Opsi Kembali Berkandang di Papua Bulan Mei, Persipura Minta Ini ke PT LIB
- account_circle topik papua
- calendar_month Ming, 9 Feb 2020
- visibility 1.659
- comment 0 komentar

Direktur PT Persipura Jayapura, Herat A Kalengkongan / Nug
Jayapura, Topikpapua.com, – Direktur PT Persipura Jayapura, Herat A Kalengkongan meminta kepada PT. Liga Indonesia Baru (PT.LIB) untuk mempertimbangkan penambahan subsidi bagi Tim Persipura pada musim liga 1 tahun 2020.
Menurut Herat, dari hasil RUPS bersama PSSI dan PT LIB di ketahui PT LIB akan memberikan subsidi tambahan bagi Persipura Jayapura dan Persiraja Aceh sebesar Rp500 Juta, dana tersebut sebagai bentuk kompensasi biaya transportasi kedua tim yang berada di timur dan barat Indonesia.
” Memang kita (Persipura) dan Persiraja itu ada tambahan subsidi sebesar 500 juta, namun kami usulkan kepada PT LIB agar nilai itu di pertimbangkan lagi, mengapa..? karena kami persipura untuk nilai 500 juta itu hanya bisa membiayai biaya transportasi tim untuk tiga laga away saja, ” Ungkap Herat kepada Redaksi Topik, Minggu (09/02/20) malam.
Herat mengaku usulan untuk mempertimbangkan nilai subsidi tambahan bagi persipura itu bergulir setelah manajemen melihat draf jadwal pertandingan yang di terima Persipura menunjukkan hanya ada satu kali kesempatan bagi persipura untuk menggelar dua laga home dan dua laga away , sisanya satu laga away dan satu laga home.
” jadi contohnya begini.., jangan samakan anak kecil dengan orang dewasa, kalau anak kecil mungkin di kasih bubur 1 mangkok sudah kenyang, tapi untuk orang dewasa itu pasti masih kurang, ” Ungkap Herat.
Lanjutnya, Kami tawarkan solusi ke PT LIB, bagaimana kalau nilai tersebut (subsidi) di kurangi atau disamakan dengan club lain, tapi jadwal di buat dua home dua away agar bisa menghemat biaya transportasi kami, dan mereka bilang akan di pikirkan kembali usulan tersebut, ” Kata Herat.
Disinggung soal berapa kisaran besar biaya yang di butuhkan Persipura untuk biaya transportasi Tim bila bermain di partai away, Herat mengaku untuk biaya transportasi persipura bisa menghabiskan dana hingga 2 Milyar lebih dalam satu musim.
” itu tidak termasuk masalah fisik (cidera) pemain ya…, nilai itu (2 Milyar) hanya untuk biaya transportasi saja, kalau masalah fisik pemain kami tak mempermasalahkan, yang penting ada perhatian dari PT LIB kepada pemain, ” Jelas Nya.
” Yang kami minta hanya keadilan bagi kami yang jauh di papua, kan tidak elok juga bila dalam perjalanan kompetisi, Persipura harus terhenti langkahnya karena kehabisan biaya, lagian liga tak akan indah bila tak ada perwakilan Tim dari Papua” sambungnya.
Walau demikian Herat mengaku tetap menghargai usulan dari tim lainnya yang sepakat dengan jadwal satu home dan satu away.
” ini kan sifatnya hanya usulan, Kami dari persipura tetap menghargai usulan dari teman-teman klub lain nya yang meminta satu home satu away, karena itu menyangkut pendapatan mereka yang punya sporter banyak dalam hal penjualan tiket, ” Bebernya.
Atas usulan tersebut, Herat mengaku bila PT LIB Berjanji akan membahas usulan Persipura saat Manejer meating, ” Waktunya kami juga belum tau kapan, mungkin minggu depan, yang jelas sebelum liga bergulir, ” sambungnya.
Bila usulan dari persipura tidak di penuhi oleh PT LIB, herat mengaku pasrah dan tetap menghargai putusan dari kepengurusan PSSI dan PT LIB yang baru.
” ya kalau usulan kami tidak di penuhi, kita bisa apa.., yang jelas kami persipura tetap memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada ketua PSSI yang baru dan juga kepada dirut PT LIB yang baru karena sudah mau berpikir untuk memberikan subsidi bagi persipura dan kami berharap agar kepemimpinan yang baru ini ada perubahan pengelolaan sepakbola di tanah air, ” Jelas Herat.
Opsi usulan penambahan sudsidi bagi Persipura ini ke keluarkan Manajemen dengan pertimbangan pada bulan Mei tahun 2020 Persipura sudah bisa kembali Berkandang di Papua.
” Ya informasi yang kami terima begitu, katanya bulan Mei nanti kita sudah bisa kembali berkandang di Papua, untuk masalah stadion mana yang kita pakai (Mandala atau SPABA) kita lihat saja nanti, ” Pungkas Herat. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




