Putra Asli Tobati Pimpin Kodim Yahukimo
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 5 Agu 2020
- visibility 744
- comment 0 komentar

Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, Pimpin Sertijab dan tradisi korps dua Komandan Kodim (Dandim)/Ist
Jayapura, Topikpapua.com – Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan memimpin sertijab dua Komandan Kodim (Dandim), Selasa (04/08/20).
Menariknya, salah satu diantara pejabat Kodim yang dilantik, merupakan Putra Asli Papua dari kampung Tobati, Letkol Inf Christian F. R Ireeuw. A. Md yang menjabat sebagai Dandim 1715/Yahukimo.
Jebolan Sekolah Perwira Prajurit Karier tahun 1997 ini, menggantikan pejabat sebelumnya Letkol Letkol Arm Eko Budi .S. Sementara pejabat Kodim lainnya, Dandim 1712/Sarmi dari Letkol Inf Jerry Mailoa, S.E. kepada Letkol Inf Rizky Marlon Silalahi, yang merupakan Komandan Batalyon 811 Sat Gultor Kopasus, yang merupakan peraih Adhi Makayasa lulusan Akademi Militer tahun 2002.
Danrem Izak mengatakan, menjadi kebanggan tersendiri bagi Papua, khususnya masyarakat Port Numbay, lantaran putra terbaiknya dapat menjadi salah satu Dandim di wilayah Papua.
“Artinya, doa masyarakat Port Numbay mengiringi Letkol Inf Christian untuk menjadi Dandim di Yahukimo, walaupun tidak memimpin di daerah kelahirannya, saya yakin pihaknya mampu membangun dan memajukan daerah yang menjadi tanggung jawabnya”, kata Danrem
Demikian juga Dandim Sarmi, Danrem berharap dalam melaksanakan tugas tetap mengedepankan pendekatan kesejahteraan dan pendekatan secara keagamaan.
Menurut Danrem, Kodim Yahukimo dan Sarmi memiliki karakter sendiri-sendiri, termasuk gangguan keamanan. Sehingga Dandim berpesan, agar dalam menyelesaikan konflik harus dengan pendekatan kesejahteraan, karena sesungguhnya kesejahteraan tersebut, sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Danrem juga meminta adanya komunikasi antara TNI khususnya pejabat yang baru dilantik, untuk membangun komunikasi secara intens dengan kelompok bersenjata. Agar tidak mengganggu proses pembangunan yang sedang berlangsung oleh pemerintah daerah dibantu oleh TNI dan juga aparat teritorial.
“Bangun komunikasi, kenali mereka, dekati mereka dan layani mereka sehingga masyarakat yang ada di wilayah akan merasakan keberadaan TNI di wilayah tersebut,” kata Danrem Izak. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




