Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Polda Papua Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa di Lanny Jaya, Kerugian Negara Rp168 Milyar

Polda Papua Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa di Lanny Jaya, Kerugian Negara Rp168 Milyar

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
  • visibility 549
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, -Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua berhasil mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dana desa di Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan yang merugikan negara hingga Rp168,17 miliar.

Kapolda Papua, Irjen Patrige Renwarin mengaku dalam kasus korupsi dana desa ini, penyidik Dirreskrimsus Polda Papua telah menetapkan 9 tersangka, enam orang diantaranya merupakan pejabat di lingkup Pemkab Lanny Jaya dan tiga lainnya merupakan pimpinan Bank Papua cabang Lanny Jaya.

Kesembilan tersangka dugaan korupsi dana desa di kabupaten Lanny jaya yaitu :

PW, selaku Sekertaris Daerah tahun 2022 merangkap Pj Bupati Lanny Jaya tahun 2022 – 2024, TK selaku Plt Kepala DPMK Kabupaten Lanny Jaya, YFM selaku koordinator tenaga ahli pemberdayaan masyarakat Kabupaten Lanny Jaya tahun 2022 – 2024, MCY selaku tenaga ahli pemberdayaan masyarakat Kabupaten Lanny Jaya, AS sebagai Sekretaris DPMK Lanny Jaya, ST selaku Kabid Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan bendahara pengelola Alokasi Dana Desa

Tiga tersangka lainnya adalah, CM selaku pimpinan Bank Papua Cabang Lanny Jaya tahun 2022, JEU selaku pimpinan cabang Bank Papua Lanny Jaya tahun 2023 dan HDW selaku pimpinan Bank Papua Cabang Lanny Jaya tahun 2023 – 2024.

“Penyelidikan kasus dugaan korupsi dana desa ini berawal dari aksi demo oleh puluhan kepala kampung di Lanny Jaya pada tahun 2024, saat itu mereka mengancam membakar kantor Bank Papua. Kami pihak kepolisian lalu mengamankan aksi tersebut dan mulai mengendus adanya dugaan tindak pidana penyelewengan dana desa di Lanny Jaya,” jelas Irjen Patrige, di Mapolda Papua, Kamis (25/9/2025)

Lanjutnya, Setelah melakukan penyelidikan selama hampir satu tahun yang menghadirkan 102 saksi dan memperoleh bukti yang kuat, kami akhirnya menetapkan 9 Tersangka atas kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa di Kabupaten Lanny Jaya tahun 2022 hingga tahun 2024.

“Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan kasus ini Penyidik telah menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 14,6 miliar, 1 bidang tanah di tanahToraja, 3 bidang tanah di Arso 2 Keerom dan 4 unit mobil,” ujar Kapolda Papua.

“Proses penyelidikan dilakukan sesuai mekanisme, melalui beberapa kali gelar perkara hingga ditingkatkan ke penyidikan. Setelah audit BPKP, ditetapkan sejumlah tersangka dengan kerugian negara sebesar Rp168 miliar lebih,” lanjut Kapolda.

Direktur Reskrimsus Polda Papua, Kombes Pol Era Adinata, menjelaskan kasus ini melibatkan penyalahgunaan pengelolaan dana desa dan Alomasi Dana Desa yang seharusnya diperuntukkan bagi 354 kampung di Kabupaten Lanny Jaya.

Dana tersebut ditarik atau dipindahkan ke rekening lain tanpa sepengetahuan kepala kampung maupun bendahara kampung.

“Penyalahgunaan dana terjadi karena adanya surat permintaan pemindahbukuan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) ke Bank Papua Cabang Tiom. Dana yang seharusnya masuk ke rekening kampung justru dipindahkan ke rekening operasional P3MD,” ungkap Era Adinata.

Selain itu, ditemukan pula penyalahgunaan alokasi dana desa akibat terbitnya Peraturan Bupati Lanny Jaya Nomor 4 Tahun 2023 dan Nomor 2 Tahun 2024 yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, khususnya terkait pengelolaan keuangan daerah dan desa.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, dan/atau Pasal 5 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, serta Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang, juncto UU Perbankan dan KUHP.

Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin, mengatakan pengungkapan ini merupakan bentuk tanggung jawab aparat kepolisian dalam mendukung pemerintah memberantas praktik korupsi di Tanah Papua.

