Wagub Kleman : Tingkat Kesembuhan C-19 di Papua Nomor 1 di Indonesia
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 23 Apr 2020
- visibility 4.016
- comment 1 komentar

Wagub Klemen Tinal bersama Forkompinda Papua saat membahas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 di Provinsi Papua di Gedung Negara, Rabu (22/04/20) / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal mengatakan bila tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Papua tertinggi di Indonesia, bahkan mengalahkan tingkat kesembuhan secara nasional.
“Tingkat jumlah pasien positif Covid-19 di Papua memang meningkat dengan pesat, hingga hari ini ada 124 kasus, dan kita sudah masuk nomor 6 dibawah Bali, Namun secara umum tingkat kesembuhan kita di Papua nomor 1 di Indonesia, “Ungkap Klemen kepada Pers usai memimpin Rapat Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 di Provinsi Papua di Gedung Negara, Rabu (22/04/20).
Dipaparkan Klemen, secara nasional tingkat kesembuhan sebesar 11%, sementara di Papua mencapai angka 27% atau 33 orang dari 124 pasien.
“Dengan demikian kami yakin kalau rakyat dan pemerintah kita sama-sama bekerja sama, kita yakin dalam dua minggu kedepan akan banyak hal-hal yang positif yang kita dapatkan, “Katanya.
Sementara itu terkait langkah Pemerintah Papua untuk menangani pandemi Covid, Klemen mengatakan akan memperpanjang pembatasan sosial atau social distancing dari 24 April 2020 hingga 6 Mei 2020 atau selama dua minggu kedepan.
“Sehingga Kami merasa perlu untuk Menindaklanjuti dengan memperpanjang masa ini hingga dua minggu lagi, untuk itu mari kita bersama-sama baik pemerintah maupun masyarakat dan semua pihak yang terkait bergandengan tangan untuk menanggulangi wabah Covid-19 ini, “Katanya.
Selain memperpanjang waktu pembatasan sosial, Pemerintah Papua juga akan menerapkan beberapa aturan guna mencegah penyebaran covid-19 di tengah masyarakat.
“Kami akan buat aturan untuk tidak beraktivitas lebih dari jam dua siang, karena secara medis di atas jam dua itulah tingkat aktivitas dari pada virus Corona ini sedang tinggi-tingginya,untuk itu kami minta semua aktivitas masyarakat kalau bisa semakin menurun bahkan berhenti diatas jam dua siang,”Tukasnya.
Klemen juga berharap agar di masa pandemi covid ini para pedagang tidak menggunakan kesempatan untuk meraup untung besar dengan menaikkan harga sembako seenaknya.
“ Kepada para pedagang-pedagang kami minta jangan pakai Kesempatan Dalam kesempitan dengan merugikan rakyat karena ini dalam situasi bencana. jangan orang coba-coba mengambil keuntungan dengan menaikkan barang, “Tegasnya.
Untuk mengatasi hak tersebut, Klemen mengaku akan memerintahkan aparat gabungan untuk mengawasi harga sembako di Papua, “saya sudah perintahkan orang-orang untuk menangkap para pedagang yang seenaknya menaikkan harga sembako, Jangan coba-coba bermain di sini. Jangan hanya satu orang untung tapi bikin rusak rakyat di Papua, “Tegas Klemen. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


