusikan 3 Ton Bantuan

    • calendar_month Sab, 23 Mar 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 605
    • 0Komentar

    Timika, Topikpapua.com, – Enam hari pasca banjir bandang yang menerjang kabupaten jayapura dan sekitarnya, aksi kepedulian terhadap korban terdampak banjir berdatangan dari berbagai pihak. Salah satunya dari komunitas karyawan PT. Freeport Indonesia yang memberikan sumbangan untuk keperluan para pengungsi terdampak banjir bandang. “ aksi ini sudah kami persiapkan selama 4 hari, kami komunitas karyawan PTFI […]

  • Ketua DPRP : Covid-19 Bisa Ancam Keberadaan Masyarakat Kampung di Papua

    Ketua DPRP : Covid-19 Bisa Ancam Keberadaan Masyarakat Kampung di Papua

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.363
    • 0Komentar

    Jayapura, topikpapua.com, – Ketua DPR Papua, Jhon Banua menegaskan bila semua pihak di Papua harus serius menangani penyebaran virus Corona agar tidak masuk ke Papua. Jhon mengaku bila Corona Virus Disease (Covid-19) sempat masuk di Papua maka dikuatirkan akan sangat sulit untuk mengatasi penyebarannya, khususnya yang berada di daerah pedalaman (kampung). Hal ini mengingat budaya […]

  • BPBD Papua Rangkul PBB Membantu Korban Banjir di Kota Jayapura 

    BPBD Papua Rangkul PBB Membantu Korban Banjir di Kota Jayapura 

    • calendar_month Sab, 8 Jan 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Papua ikut membantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (PBBD) Papua, guna melayani para korban bencana banjir di Posko Dapur Umum yang berlokasi di Kantor BPBD Provinsi Papua di Skyland, Kota Jayapura, Sabtu (8/1/2022). Diketahui bahwa bencana banjir di wilayah Kota Jayapura, Kamis 7 Januari 2022 lalu, menyebabkan ribuan […]

  • Total Pasien Positif Corona di Papua 1.211 Kasus, 43 Persen dari Kota Jayapura

    Total Pasien Positif Corona di Papua 1.211 Kasus, 43 Persen dari Kota Jayapura

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 666
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Satgas Covid-19 Papua kembali mengumumkan perkembangan penyebaran virus corona di papua. Hingga pukul 19.00 wit di laporkan ada penambahan 42 kasus positif baru, sehingga total komulatif pasien positif covid-19 di papua sebanyak 1.211 Kasus. Tambahan 42 kasus baru hari ini berasal dari kota Jayapura sebanyak 23 kasus, Kabupaten Jayapura 7 kasus, Kabupaten […]

  • Estuary Structure Upaya Freeport Mempercepat Restorasi Ekosistem Mangrove di Pesisir Mimika  

    Estuary Structure Upaya Freeport Mempercepat Restorasi Ekosistem Mangrove di Pesisir Mimika  

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten Mimika, kalangan akademisi dan masyarakat Kamoro berupaya mempercepat restorasi ekosistem mangrove di muara Sungai Ajkwa, Mimika melalui program “Estuary Structure”. Upaya ini dikupas tuntas dalam talkshow Festival LIKE 2 (Lingkungan, Iklim, Kehutanan, dan Energi Terbarukan) yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta […]

expand_less