Ratusan KK Kehilangan Rumah, Kerugian Hingga 4 Milyar Rupiah
- account_circle topik papua
- calendar_month Sab, 12 Nov 2022
- visibility 56
- comment 0 komentar

Kebakaran di Rusun Pasar Inpres Dok IX kota Jayapura/ist
Jayapura Topikpapua.com ,- Akibat musibah kebakaran yang terjadi di dua lokasi di Kota Jayapura, Jumat (11/11/2022). Alhasil membuat ratusan kepala keluarga (KK) harus kehilangan tempat tinggalnya.
Dua insiden itu terjadi di Rusun Pasar Inpres Dok IX Distrik Jayapura Utara. dan di pemukiman warga tepatnya di belakang Hotel Bunga Youtefa, Distrik Abepura.
Musibah kebakaran pertama di Dok IX semalam sekitar pukul 19.15 WIT. Dua jam kemudian, api mengamuk di pemukiman warga di belakang Hotel Bunga Youtefa, Distrik Abepura.
Kabag Ops Polresta Jayapura Kota, AKP Hanafi mengatakan, data sementara yang berhasil dihimpun dari kebakaran di Rusun Pasar Inpres ada 135 KK yang harus kehilangan tempat tinggalnya.
“Karena api berhasil menghanguskan sebanyak 21 kamar di lokasi rusun dan 12 bangunan non permanen yang merupakan toko, kios serta rumah sewa,” katanya.
Kronologi kebakaran di Dok IX diduga berasal dari kabel listrik (arus pendek) di salah satu rusun.
“Tim identifikasi Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota bersama Reskrim Polsek Jayapura Utara kini sementara di TKP sedang lakukan Olah TKP penyebab kebakaran, sementara untuk kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 3 miliar,” beber Hanafi.
Api berhasil dipadamkan dua jam kemudian dengan dibantu oleh mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Jayapura dan AWC dari Polda Papua, Brimbobda Papua dan Polresta Jayapura Kota.
“Semuanya dikerahkan untuk mempercepat pemadaman api,” tandasnya.
Lanjut Hanafi, untuk kebakaran di Abepura tepatnya di belakang Hotel Bunga Youtefa, api membakar empat petak kamar kos di lantai dua milik Falim Lanuri (43), di mana kerugian materil diperkirakan mencapai Rp300 juta.
“Dugaan sementara menurut keterangan saksi api berasal dari arus pendek listrik yang terjadi di salah satu kamar kos, dimana api cepat menyebar namun dapat dipadamkan sebelum merambat ke rumah lainnya,” pungkasnya.
Selanjutnya kata Hanafi, dari dua kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun di Dok IX banyak KK ataupun korban yang harus ketinggalan tempat tinggalnya.
“Kami masih akan lakukan pendalaman dan pendataan di lokasi kejadian guna mengetahui secara pasti awal mula api menyala, tim identifikasi kini sedang bekerja di lapangan dengan melakukan olah TKP,” tutupnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


