Pasca Ricuh, Suasana Distrik Wamena Berangsur Kondusif
- account_circle topik papua
- calendar_month Sab, 25 Feb 2023
- visibility 92
- comment 0 komentar

Suasana di Distrik Wamena yang mulai kondusif / ist
Wamena, Topikpapua.com – Pasca-aksi ricuh di kelurahan Sinakma, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada Kamis (23/2/2023) yang menewaskan 10 warga dan melukai puluhan orang, Situasi berangsur kondusif.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Benny Prabowo mengatakan saat ini situasi di Sinakma sudah dikuasai dan sudah berangsir kondusif, ” Sudah aman, sudah mulai kondusif, aparat sudah kita sebar di beberapa titik disana, tadi siang juga beberapa toko sudah kembali buka,”ungkap Kombes Benny, Jumat (24/2/2023).
Menurut Kombes Benny, saat ini pihaknya dibantu TNI dan Forkompinda kabupaten Jayawijaya terus berupaya berkomunikasi dengan para tokoh dan keluarga korban agar situasi di Wamena bisa kembali normal.
“Kita sedang bangun komunikasi dengan semua pihak di Wamena khususnya para tokoh dan keluarga korban. Kita cari solusi terbaik untuk masalah ini agar tidak ada lagi aksi saling serang dan Wamena bisa kembali aman dan damai,” ujar Kombes Benny.
Benny juga menambabkan bila saat ini ada beberapa korban yang meninggal dunia sudah diambil oleh pihak keluarga sementara untuk korban luka masih ada yang di rawat di rumah sakit Wamena.
“Untuk dua korban warga pendatang yang meninggal tadi sudah diterbangkan ke jayapura, untuk yang luka-luka masih ada sebagian yang dirawat di rumah sakit,” jelas Benny.
Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, walau situasi di wamena berangsur kondusif namun warga pendatang belum banyak yang berani beraktifitas diluar rumah. Pertokoan pun sebagian belum berani buka.
Sebelumnya diberitakan pada Kamis 23 Februari 2023 terjadi kericuhan di kelurahan Sinakma, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Kericuhan dipicu adanya isu penculikan anak. Warga yang termakan isu lalu menahan sebuah mobil yang diduga sebagai pelaku penculikan. Saat polisi hendak memediasi pertikaian massa lalu menyerang polisi dengan lemparan batu dan anak panah.
Akibat kericuhan tersebut dilaporkan 10 warga sipil tewas, 23 terluka. Kericuhan juga menyebabkan 15 bangunan rumah dan kios warga terbakar. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




