Dua Korban Tembak KST di Ilaga Akhirnya Berhasil Dievakuasi ke Timika
- account_circle topik papua
- calendar_month Sen, 21 Feb 2022
- visibility 98
- comment 0 komentar

Proses evakuasi dua korban penembakan di Ilaga, Puncak, Senin (21/2/2022)/ foto ist
Puncak, Topikpapua.com, – Proses evakuasi dua korban penembakan Kelompok Separatis Teroris (KST di Bandara Aminggaru Ilaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua, berlangsung dengan aman dan lancar, Senin (21/2/2022) pagi.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, mengungkapkan, dua korban tersebut dievakuasi menuju Bandara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika, sekitar pukul 07.30 WIT menggunakan Hellycopter Carakal TNI-AU EC-725/HT-7203.
Pihaknya pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak tanpa terkecuali, yang telah membantu proses evakuasi, sehingga dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
“Demi kemanusiaan semua tergerak dan peduli untuk membantu masyarakat dan aparat keamanan yang telah menjadi korban aksi teror dari gerombolan separatis teroris di Papua,” ucapnya.
Kapendam menjelaskan, dua korban penembakan tersebut adalah warga sipil dan aparat TNI. Mereka merupakan korban dari aksi teror penembakan disertai pembakaran oleh KST yang dilakukan pada hari Minggu (20/2/2022).
“Dua korban yang dievakuasi adalah Personel TNI AU Satgas Lanud Kopasgat atas nama Praka Fermansyah (29). Dia anak asi Papua yang mengalami luka tembak pada bagian bahu sebelah kiri tembus punggung kanan, kondisi masih dalam sadar dan stabil,” beber kapendam.
“Sedangkan korban masyarakat sipil merupakan Karyawan PT. MTT (Martha Tunggal Teknik) atas nama Glen Sumampaw (30) warga Manado yang mengalami luka tembak pada bagian bawah ketiak kiri, kondisi masih dalam sadar dan stabil,” timpalnya lagim
Selanjutnya dua korban setibanya di Mimika, akan mendapatkan perawatan secara intensif dan diharapkan luka tembak yang dialami dapat segera pulih sehingga bisa beraktivitas kembali.
“Mohon doanya dari semua pihak semoga kedua korban dapat segera pulih, dan tidak ada lagi korban-korban berikutnya dari aksi teror yang tidak berperikemanusiaan dari gerombolan KST,” tutup kapendam. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




