Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Tersandung Kasus Dana 7 Miliar, Ketua dan Anggota KPU Mamberamo Raya Dipecat

Tersandung Kasus Dana 7 Miliar, Ketua dan Anggota KPU Mamberamo Raya Dipecat

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 29 Jul 2020
  • visibility 2.320
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com – Dewan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan pemberhentian tetap terhadap Ketua KPU Mamberamo Raya berserta tiga orang anggotanya.

Keempat komisioner KPU ini, tersangkut kasus dugaan pertanggung jawaban dana hibah senilai Rp7 miliar  dari Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya, tanpa adanya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemilu Tahun 2019.

“ Sanksi Pemberhentian Tetap kepada Teradu 1 Hasan Tomuselaku Ketua merangkap Anggota, Teradu II Marthen Murafer, Teradu III Meitty Ebta Rumandewai dan Teradu IV Yulius Elon Awaki, masing-masing selaku Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mamberamo Raya terhitung sejak dibacakannya Putusan ini,” kata Ketua DKPP, Muhammad saat sidang pembacaan putusan  di Kantor DKPP Jakarta, Rabu (29/07/2020) siang.

Dilansir dari humas DKPP, Ketua dan tiga anggota KPU Kabupaten Mamberamo raya, tersandung kasus  Penerimaan Dana Hibah Pemilu 2019 sebesar Rp.7.000.000.000,-(Tujuh Milyar Rupiah), tanpa adanya Naskah Perjanjian Hibah Daerah(NPHD) dengan Pemerintah Daerah setempat.

Majelis DKPP dalam pertimbangannya,  berpendapat Ketua KPU bersama tiga anggotanya  terbukti tidak profesional dalam mengelola dana hibah dari Pemkab Mamberamo Raya sebesar Rp 7 milyar yang diserahkan Wakil Bupati Mamberamo Raya kepada Teradu I dan dicairkan pada 8 dan 12 April 2019.

Dimana, saat audit dilakukan Ketua maupun tiga anggota KPU tidak dapat memberikan bukti NPHD termasuk surat ijin pembukaan rekening BPP, Register atas Dana Hibah kepada DJPRR, dan belum dilakukan revisi DIPA.

“Teradu I selaku Ketua KPU Kabupaten Mamberamo Raya telah mengabaikan prinsip manajemen dan tertib administrasi pengelolaan keuangan negara. Sementara, Teradu I sampai III tidak memiliki sensitivitas untuk melaksanakan kewajiban etis yaitu bersikap dan bertindak hati-hati dalam melakukan perencanaan dan menggunakan anggaran agar tidak berakibat pemborosan dan penyimpangan,” kata ketua DKPP.

Terkait dana sebesar Rp 7 miliar dari Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya, terdapat ketidakjelasan status apakah dana tersebut merupakan dana pinjaman atau dana hibah kepada KPU Kabupaten Mamberamo Raya.

 “Ketidakpastian status dana tersebut menimbulkan masalah baik dalam pengelolaan maupun pertanggungjawaban,” kata Anggota Majelis, Didik Supriyanto, S.IP.,MIP.

Selain persoalan dana hibah, Teradu I sampai III terbukti melakukan penunjukan langsung pihak ketiga yaitu mendistribusikan logistik penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019. Penunjukan itu tidak diketahui oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KPU Kabupaten Mamberamo Raya.

Teradu I sampai III menolak kebenaran adanya tanda terima kasih sebesar 12% dari pihak ketiga sebagaimana didalilkan Pengadu. Namun berdasarkan alat bukti Laporan Hasil Audit, Teradu II dan III mengaku kepada Inspektorat KPU bahwa pihak ketiga akan memberikan ucapan terima kasih sebesar 12% apabila terdapat sisa dana distribusi logistik.

“Terlepas dari apakah Teradu I sampai III secara faktual menerima “tanda terima kasih” tersebut, DKPP menilai adanya pengakuan tersebut menunjukkan adanya mufakat jahat, itikad buruk, dan penyalahgunaan wewenang dari Teradu I sampai III,” lanjutnya.

Sementara itu, Teradu IV (Yulius Elon Awaki) terbukti tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawab, serta tidak berada di tempat tugas selama lebih 10 bulan. Padahal Teradu I serta KPU Provinsi Papua telah berupaya memanggil Teradu IV melalui sejumlah surat dan tidak mendapatkan respon.

