Dituding Terima Uang Untuk Muluskan DOB Papua Selatan, YPM Minta Klarifikasi Bupati Merauke
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 14 Jul 2022
- visibility 330
- comment 0 komentar

Yan Permenas Mandenas/ist
Jakarta, Topikpapua.com, – Tak terima dituding menerima uang untuk memuluskan realisasi pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Provinsi Papua Selatan, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Papua, Yan Permenas Mandenas (YPM) pun meminta klarifikasi pernyataan Bupati Merauke, Romanus Mbaraka ihwal tudingan tersebut.
Menurut YPM, pernyataan tudingan yang disampaikan Bupati Romanus dalam sebuah videonya yang beredar di media sosial itu, juga menyeret nama anggota DPR lainnya, yakni Komarudin Watubun.
Padahal, kata YPM, pihaknya telah maksimal dalam bekerja sebagai wujud pertangungjawaban wakil rakyat terhadap Rakyat Papua, baik lewat Revisi UU Otsus PAPUA dan RUU Pembentukan DOB Menjadi UU.
“Apa yang dikatakan sama sekali tidak benar. Karena tidak pernah kami menerima apapun dari beliau. Kami ini berjuang untuk kepentingan Papua bukan kepentingan ]ribadi, kelompok atau golongan tertentu. Sehingga saya sudah beritahukan beliau via telpon seluler agar melakukan klarifikasi atas pernyataannya, agar tidak menjadi polemik di masayarakat,” tegasnya saat dihubungi, Kamis (14/7/2022)
Selama menjadi Wakil Ketua Tim Pansus RUU Otsus Papua, YPM menegaskan sama sekali tidak menerima atau meminta biaya kepada siapapun.
Pihaknya bekerja profesional sebagai wakil rakyat untuk menampung aspirasi masyarakat demi merevisi RUU Otsus Papua termasuk pembentukan DOB Provinsi di Papua agar lebih baik lagi kedepannya dan mampu mensejahterakan masyarakat Papua.
“Apa yang kami lakukan di DPR Semua jelas terlihat. Kami siang malam membahas Revisi Otsus dan DOB Provinsi di PAPUA untuk kepentingan rakyat. Apa yang disampaikan Bupati Merauke itu tidak benar,” tegasnya lagi.
YPM mengaku vidieo viral Bupati Merauke, sudah dilaporkan ke Pimpinan Partai Gerinda. Pihak partai Gerindra sudah memerintahkannya untuk meminta klarifikasi atas tudingan tersebut.
“Saya langsung laporkan ke pimpinan partai dan sudah ditugaskan untuk meminta klarifikasi pernyataan Bupati Merauke, Romanus Mbaraka secepatnya,”tandasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


