Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Kapolda Papua Ungkap Alasan Mengapa Aparat Kesulitan Memberantas KKB

Kapolda Papua Ungkap Alasan Mengapa Aparat Kesulitan Memberantas KKB

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 11 Mar 2020
  • visibility 4.866
  • comment 3 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw mengungkapkan berbagai alasan mengapa pihak TNI-Polri kesulitan untuk memberantas keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Menurut Jendral bintang dua tersebut pihaknya mengalami kesulitan memberantas keberadaan KKB yang kerap membuat onar di daerah pegunungan Papua karena kelompok KKB kerap berbaur dengan warga sipil dan terkadang menggunakan warga sipil sebagai tameng.

“ Pertama itu terkait cara mereka memasuki suatu wilayah.., Bukan seperti yang kita bayangkan, ada suatu kelompok yang menenteng senjata dan berjalan bersama beriringan dan memasuki suatu wilayah.., tidak seperti itu.., Tetapi mereka datang seperti warga biasa, dan kalau seperti itu kita bisa apa.., tidak mungkin kita tindak karena mereka menyamar sebagai masyarakat dan terkadang memakai warga sipil sebagai tameng dan terkadang tameng itu adalah keluarga mereka sendiri, “ Ungkap Kapolda kepada Redaksi Topik, Rabu (11/03/20).

Selain itu diakui Irjen Paulus bila KKB jarang sekali menggunakan jalan raya atau jalan poros dalam melakukan aksinya.

“ Mereka jarang mengunakan jalan poros atau jalan raya, tetapi mereka gunakan jalan tradisional, dan mereka juga bukan jalan berkelompok tetapi jalan menetes., dan ini kesulitan yang sering kami hadapi di lapangan selain keadaan alam dan topografi yang begitu menyulitkan, “ Bebernya.

Selain menguasai medan, diakui Kapolda bila kelompok KKB juga memiliki banyak mata-mata yang di sebar di kampung-kampung, sehinga ketika aparat mendekat, kelompok KKB bisa menggunakan alternatif jalan lain untuk menghindar.

“ Mereka menguasai medan, apabila kita sudah mendekati suatu wilayah atau kampung misalnya, nanti mereka melintas lewat jalur lain, lewat jalur pegunungan atau lewat aliran sungai misalnya, mereka juga punya mata-mata yang selalu memberikan informasi, “ Jelas Irjen Paulus.

Masalah lainnya adalah berkaitan dengan adat dan tradisi mereka di wilayah pegunungan, “ Mereka itu selalu berdiri di bawah pihak yang dianggap sebagai penyelenggara perang atau pemimpin atau yang mempunyai konflik, yang kita kenal dengan istilah “waimo”.

Lanjut Kapolda, “ Waimo itulah yang akan mengundang warga di kampung untuk ikut bantu dia, nanti disampaikan bahwa saya lagi ada masalah dengan pemerintah, saya ada masalah dengan TNI-Polri, saya punya dendam dengan mereka…, dan mereka biasanya akan bakar batu dulu.., mereka makan bersama dan itu menyatakan bahwa mereka sumpah bahwa mereka akan setia kepada pihak yang mengundag mereka sampai mati. Dan itu hal yang menyulitkan secara normatif bagi kami, “ Beber Waterpauw.

Sementara itu terkait terror KKB di wilayah tembagapura, Irjen Waterpauw mengaku bila saat ini ada beberapa kelompok KKB yang sudah bergabung di Tembagapura.

“ Ada beberapa kelompok, seperti di Puncak illaga yang kemdian bergeser ke intan jaya di sugapa dan kemudian bergabung lagi dengan kelompok yang ada di gunung botak, masuk ke wanok kemudian turun sampai ke banti wa.., kemudian yang bergabung dari kali kabur, itu kita sudah tau dan paham, tetapi kalau mereka sudah berbaur dengan masyarakat itulah yang menjadi kesulitan bagi kita, “ Tukas nya.

Walau demikian Irjen Paulus mengaku tak gentar dengan segala strategi yang di pakai oleh KKB, Dirinya mengaku siap untuk menindak tegas segala upaya pelangaran hukum yang terjadi di Wilayah Kesatuan Republik Indonesia, Termasuk Kemompok yang mau melepaskan diri dari NKRI.