“DKPP menilai tindakan Teradu IV tidak menghadiri Rapat Pleno dan mangkir dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab tanpa alasan tidak dapat dibenarkan menurut hukum dan etika,” tegas Dr. Alfitra Salamm selaku Anggota Majelis. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wapres Ma’ruf akan Sambangi 4 Provinsi di Wilayah Tanah Papua

    Wapres Ma’ruf akan Sambangi 4 Provinsi di Wilayah Tanah Papua

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin yang juga selaku Ketua Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) atau Badan Pengarah Papua (BPP) bakal menyambangi 4 provinsi di Papua, mulai dari provinsi induk yaitu Provinsi Papua, Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Barat. Adapun serangkaian agenda kunjungan kerja Wapres Ma’ruf di kawasan Indonesia […]

  • Gercep, Gubernur Fakhiri Bentuk Badan Percepatan Pembangunan “Papua Cerah”

    Gercep, Gubernur Fakhiri Bentuk Badan Percepatan Pembangunan “Papua Cerah”

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Provinsi Papua, Matius D Fakhiri berencana membentuk Badan Percepatan Pembangunan “Papua Cerah” sebagai langkah strategis menjawab keterbatasan APBD sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pesisir Papua. Menurutnya, Keterbatasan anggaran menjadi tantangan besar, terutama karena sebagian besar APBD terserap untuk belanja pegawai. “Pertama, saya terbebani dengan belanja pegawai. Belanja pegawai mencapai sekitar […]

  • Diburu 3 Hari, 2 Pencuri Ini Akhirnya Terciduk Polisi

    Diburu 3 Hari, 2 Pencuri Ini Akhirnya Terciduk Polisi

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 582
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Dua pelaku pencurian yang juga residivis, di tangkap tim opsnal Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota. Jumat (24/07/20) sore di Hamadi Tanjung. Mereka, telah menjadi buruan Polisi sejak 3 hari belakangan, setelah melakukan tindakan pencurian  uang sebesar Rp3.300.000 di warung makan barokah Q3 Kloofkam. Kasat Reskrim  Polresta Jayapura Kota, AKP Komang Yustrio Wirahadi Kusuma, S.IK […]

  • New Experience with New Honda Scoopy, Sensasi Gaya Berkendara Unik dan Fashionable

    New Experience with New Honda Scoopy, Sensasi Gaya Berkendara Unik dan Fashionable

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak pecinta skutik fashionable New Honda Scoopy untuk menyusuri keindahan pulau Dewata, Bali sambil menikmati matahari terbenam dalam rangkaian kegiatan New Honda Scoopy Experience. Berlangsung bagi para pecinta skutik fashion ini tampil bergaya dengan menggunakan apparel Honda dan mengeksplorasi fitur-fitur unggulan di generasi terbaru Honda Scoopy. Dimulai […]

  • Siap Cetak 13.200 Hektar Sawah, Keerom Ditargetkan Jadi Lumbung Pangan Papua

    Siap Cetak 13.200 Hektar Sawah, Keerom Ditargetkan Jadi Lumbung Pangan Papua

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Keerom, Topikpapua.com, – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri serius ingin membuktikan bahwa Papua bisa dan mampu menjadi salah satu daerah di Indonesia yang mampu swasembada pangan, khususnya untuk produk beras. Setelah Kabupaten Sarmi dan Kota Jayapura, Kali ini Gubernur Fakhiri meninjau langsung lokasi penanaman padi dan pengembangan cetak sawah di kawasan Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom, […]

  • Anak SD Ditembak OTK, Bupati Nduga : Ada Hukum Karma Bagi Pelaku

    Anak SD Ditembak OTK, Bupati Nduga : Ada Hukum Karma Bagi Pelaku

    • calendar_month Jum, 8 Apr 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 111
    • 1Komentar

    Keneyam, Topikpapua.com, – Ratusan pelayat mengantar jenazah Purunus Lokbere (16), korban penembakan orang tak dikenal (OTK) menuju pemakaman di areal depan Bandara Keneyam, Nduga, Papua, Kamis (7/4/2022) siang. Sebelum dimakamkan, dilakukan ibadah pelepasan dan puji-pujian yang dipimpin Pdt Piter Gany, dan Pdt Yohanis selaku pembawa firman. Bupati Nduga Wentius Imiangge bersama Kapolres Nduga, Danramil Keneyam, […]

expand_less