Berhasil Lumpuhkan 4 Anggota KKB, Kapolda Papua : Kami akan Terus kejar Mereka..!
- account_circle topik papua
- calendar_month Sen, 16 Mar 2020
- visibility 2.037
- comment 0 komentar

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menegaskan pihaknya akan terus mengejar dan menindak keras Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang saat ini masih bertahan di Tembagapura.
“ Benar tadi saya baru mendapat laporan dari satgas bahwa ada kontak tembak antara aparat gabungan dengan pihak KKB, dan anak-anak kita berhasil menguasai daerah di sekitar Pitawak, dan juga berhasil melumpuhkan empat anggota KKB, “ Ungkap Kapolda kepada Redaksi Topik, Senin (16/03/20).
Kapolda Paulus mengaku selain berhasil menembak mati empat anggota KKB, pihaknya juga berhasil mengamankan 3 pucuk senjata api yang pernah di rampas KKB di wilayah puncak jaya dan illaga.
Atas prestasi yang di torehkan oleh aparat di lapangan, Waterpauw memberikan apresiasi yang tinggi kepada Satgas yang telah berhasil melaksanakan tugas dengan baik.
“ Saya memberikan apresiasi kepada tim satgas yang berhasil melaksanakan penegakan hukum dengan tindakan tegas. Bagi kami prinsipnya adalah kelompok KKB itu memegang senjata api dan melakukan kekerasan kepada kami dan juga aparat sipil, dan kita akan terus melakukan tindakan keras terhadap mereka, “ Pungkas Irjen Paulus.
Seperti yang telah di beritakan sebelumnya, bahwa pada hari sabtu dan minggu terjadi kontak tembak antara Satgas gabungan TNI-Polri dengan KKB di daerah di Kali Bua, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.
Lewat Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal menjelaskan bila pihaknya berhasil menembak mati empat angota KKB yakni, Pentium Muda Waker (45), Moni Waker (30), Lani Magai (30), Lera Magai (28).
Selain itu Kombes Kamal juga mengklaim aparat gabungan juga berhasil mengamankan tiga pusuk senjata api rampasan KKB, “ Senjata api yang berhasil kita rampas ada tiga, yakni jenis AR 15 yang Merupakan senjata rampasan tanggal 27 November 2012 pada saat penyerangan Polsek Pirime, AK 47 yang merupakan senjata rampasan Tanggal 4 Januari 2014 dalam kasus penyerangan Pos Kulirik Puncak Jaya oleh KKB dan Senpi jenis Thompson yang sampai saat ini belum kami identifikasi asalnya, “ Beber Kombes Kamal.
Kamal menambahkan, Pasca kontak tembak situasi di Distrik Tembagapura relatif kondusif, “ Pasca kontak tembak situasi disana aman terkendali.., aktifitas normal seperti biasa, “ Tutup Kamal. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




