Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Provinsi Papua dan Madang PNG Tandatangani MoU Bidang Perdagangan

Provinsi Papua dan Madang PNG Tandatangani MoU Bidang Perdagangan

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 25 Jul 2019
  • visibility 323
  • comment 0 komentar

Madang, Topikpapua.com, – Gubernur Pemerintah Provinsi Papua, Lukas Enembe bersama dengan Gubernur Provinsi Madang, Peter Yama,Melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Sister Province di bidang perdagangan, Penandatangan MoU berlangsung di Smugglers Inn Resort Hotel, Madang, PNG, Rabu (24/07/09).

Penandatanganan kerjasama ini merupakan upaya yang dilakukan pemerintah Papua dalam mewujudkan keinginannya menjadi pintu gerbang Pasifik bagi Indonesia dan kawasan ASEAN.

Gubernur Lukas mengaku bila Kawasan Pasifik dengan jumlah populasi sekitar 15 juta jiwa ini merupakan pasar potensial bagi Indonesia, “Penandatanganan MoU ini merupakan tindak lanjut Letter of Intent (LoI) yang kita tandatangani di Jayapura beberapa bulan lalu,” ujar Gubernur Papua, Lukas Enembe usai penandatanganan.

Menurut Gubernur, Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Provinsi Madang berkeinginan untuk mendorong hubungan kemitraan dan kerjasama yang baik antara kedua pihak. Kedua provinsi mengakui pentingnya kesetaraan dan saling menguntungkan bagi kedua provinsi.

Selanjutnya sesuai dengan hukum dan peraturan di masing-masing pihak kedua provinsi akan membangun kerjasama dalam bidang perindustrian dan perdagangan, pariwisata dan sosial budaya, infrastruktur, perhubungan, pendidikan dan pelatihan, kesehatan, pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, karantina, pertambangan, search and rescue dan bidang-bidang lainnya yang disepakati para pihak.

Diakui Gubernur, PNG adalah pasar potensial untuk komoditi pertanian dan perkebunan Indonesia. Sebab dalam beberapa tahun terakhir, terjadi peningkatan permintaan untuk makanan impor seperti biji-bijian dan daging di PNG karena meningkatnya pertumbuhan populasi, urbanisasi dan pengembangan industri, dan perubahan pola makanan.

“Secara khusus, ada peningkatan bertahap dalam konsumsi beras, dan telah menjadi makanan pokok di daerah perkotaan dan beberapa daerah pedesaan. Namun, sebagian besar kebutuhan beras diimpor. Diperkirakan impor beras tahunan mencapai 200.000 ton per tahun senilai lebih dari K400 juta. Kita bisa menjadi pemasok beras dan komoditi lainnya di PNG melalui kerjasama dengan Provinsi Madang, ”beber Gubernur

Sementara itu Gubernur Provinsi Madang, Peter Yama berharap, selain mengekspor beras, Papua juga bisa bekerjasama dalam hal alih teknologi pertanian, terutama persawahan. Sebab sektor pertanian menopang mata pencaharian sekitar 80% dari populasi di PNG. Dari populasi ini, mayoritas adalah petani subsistem yang menanam tanaman tradisional seperti ubi jalar, talas, ubi dan sagu, sementara beberapa terlibat dalam menghasilkan tanaman komersial untuk ekspor seperti kopra, kopi, kakao dan kelapa sawit.

“Saya juga berharap Pemerintah Indonesia melalui Gubernur Enembe bisa berinvestasi di Madang. Kami punya banyak sumberdaya alam yang belum dimanfaatkan,” ujar Peter Yama.

Peter Yama juga berterima kasih kepada Provinsi Papua yang telah membantu beras sebanyak 50 ton. Beras ini, menurut Yama didistribusikan kepada sekolah-sekolah di PNG serta salah satu pulau di Provinsi East Britain yang mengalami bencana alam gunung meletus.

Agar kerjasama ini bisa berjalan secara efektif dan efisien, kedua gubernur sepakat untuk mendorong pemerintah negara masing-masing segera membuka akses transportasi, baik udara maupun laut berikut sarana lainnya seperti imigrasi dan karantina.

