Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Beranda » Rabu Depan, Pemkot Jayapura Patroli Masyarakat ‘Kepala Batu’

Rabu Depan, Pemkot Jayapura Patroli Masyarakat ‘Kepala Batu’

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 12 Sep 2020
  • visibility 2.306
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Pemerintah Kota Jayapura kembali menjadwalkan patroli aktifitas masyarakat dan dunia usaha. Hal ini berkaitan dengan penerapan  Peraturan Walikota Jayapura Nomor 10 Tahun 2020.

Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Jayapura, Rustan Saru mengatakan perwal tersebut, mulai diberlakukan per 16 September 2020.

“Jadi masyarakat ataupun dunia usaha yang melanggar jam aktifitas maka akan dikenakan sanksi tegas,” kata Rustan Saru, Jumat kemarin.

Adapun sanksi sebagaimana Perwal itu, lanjut Rustan Saru, Pemkot Jayapura menerapkan 2 opsi, masing-masing sanksi perorangan berupa denda Rp200ribu atau kerja bakti selama 1 jam, dan saksi usaha berupa denda Rp500 ribu atau cabut ijin usaha.

Ia mengatakan Pemkot Jayapura telah memperpanjang waktu aktifitas masyarkat dan dunia usahan dari pukul 06.00 – 21.00 WIT. Dimana jika masih terdapat pelanggaran terhadap jam aktifitas tersebut, maka sanksi akan diberlakukan.

“Jadi mulai pertengahan September ini kita akan melakukan patroli guna memberikan himbauan kepada masyarakat maupun dunia usaha, jika masih saja kepala batu  ya  jangan marah kalau kami langsung tindak,” kata Rustan.

Rustan menyebut, sejauh ini penerapan Perwal nomor 10 tahun 2020, bertujuan untuk membangkitkan perekonomian masyarakat Kota Jayapura. Ia mencontohkan, resepsi pernikahan, pertandingan olahraga, Bar, dan XXI dapat dilakukan dengan pengawasan ketat, dan wajib taati protokol kesehatan.

Alasan pemerintah daerah mengijinkan aktifitas masyarakat, lanjut Rustan, lantaran grafis penyebaran Covid-19 Kota Jayapura sudah mencapai titik puncak pada Juli 2020, dimana RO Kota Jayapura per Agustus berada di angka 0,8

“Walaupun dari sisi kasus perhari masih Sembilan hingga 10 kasus. Tetapi dari fakta lapangan yang kami lihat, sampai dengan hari ini, sudah mencapai 300 kasus. Itu artinya, satu hari 20 kasus. Ini pertanda bahanya soal New Normal,” katanya. (Redaksi Topik)

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Irjen Fakhiri : Resimen MDF Harus Melayani Dengan Iklas di Tanah Papua

    Irjen Fakhiri : Resimen MDF Harus Melayani Dengan Iklas di Tanah Papua

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sebutan Resimen Mokomale Dei Foi atau MDF diberikan kepada 489 Bintara Polri asal Papua dan Papua Barat yang belum lama ini dilantik di Sekolah Polisi Negara Base-G Kota Jayapura, Papua, Kamis (11/7/2024). Nama itu rupanya diambil dari bahasa Sentani, Kabupayen Jayapura yang memiliki arti “Polisi Yang Melayani Dengan Ikhlas”. Kepala Kepolisian Daerah […]

  • Pilkada Papua: Jubir Mari-yo Ajak Masyarakat Papua ikut Kawal Suara, Jangan Ada Kecurangan! 

    Pilkada Papua: Jubir Mari-yo Ajak Masyarakat Papua ikut Kawal Suara, Jangan Ada Kecurangan! 

    • calendar_month Sen, 9 Des 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tim sukses pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, MARI-YO, dengan tegas meminta masyarakat Papua ikut mengawal seluruh proses demokrasi yang sementara berjalan di Provinsi Papua. Ada isu yang sengaja dimainkan melalui sosial media dan media masa seakan-akan ada penambahan suara untuk memutarbalikkan fakta dilapangan bahwa Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur […]

  • TNI Tegaskan Tidak Pernah Gunakan Warga Sipil di Papua Sebagai ‘Spion’

    TNI Tegaskan Tidak Pernah Gunakan Warga Sipil di Papua Sebagai ‘Spion’

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pangdam XVII /Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menggunakan masyarakat sipil sebagai intel atau mata mata (spion). “TNI maupun Kodam XVII/Cenderawasih tidak pernah menggunakan masyarakat asli orang Papua (OAP) atau bahkan masyarakat sipil sebagai mata mata. Ini saya tegaskan guna menepis isue yang beredar di masyarakat, ” tegasnya, […]

  • KPU Papua : Ada Tujuh Kabupaten yang Belum Serahkan Dana Hibah

    KPU Papua : Ada Tujuh Kabupaten yang Belum Serahkan Dana Hibah

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dua pekan jelang pelaksanaan Pemilu 2019 KPU Papua mengaku masih ada tujuh Kabupaten yang belum menyerahkan dana hibah untuk penyelenggaraan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif yang akan digelar 17 April 2019. Ketua KPU Provinsi Papua, Theodorus Kossay mengaku ke-tujuh daerah yang belum menyerahkan dana hibah itu adalah, Kabupaten Yahukimo, Dogiyai, Jayawijaya, Paniai, […]

  • Tambahan 24 Kasus Baru, Total Pasien Corona di Kota Jayapura 839 Orang

    Tambahan 24 Kasus Baru, Total Pasien Corona di Kota Jayapura 839 Orang

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Penyebaran wabah Virus Corona di Kota Jayapura kembali naik sigfinikan, dengan jumlah pasien 839 orang. Hari ini, Jumat (25/09/20) terjadi penambahan 24 kasus baru yang tersebar di 8 kelurahan dari  tiga Distrik yang ada di Kota Jayapura. “Hari ini pertambahan 24 kasus baru, sehingga total pasien Covid-19 berjumlah 839 pasien,” kata Kadis […]

  • Edison Awoitauw : Paulus Waterpauw Jadi Gubernur, Papua Aman!

    Edison Awoitauw : Paulus Waterpauw Jadi Gubernur, Papua Aman!

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua Partai Gelora Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw mengakui Paulus Waterpauw punya nama besar, berpengalaman di birokrasi saat menjabat sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat dan saat ini terus menuai dukungan sehingga layak didukung menjadi calon gubernur Papua. “Dari semua calon yang muncul hari ini, semuanya belum pernah menduduki jabatan gubernur. Sementara Kaka Besar […]

expand_less