Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Tim Pengacara Gubernur LE Sebut Pernyataan Mahfud MD Menyesatkan

Tim Pengacara Gubernur LE Sebut Pernyataan Mahfud MD Menyesatkan

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Tim Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening menyebut pernyataan Menteri Koordinator Poltik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD sangat menyesatkan.

Tak hanya menyampaikan pernyataan sesat, menurut Roy konferensi pers yang dilakukan Mahfuf MD juga tak lazim karena didampingi salah satu pimpinan KPK.

“Itu artinya KPK tidak independen lagi karena kekuasaan pemerintahan sudah masuk di dalam tubuh KPK. Ini berbahaya dan ada yang kita nilai tidak wajar karena pimpinan KPK, kok bisa ikut konferensi pers dengan Menkopolhukam. Ada apa ini? tanya Roy dalam keterangan pers di Jayapura, Senin (19/9/2022).

Apa yang disampaikan Mahfuf MD dalam konferensi pers tentu menjadi momok bagi perkara yang disidik oleh KPK itu sendiri.

Roy pun sangat menyayangkan pernyataan yang dikeluarkan Mahfud MD bukan Pro Yustisia. Pasalnya, hal itu masih opini dan membutuh banyak pendalaman, kerja penyelidikan dan juga perumusan terkait perbuatan apa yang terjadi, serta pencarian pelakunya.

“Kita menyayangkan ini belum terjadi tetapi Mahfud MD selaku Menkopolhukam sudah memberikan statement-tatement di luar Pro Yustisia. Ya, apalagi ini menyangkut nama baik Gubernur Papua Lukas Enembe,” tegas Roy.

Saat ini Tim Pengacara Lukas Enembe hanya tetap fokus pada penyidikan yang dilakukan KPK atas kasus yang disangkakan yaitu dugaan menerima gratifikasi Rp 1 miliar.

“Kita tidak ingin bicara lebih dalam yang tidak masuk dalam fokus penyidikan saat ini, karena yang kita dampingi Pak Gebernur Papua dalam perkara adalah dugaan gratifikas. Jadi soal yang lain-lain kita belum bisa komentar karena itu belum ada faktanya dan belum masuk pada ranah penyelidikan dan penyidikan,” tandas Roy.

Tim Pengacara Lukas Enembe pun meminta Mahfud MD untuk menghentikan upaya-upaya yang mengganggu kliennya.

“Dengan segala hormat saya minta Pak Mahfud MD agar upaya-upaya seperti ini dihentikan dulu. Jangan memperkeruh suasana, tapi kita fokus pada penyidikan yang dilakukan KPK,” pinta Roy.

Apa yang dilakukan Menkopolhukam bisa membuat publik menilai bahwa ini adalah salah satu upaya pembunuhan karakter kepada Gubernur Lukas Enembe.

” Harusnya kita menghormati dulu satu perkara yang sedang terjadi saat ini. Apalagi Pak Gubernur sedang sakit dan fokus konsultasi pengobatan dengan dokter yang ada di Singapura dan Filipina. Semoga hasil konsultasi dokter pribadi dengan dokter di Singapura dan Filipina bisa memberikan solusi bagi kesehatan beliau yang mengidap komplikasi diabetes, jantung dan ada ginjal juga,” jelas Roy ia pun sudah berkoordinasi dengan Direktur Penyidikan KPK Guntur Asep terkait kondisi Lukas Enembe.

“Selalu saya koordinasikan. Jadi, jika bapak sehat nanti kita akan bahas soal kapan pemeriksaan. Intinya kami koperatif kok,” pungkas Roy.

Sebagaimana diberitakan di salah satu media nasional Menkopolhukam Mahfud MD menyebutkan ada uang ratusan miliar rupiah terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Papua, Lukas Enembe. Dia menegaskan, kasus Lukas tidak hanya sebatas pada dugaan gratifikasi Rp 1 miliar

“Ada laporan dari PPATK tentang dugaan korupsi atau ketidakwajaran dari penyimpanan dan pengelolaan uang jumlahnya ratusan miliar dalam 12 hasil analisis yang disampaikan ke KPK,” tutur Mahfud saat jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (19/9/2022).

Sebelumnya, KPK membenarkan Gubernur Papua Lukas Enembe berstatus sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. Dia menjadi tersangka berdasarkan aduan dari masyarakat.