“ Kita tak akan mundur satu langkah pun untuk menghadapi mereka, kita negara Hukum dan hukum harus di tegakan bagi siapa saja yang menlanggarnya. Kita siap menegakkan hukum di Papua, mereka kuasai medan dan punya strategi dengan melibatkan warga sipil, tetapi kami punya tehnologi dan akan kami pakai untuk melacak mereka, “ Pungkas Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siap Gelar Kejurda Atletik, Pengurus PASI Papua Bertemu Gubernur Fakhiri

    Siap Gelar Kejurda Atletik, Pengurus PASI Papua Bertemu Gubernur Fakhiri

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua com, – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyatakan dukungan terhadap upaya pembinaan atlet yang dilakukan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Provinsi Papua, termasuk rencana pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Fakhiri saat menerima Pengurus PASI Papua diruang kerjanya, Senin ( 9/3/2026). “Tadi kami sudah […]

  • Alasan Keamanan, Tes CAT Calon Anggota PPS Kota Jayapura Ditunda, Ini Jadwalnya

    Alasan Keamanan, Tes CAT Calon Anggota PPS Kota Jayapura Ditunda, Ini Jadwalnya

    • calendar_month Rab, 11 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – KPU Kota Jayapura melaksanakan lanjutan tes tertulis mengunakan metode Computer Test Assesment (CAT), Rabu (11/1/2023). Komisioner KPU Kota Jayapura Gracia Ursia mengatakan, sebagaimana terjadwalkan tiga sesi pelaksanaan tes, dimana per sesi ada 50 orang peserta tes yang akan melaksanakan tes. “Tes dimulai pukul 09:00 WIT hingga selesai, di mana setiap peserta akan […]

  • Kabupaten Mappi Siap Relokasikan ASN ke PPS

    Kabupaten Mappi Siap Relokasikan ASN ke PPS

    • calendar_month Sen, 3 Apr 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Mappi, Topikpapua.com. – Penjabat Bupati Mappi Micahel R. Gomar menerima kunjungan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan Maddaremmeng bersama rombongan, Sabtu (1/4/2023). Kunjungan kali pertama Pj Sekda PPS ke Kabupaten Mappi ini, tak hanya untuk bersilatuhrahmi namun sekaligus penyerahan surat dari Penjabat Gubernur PPS Apolo Safanpo kepada PJ Bupati Mappi tentang tindaklanjut relokasi Pegawai […]

  • Pj. Bupati Gomar Kukuhkan Anggota Paskibraka Kabupaten Mappi

    Pj. Bupati Gomar Kukuhkan Anggota Paskibraka Kabupaten Mappi

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Mappi, Topikpapua.com, – Penjabat Bupati Mappi, Dr. Michael R. Gomar mengukuhkan Anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang akan bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada Upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 79 di Kabupaten Mappi Provinsi Papua Selatan. Usai melaksanakan pengukuhan anggota Paskibra, Dr. Michael Gomar memimpin pelaksanaan Upacara Penetapan Waktu (Taptu) dan Pawai Obor […]

  • Apresiasi Warga Atas Giat Panggung Prajurit HUT Bhayangkara ke-78 di Kota Jayapura

    Apresiasi Warga Atas Giat Panggung Prajurit HUT Bhayangkara ke-78 di Kota Jayapura

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 759
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Puncak perayaan HUT Bhayangkara ke -78 di gelar di Lapangan Brimobda kotaraja Jayapura. kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mendatangkan Armada Band guna memeriahkan perayaan HUT Bhayangkara tersebut. Sebanyak 15 lagu di nyanyikan oleh Armada Band yang menghipnotis ribuan warga kota jayapura yang hadir. Selain Armada band, panggung prajurit HUT Bhayangkara juga […]

  • Disanksi DKPP, Marinus : KPU Papua Harus Minta Maaf kepada Masyarakat

    Disanksi DKPP, Marinus : KPU Papua Harus Minta Maaf kepada Masyarakat

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Drama penggunaan dokumen persyaratan administrasi calon yang tidak sah dan diduga palsu berupa Surat Keterangan Tidak Sedang Dicabut Hak Pilihnya dan Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana atau dikenal dengan Suket 539 dan 540 oleh Calon Wakil Gubernur dari Pasnagan No. 01 (BTM-YB), akhirnya terjawab. Terbukti lakukan Pelanggaran Kode Etik dan pedoman […]

expand_less