Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Tim Pengacara Gubernur LE Sebut Pernyataan Mahfud MD Menyesatkan

Tim Pengacara Gubernur LE Sebut Pernyataan Mahfud MD Menyesatkan

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Tim Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening menyebut pernyataan Menteri Koordinator Poltik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD sangat menyesatkan.

Tak hanya menyampaikan pernyataan sesat, menurut Roy konferensi pers yang dilakukan Mahfuf MD juga tak lazim karena didampingi salah satu pimpinan KPK.

“Itu artinya KPK tidak independen lagi karena kekuasaan pemerintahan sudah masuk di dalam tubuh KPK. Ini berbahaya dan ada yang kita nilai tidak wajar karena pimpinan KPK, kok bisa ikut konferensi pers dengan Menkopolhukam. Ada apa ini? tanya Roy dalam keterangan pers di Jayapura, Senin (19/9/2022).

Apa yang disampaikan Mahfuf MD dalam konferensi pers tentu menjadi momok bagi perkara yang disidik oleh KPK itu sendiri.

Roy pun sangat menyayangkan pernyataan yang dikeluarkan Mahfud MD bukan Pro Yustisia. Pasalnya, hal itu masih opini dan membutuh banyak pendalaman, kerja penyelidikan dan juga perumusan terkait perbuatan apa yang terjadi, serta pencarian pelakunya.

“Kita menyayangkan ini belum terjadi tetapi Mahfud MD selaku Menkopolhukam sudah memberikan statement-tatement di luar Pro Yustisia. Ya, apalagi ini menyangkut nama baik Gubernur Papua Lukas Enembe,” tegas Roy.

Saat ini Tim Pengacara Lukas Enembe hanya tetap fokus pada penyidikan yang dilakukan KPK atas kasus yang disangkakan yaitu dugaan menerima gratifikasi Rp 1 miliar.

“Kita tidak ingin bicara lebih dalam yang tidak masuk dalam fokus penyidikan saat ini, karena yang kita dampingi Pak Gebernur Papua dalam perkara adalah dugaan gratifikas. Jadi soal yang lain-lain kita belum bisa komentar karena itu belum ada faktanya dan belum masuk pada ranah penyelidikan dan penyidikan,” tandas Roy.

Tim Pengacara Lukas Enembe pun meminta Mahfud MD untuk menghentikan upaya-upaya yang mengganggu kliennya.

“Dengan segala hormat saya minta Pak Mahfud MD agar upaya-upaya seperti ini dihentikan dulu. Jangan memperkeruh suasana, tapi kita fokus pada penyidikan yang dilakukan KPK,” pinta Roy.

Apa yang dilakukan Menkopolhukam bisa membuat publik menilai bahwa ini adalah salah satu upaya pembunuhan karakter kepada Gubernur Lukas Enembe.

” Harusnya kita menghormati dulu satu perkara yang sedang terjadi saat ini. Apalagi Pak Gubernur sedang sakit dan fokus konsultasi pengobatan dengan dokter yang ada di Singapura dan Filipina. Semoga hasil konsultasi dokter pribadi dengan dokter di Singapura dan Filipina bisa memberikan solusi bagi kesehatan beliau yang mengidap komplikasi diabetes, jantung dan ada ginjal juga,” jelas Roy ia pun sudah berkoordinasi dengan Direktur Penyidikan KPK Guntur Asep terkait kondisi Lukas Enembe.

“Selalu saya koordinasikan. Jadi, jika bapak sehat nanti kita akan bahas soal kapan pemeriksaan. Intinya kami koperatif kok,” pungkas Roy.

Sebagaimana diberitakan di salah satu media nasional Menkopolhukam Mahfud MD menyebutkan ada uang ratusan miliar rupiah terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Papua, Lukas Enembe. Dia menegaskan, kasus Lukas tidak hanya sebatas pada dugaan gratifikasi Rp 1 miliar

“Ada laporan dari PPATK tentang dugaan korupsi atau ketidakwajaran dari penyimpanan dan pengelolaan uang jumlahnya ratusan miliar dalam 12 hasil analisis yang disampaikan ke KPK,” tutur Mahfud saat jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (19/9/2022).