Dia mengikuti jejak dua kepala daerah di bumi Cendrawasih yang ikut tersandung kasus hukum di KPK yakni Bupati Mimika, Eltinus Omaleng dan Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan adat Saireri Dukung Pilkada Damai di Tanah Papua 

    Dewan adat Saireri Dukung Pilkada Damai di Tanah Papua 

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dewan Adat Wilayah Saireri Provinsi Papua mendukung penyelenggaraan Pilkada Damai Tahun 2024 dan pengangkatan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota atau DPRK jalur Otsus. Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Adat wilayah Saireri, Sopater Ayomi, Selasa (21/5/2024). Kata dia, seluruh rakyat Papua harus turut menjaga keamanan dan kenyamanan di Papua termasuk di Kepulauan Yapen […]

  •  Dit Resnarkoba Polda Papua Musnahkan 4,8 Kg Ganja dan 58 Gram Sabu dari 8 Tersangka

     Dit Resnarkoba Polda Papua Musnahkan 4,8 Kg Ganja dan 58 Gram Sabu dari 8 Tersangka

    • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Direktorat Reserse Kriminal Narkoba memusnakan barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja di kantor Dit Resnarkoba Polda Papua, Kamis (11/8/2022). Pemusnahan itu dihadiri Wadir Resnarkoba Polda Papua AKBP Supriagung, SJaksa Penuntut Umum Bidang Narkotika Jaksa Madya Yafeth Ruben Bonai Kasubdit satu Kompol Hasanuddin, Kasubdit dua AKP H. Unding Alimuddin dan Kasubdit tiga […]

  • Gedung B Fakultas Ekonomi Uncen Dibakar OTK

    Gedung B Fakultas Ekonomi Uncen Dibakar OTK

    • calendar_month Rab, 2 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolsek Heram AKP Frangky Rumbiak mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki kasus pembakaran Gedung B Fakultas Ekonomi Universitas Cenderawasih yang berlokaso Perumanas III Waena Distrik Heram, Selasa (2/1/2022). “Ya benar, personil kami pagi tadi telah merespon laporan masyarakat terkait adanya kejadian pembakaran Gedung B Fakultas Ekonomi Uncen Waena,” katanya. Dia menjelaskan, api berhasil dipadamkan […]

  • Papua Masih Adaptasi New Normal, Wagub : Soal Pembatasan Itu Kewenangan Kepala Daerah..!

    Papua Masih Adaptasi New Normal, Wagub : Soal Pembatasan Itu Kewenangan Kepala Daerah..!

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.276
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal mengatakan hingga 28 hari kedepan status pencegahan Covid-19 di Papua masih Adaptasi New Normal. Hal tersebut diungkapkan Klemen usai memimpin rapat penanganan covid-19 Provinsi Papua yang di gelar di Hotel Swissbell Jayapura, Selasa 29 September 2020. “Jadi hingga kini kita masih ada di adaptasi new normal […]

  • Astra Motor Papua Gelorakan Kampanye Semangat Cari Aman Sejak Dini   

    Astra Motor Papua Gelorakan Kampanye Semangat Cari Aman Sejak Dini  

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – —Astra Motor Papua selaku main dealer Honda di wilayah Papua dan Papua Barat terus melakukan edukasi safety riding untuk meningkatkan semangat #Cari_Aman. Edukasi tersebut diberikan sejak dini. Prosesor Promosi Astra Motor Papua, Dulfi Ade Putra, mengungkapkan, edukasi cari aman itu diberikan bagi pelajar SMA Hikmah Yapis, Rabu (13/4/2022). “Edukasi ini diikuti 40 […]

  • Ini Kronologis Penyerangan KKB di Nduga yang Tewaskan Prajurit TNI

    Ini Kronologis Penyerangan KKB di Nduga yang Tewaskan Prajurit TNI

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Nduga, Topikpapua.com – informasi terkait penyerangan prajurit TNI yang sedang melakukan pencarian pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mahrtens di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua Tengah menyebutkan ada 6 anggota TNI yang meninggal dunia dan 9 lainnya disandera KKB dibantah oleh Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav Herman Taryaman. Menurut Kolonel Herman, hingga saat ini laporan yang […]

expand_less