“Ini adalah bentuk komitmen kami bahwa aparat kepolisian tidak akan tinggal diam terhadap tindak pidana korupsi, terutama yang merugikan masyarakat di Papua. Dana desa seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi,” pungkas Kapolda Papua. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Speed Boat DPR Papua Berpenumpang 8 Orang Hilang di Perairan Pulau Kurudu

    Speed Boat DPR Papua Berpenumpang 8 Orang Hilang di Perairan Pulau Kurudu

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Speed boat milik Pemerintah Papua dilaporkan hilang kontak di perairan Kepulauan Yapen (Tanjung Andei) Sabtu (16/7/2022) sekitar pukul 12.30 WIT. Diketahui dalam speed boat itu berpenumpang 8 orang. Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal membenarkan kejadian tersebut Kamal mengatakan, laporan itu diperoleh dari pelapor bernama Marvin Rumkorem, dimana […]

  • PLN Siagakan 1.819 Personel, Siap Amankan Pasokan Listrik Jelang Nataru

    PLN Siagakan 1.819 Personel, Siap Amankan Pasokan Listrik Jelang Nataru

    • calendar_month Kam, 15 Des 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIW PPB) siap mengamankan pasokan listrik diseluruh tanah Papua menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Sebanyak 1.819 personel yang terdiri dari 1.129 pegawai PLN, 665 petugas pelayanan teknik, 25 petugas Command Center, dan 2 grup Pasukan PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) disiagakan […]

  • Bertemu Suami, Yulce Wenda Beberkan Kondisi Lukas Enembe

    Bertemu Suami, Yulce Wenda Beberkan Kondisi Lukas Enembe

    • calendar_month Sab, 21 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Istri Gubernur Papua Lukas Enembe, Ibu Yulice Wenda minta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertanggungjawab atas semakin menurunnya kondisi kesehatan suaminya, Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe. Dari hasil keterangan dokter RSPAD, diketahui, bahwa kondisi kesehatan Lukas Enembe sudah masuk kondisi gagal ginjal kronis 5 dari kondisi sebelumnya, yang kondisi gagal ginjal kronis 4. […]

  • Pangdam dan Danrem Ajak Para Tokoh Agama Wujudkan Papua Aman dan Damai

    Pangdam dan Danrem Ajak Para Tokoh Agama Wujudkan Papua Aman dan Damai

    • calendar_month Kam, 19 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Korem 172/PWY menggelar kegiatan silaturahmi bersama tokoh agama bertempat di Aula Makorem 172/PWY, Kamis (19/1/2023). Kegiatan yang mengusung tema “Perkokoh Peran Tokoh Agama Dalam Menjaga Kedamaian di Papua” turut hadir Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa didamping Kasdam dan sejumlah pejabat Kodam XVII/Cenderawasih. Pangdam mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sebagai salah satu langkah […]

  • Dilantik Mama Ribka Haluk, Valentinus Sudarjanto Sumito Kembali Jabat Pj Bupati Mimika

    Dilantik Mama Ribka Haluk, Valentinus Sudarjanto Sumito Kembali Jabat Pj Bupati Mimika

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr.Ribka Haluk melantik Valentinus Sudarjanto Sumito sebagai Penjabat Bupati Mimika. Pelantikan di gelar di Aula kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah, Jumat (06/09/2024). Pelantikan Valentinus Sudarjanto Sumito sebagai Pj Bupati Mimika tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-3664 Tahun 2024 tentang Pengesahan Pemberhentian Wakil Bupati Mimika Provinsi […]

  • Festival Budaya Sejuta Rawa II Mappi di Gelar November 2023

    Festival Budaya Sejuta Rawa II Mappi di Gelar November 2023

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Mappi, Topikpapua.com, – Festival Budaya Sejuta Rawa II di Kabupaten Mappi Provinsi Papua Selatan akan kembali digelar. Pelaksanaan Festival Sejuta Rawa II tersebut dijadwalkan pada tanggal 16 – 17 November 2023. Panitia Festival pun mulai mempersiapkan hal -hal yang diperlukan untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut. Festival Budaya Sejuta Rawa ini terbilang unik lantaran dilaksanakan parade […]

expand_less