Mantan Kejati Papua Pimpin Tim TGPF Kasus Intan Jaya Bertemu Kapolda dan Pangdam
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 8 Okt 2020
- visibility 578
- comment 0 komentar

Wakil Ketua Tim Investigasi Lapangan kasus Intan Jaya, Sugeng Purmomo saat memimpin pertemuan dengan jajaran Polda dan Kodam Papua / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Kasus kekerasan di Kabupaten Intan Jaya akhirnya mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat. Lewat Kementrian Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Republik Indonesia membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Intan Jaya.
TGPF Intan Jaya dilaporkan telah terbang dari Jakarta, Rabu malam. Tim di bagi menjadi dua, Tim pertama dengan tujuan Intan jaya dan tim kedua menuju kota Jayapura.
“Kami datang ke Papua dengan tujuan yang sama tapi tugas yang berbeda, pada saat kemaren kami sudah melakukan pertemuan dengan jajaran pemerintah provinsi papua dan hari ini kami bertemu dengan jajaran Polda dan Kodam XVII Cenderawasih, “Kata Sugeng Purnomo kepada Pers usai menggelar pertemuan dengan Jajaran Polda dan Kodam XVII Cenderawasih di Mapolda Papua, Kamis (08/10/20) .
Sugeng Purnomo yang juga adalah mantan Kejati Papua menyebutkan bahwa tim yang di bentuk oleh Menkopolhukam Mahfud Md ini bukan Tim yang sifatnya proyustisial.
“Karena itu tugasnya Kepolisian, kami tugasnya hanya mengumpulkan data, bahan dan keterangan terkait kasus kekerasan di Intan Jaya, nantinya hasil kerja kami dijadikan bahan masukan dalam hal ini kepada Bapak Menkopolhukam untuk kemudian diberikan saran pendapat kepada pemerintah, “Jelas Sugeng.
Sugeng berharap dari informasi yang di kumpulkan di jayapura, nantinya akan dikolaborasikan dengan hasil kerja tim satu yang ada di Intan Jaya.
Hanya di beri Waktu Dua Minggu
Sugeng juga mengaku bila TGPF kasus Intan Jaya ini di berikan waktu hanya dua minggu untuk mengungkap akar masalah yang terjadi di kabupaten Intan Jaya.
“Pak Menkopolhukam memberikan target kepada Tim ini bekerja selama dua minggu, sejak surat keputusan kami terima, namun apabila dalam waktu dua minggu itu ternyata masih dianggap kurang, maka kami masih di beri kesempatan lagi satu minggu. Jadi praktek maksimal kami selama tiga minggu, “Pungkas Sugeng.
Dalam keterangan persnya, Sugeng didampingi oleh beberapa tokoh papua, seperti Taha Alhamid, Michael Manufandu, Konstan Karma dan akademisi Prof. Makariwibisono.
Berikut Susunan Keanggotaan TGPF Kekerasan di Intan Jaya :
- Penanggung Jawab Mahfud MD
- Ketua Tim Pengarah Tri Soewandono
- Anggota Tim Pengarah Purnomo Sidi
- Anggota Tim Pengarah Lutfi Rauf
- Anggota Tim Pengarah Rudianto
- Anggota Tim Pengarah Armed Wijaya
- Anggota Tim Pengarah Janedjri M. Gaffar
- Anggota Tim Pengarah Rus Nurhadi Sutejo
- Anggota Tim Pengarah Jaleswari Pramodhawardani
- Anggota Tim Pengarah Imron Cotan
- Anggota Tim Pengarah Rizal Mustary
- Anggota Tim Pengarah Michael Manufandu
Berikut susunan keanggotaan TGPF dari unsur investigasi lapangan:
- Ketua Tim Investigasi Lapangan Benny Mamoto
- Wakil Ketua Tim Investigasi Lapangan Sugeng Purmomo
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Makarim Wibisono
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Jhonny Nelson Simanjuntak
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Henok Bagau
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Apolo Safonpo
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Constan Karma
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Thoha Abdul Hamid
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Victor Abraham Abaidata
- Anggota Tim Investigasi Lapangan I Dewa Gede Palguna
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Bambang Purwoko
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Budi Kuncoro
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Rudy Heriyanto
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Asep Subarkah
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Eddy Rate Muis
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Samuel Tabuni
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Arif
- Anggota Tim Investigasi Lapangan Edwin Partogi Pasaribu.
(Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