Duta Besar Indonesia untuk PNG, Andriana Supandy yang hadir dalam penandatanganan MoU mengatakan ia telah bertemu dengan Pemerintah PNG dan mendiskusikan kemungkinan dibukanya akses udara dari Papua ke PNG. Pemerintah PNG menurutnya menyambut baik hal ini. Namun karena Pemerintah PNG sendiri kekurangan pesawat, maka PNG berharap Indonesia bisa membuka jalur penerbangan dari Papua ke PNG.

“Saya bersama Gubernur Papua sudah bertemu komisi V DPR RI untuk menindaklanjuti rencana pembukaan jalur udara ini. Salah satu maskapai milik pemerintah, yakni Citilink akan didorong untuk membuka jalur penerbangan dari Papua ke salah satu provinsi di PNG, ”katanya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Ricuh, Suasana Distrik Wamena Berangsur Kondusif

    Pasca Ricuh, Suasana Distrik Wamena Berangsur Kondusif

    • calendar_month Sab, 25 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com – Pasca-aksi ricuh di kelurahan Sinakma, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada Kamis (23/2/2023) yang menewaskan 10 warga dan melukai puluhan orang, Situasi berangsur kondusif. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Benny Prabowo mengatakan saat ini situasi di Sinakma sudah dikuasai dan sudah berangsir kondusif, ” Sudah aman, sudah mulai kondusif, aparat sudah kita sebar […]

  • Aparat Klaim Tembak 1 Anggota KKB Saat Kontak Senjata di Ilaga   

    Aparat Klaim Tembak 1 Anggota KKB Saat Kontak Senjata di Ilaga  

    • calendar_month Sen, 21 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Aparat keamanan mengklaim satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas dalam kontak senjata yang terjadi di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (20/2/2022). Direskrimum Polda Papua, Kombes Polisi Faizal Ramadhani mengatakan, kontak senjata tersebut terjadi ketika aparat keamanan hendak mengevakuasi dua korban penembakan KKB sehari sebelumnya. “Iya, benar ada satu anggota KKB yang […]

  • Liku Bolly : Jalan Trans Papua untuk Siapa…?

    Liku Bolly : Jalan Trans Papua untuk Siapa…?

    • calendar_month Kam, 14 Feb 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Program Jalan Trans Papua yang di gaung-gaungkan sebagai salah satu mega proyek paling sukses yang di laksanakan oleh pemerintahan Presiden Jokowi ternyata masih menyimpan banyak pertanyaan yang harus di jawab. Menurut salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua, dari Komisi IV yang membidangi Infrastruktur dan SDA, Ireneus Liku W Bolly, SH […]

  • Kabupaten Sarmi Masuk Daftar Lima Zona Merah Covid-19 di Papua

    Kabupaten Sarmi Masuk Daftar Lima Zona Merah Covid-19 di Papua

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 4.595
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kabupeten Sarmi masuk dalam daftar Lima Daerah di Papua yang telah memiliki Pasien Positif Covid-19. Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule dalam keterangan persnya, Kamis (09/04/20) malam mengatakan saat ini sudah Empat Kabupaten dan satu kota di Papua yang masuk dalam zona merah. “ Daerah Zona merah ini adalah daerah […]

  • Promo Merdeka Astra Motor Papua Hadir di Bulan Agustus Ini

    Promo Merdeka Astra Motor Papua Hadir di Bulan Agustus Ini

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,  – Astra Motor Papua selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Papua dan Papua Barat menghadirkan promo besar-besaran menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia. Potongan tenor hingga cashback diberikan pada Promo Spesial Merdeka. Sejumlah promo tersebut diberikan jaringan dealer Astra Motor Papua. Seperti di Jayapura dan Sorong memberikan potongan […]

  • Jelang Musprov, Cartaker Kadin Papua Maraton Gelar Muscab di 27 Kabupaten

    Jelang Musprov, Cartaker Kadin Papua Maraton Gelar Muscab di 27 Kabupaten

    • calendar_month Sab, 17 Apr 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.082
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,  – Dewan Pengurus Sementara (Caretaker) Kadin Papua saat ini sedang mempersiapkan Musyawarah cabang di 27 kabupaten/kota di Papua. Bahkan rencananya Muscab di 27 Kab/kota se-Papua tersebut akan di gelar secara maraton. Hal ini dilakukan mengingat mepetnya waktu yang diberikan oleh Pengurus Kadin Pusat. Muscab perdana yang di gelar oleh Carateker Kadin Papua adalah […]

expand_less