Lagi.., Hamba Tuhan di Intan Jaya Tertembak
- account_circle topik papua
- calendar_month Rabu, 7 Okt 2020
- visibility 1.722
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni bersama Ketua DPRD Intan Jaya, Panus Wonda dan Anggota DPR Papua, Thomas Sondegau menjenguk korban penembakan di RSUD Sugapa / ist
Sugapa, Topikpapua.com, – Kasus penembakan terhadap hamba Tuhan kembali terjadi di kabupaten Intan Jaya, Papua. Kali ini kasus penembakan melukai seorang gembala gereja atau pewarta gereja Katolik Stasi Emondi, Paroki Bilogai di Distik Sugapa.
Bupati kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni, mengaku hingga saat ini belum diketahui siapa pelaku penembakan hamba Tuhan Tersebut.
“Ya.., korban penembakan namanya Agustinus Duwitau yang sedang dalam.perjalanan dari Pusat Paroki Bilogai menuju Pos Emondi, kejadian sekitar pukul 07.00 WIT,” kata Bupati Natalis Tabuni kepada Pers, lewat rilis yang di terima Redaksi Topik, Rabu (07/10/20).
Menurutnya, Korban mengalami luka tembak di pundak kiri hingga tembus di dada kiri atas, “Korban sempat dievakuasi warga dan dibawa dengan ambulans ke UPTD RSUD Sugapa, Intan Jaya untuk mendapatkan perawatan secara intensif, “Ujar Bupati.
Sementara itu, Paska laporan penembakan, Bupati bersama Ketua DPRD Intan Jaya, Panus Wonda dan Anggota DPR Papua, Thomas Sondegau langsung menjenguk korban di UPTD RSUD Sugapa.
Usai menjenguk korban, Bupati Natalis Tabuni mengatakan, setelah mendapatkan informasi adanya penembakan, dirinya langsung memerintahkan ASN Dinkes Intan Jaya bersama pihak Gereja Katolik dan beberapa tokoh masyarakat untuk memastikan adanya penembakan itu.
“Ternyat ditemukan korban gembala pak Agustinus Duwitau ada di puncak gunung dan sekarang sudah ada di UPTD RSUD Sugapa untuk mendapatkan perawatan,” katanya.
Bupati Natalis berharap setelah ada penanganan awal dari tim medis RSUD Sugapa, kemudian Kamis, 8 Oktober 2020 pagi hari akan dirujuk ke Nabire.
Bupati Natalis mengaku belum tahu pasti kejadian penembakan terhadap korban tersebut, termasuk siapa pelaku penembakan.
“Kami sendiri dari Pemkab Intan Jaya akan mendalami dan berkoordinasi dengan TNI dan Polri terkait kejadian ini,” ujarnya.
Bupati Natalis juga berharap kepada masyarakat Sugapa untuk tetap tenang dan mengikuti himbauan dari pemerintah daerah.
“Sesuai imbauan tertulis dari Pemkab Intan Jaya bersama TNI dan Polri bersama stakeholder untuk tidak keluar malam diatas jam 18.00 dan tidak boleh bepergian sendiri. Tidak boleh bawa senapan angin, kalau mau bepergian beri tahu petugas. tetap waspada karena Intan Jaya belum pulih sepenuhnya,” Jelas Bupati Natalis.
Sebelumnya, di beritakan pada Sabtu 19 September 2020, seorang Pendeta (Yeremia Zanambani) dilaporkan meningal dunia akibat tertembak di Intan Jaya.
Paska meninggalnya Pendeta Yeremia Zanambani, informasi terkait pelaku penembakan terus menjadi buah bibir di media maupun media sosial.
Ada yang menyebut pelaku nya adalah TNI, namun ada juga yang menuding KKB pimpinan Jelek Waker yang melakukan penembakan.
Walau Polisi telah melakukan olah TKP terkait kasus tersebut, namun hingga kini siapa pelaku penembakan pendeta Yeremia Zanambani masih menjadi misteri. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua





Saat ini belum ada komentar