Sebelumnya, KPK membenarkan Gubernur Papua Lukas Enembe berstatus sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. Dia menjadi tersangka berdasarkan aduan dari masyarakat.

Dia mengikuti jejak dua kepala daerah di bumi Cendrawasih yang ikut tersandung kasus hukum di KPK yakni Bupati Mimika, Eltinus Omaleng dan Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerombolan Pengacau Kembali Bakar Honai Milik Warga di Kabupaten Puncak, Ini Pemicunya

    Gerombolan Pengacau Kembali Bakar Honai Milik Warga di Kabupaten Puncak, Ini Pemicunya

    • calendar_month Sen, 31 Jan 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kelompok Separatis Teroris (KST) di Papua, pimpinan Numbuk Telenggen kembali berulah dengan membakar satu honai milik warga setempat yang merupakan Orang Asli Papua (OAP) atas nama Koname Murib (Suku Dani) di Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (31/01/2022). Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, mengatakan, pembakaran itu terjadi sekira pukul 11.59 […]

  • Berinovasi, Pedagang Tradisional di Nabire Bantu Tekan Inflasi

    Berinovasi, Pedagang Tradisional di Nabire Bantu Tekan Inflasi

    • calendar_month Jum, 28 Jun 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan apresiasi para pedagang tradisonal di Kabupaten Nabire yang ikut berperan dalam menekan harga inflasi. Dimana dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS) angka inflasi di Provinsi Papua Tengah, angka inflasi Year on Year (y-on-y) mencapai 5,39 persen. Penjabat Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik mengatakan komoditi pangan […]

  • Di Nduga, Program SI-IPAR Ajar Anak- anak 3 M

    Di Nduga, Program SI-IPAR Ajar Anak- anak 3 M

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Program Si-Ipar merupakan tujuan Operasi Damai Cartenz dalam membantu anak bangsa untuk lebih semangat dalam menempuh pendidikan. Melalui Binmas Noken Nduga, KBO Binmas Polres Nduga Ipda Nus Korea bersama dengan anggotanya melaksanakan kegiatan belajar-mengajar kepada anak-anak yang berada di Distrik Kenyam, Kamis (24/11/2022). Anak-anak yang tinggal di sekitar Distrik Kenyam sepulang dari […]

  • Buka Musda ke-IV Partai Hanura, Ini Pesan Gubernur Fakhiri

    Buka Musda ke-IV Partai Hanura, Ini Pesan Gubernur Fakhiri

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta partai Hanura harus mampu menjadi jembatan yang menghubungkan suara rakyat dengan kebijakan publik. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat membuka Musyawarah Daerah ke IV Partai Hanura di Jayapura, Papua, Jumat (7/11/2025). “Partai politik memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah untuk memperkuat demokrasi dan menyalurkan aspirasi rakyat, dan […]

  • Polisi Bakal Tindak Tujuh Pelanggaran Prioritas di Operasi Keselamatan Cartenz 2022

    Polisi Bakal Tindak Tujuh Pelanggaran Prioritas di Operasi Keselamatan Cartenz 2022

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Direktorat Lalu Lintas Polda Papua menggelar operasi keselamatan bagi para pengguna jalan dengan sandi ‘Operasi Keselamatan Cartenz 2022’. Operasi tersebut mulai digelar 1-14 Maret 2022. “Operasi keselamatan ini untuk mencipta kondisi Kamseltibcar Lantas menjelang hari raya idul fitri selama 14 hari yang dimulai hari ini hingga tanggal 14 Maret mendatang,” ujar Dirlantas […]

  • Dipanggil Sebagai Saksi Kasus Video Panas,  Oknum Kepala Daerah Beralasan Medical Cek up

    Dipanggil Sebagai Saksi Kasus Video Panas, Oknum Kepala Daerah Beralasan Medical Cek up

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 756
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Oknum kepala daerah yang disebut-sebut sebagai salah satu saksi video ‘panas’ di Kabupaten Mimika, belum memenuhi panggilan pihak penyidik Subdit V Siber Dit Reskrimsus Polda Papua. Ia beralasan sedang melakukan medical cek up (pemeriksaan kesehatan), sebagai jawaban atas surat pemanggilannya sebagai saksi, terhadap kasus dugaan Tindak Pidana Pornografi dan Informasi, Transaksi Elektronik […]

expand_less